Kenapa Mayoritas Kasus Kanker Anak Ditemukan di Stadium Akhir? Ini Saran Ahli

Riki Chandra

Rabu, 05 Februari 2025 | 08:15 WIB
Kenapa Mayoritas Kasus Kanker Anak Ditemukan di Stadium Akhir? Ini Saran Ahli
Ilustrasi kanker. (Freepik/freepik)

Suara.com - Banyak kasus kanker anak baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut, sedangkan pada orang dewasa justru kerap diketahui lebih cepat.

Ketua UKK Hemato Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Eddy Supriyadi mengatakan, keterlambatan mendeteksi ini membuat penanganan menjadi lebih sulit dan memperkecil peluang kesembuhan.

"Di Indonesia, kasus kanker anak sering ditemukan dalam tahap lanjut. Jika dibagi menjadi empat stadium, mayoritas pasien anak terdiagnosis pada stadium 3 atau 4," ujar Eddy, Selasa (4/2/2025).

Menurut Eddy, salah satu jenis kanker anak yang sulit terdeteksi sejak dini adalah leukemia. Penyakit ini umumnya berkembang tanpa menunjukkan gejala mencolok, sehingga sering kali baru disadari setelah mencapai stadium lanjut.

Orang tua mungkin tidak menyadari perubahan fisik pada anak karena awalnya tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan.

Tanda-tanda leukemia biasanya baru muncul pada tahap lebih lanjut, seperti pucat, nyeri otot, perdarahan, serta demam yang berlangsung dalam jangka waktu lama. Kondisi ini umumnya diketahui setelah anak dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, tumor padat pada anak masih bisa dideteksi lebih dini dengan memperhatikan adanya kelainan fisik, seperti benjolan di perut atau gejala kanker mata retinoblastoma.

Eddy menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

"Jika retinoblastoma terdeteksi pada stadium awal, tingkat kesembuhannya bisa mencapai lebih dari 95 persen," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Airlangga, I Dewa Gede Ugrasena menjelaskan bahwa pasien kanker anak memiliki respons lebih baik terhadap pengobatan dibandingkan pasien dewasa.

Pengobatan seperti kemoterapi lebih efektif pada anak karena mereka belum terlalu banyak terpapar zat karsinogenik dari lingkungan atau gaya hidup.

Namun, Ugrasena menekankan bahwa dalam melakukan kemoterapi, dokter harus mempertimbangkan dampak jangka panjangnya terhadap tumbuh kembang anak. Pendekatan terapi antara anak dan dewasa sangat berbeda karena efek samping pada anak dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan mereka di masa depan.

"Pada pasien anak, efek jangka panjang dari kemoterapi harus dipikirkan dengan matang, karena bisa berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan mereka," ungkapnya. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja

Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:30 WIB

5 Manfaat Terapi Cerita untuk Anak Kanker: Cegah Trauma dan Self-Blame

5 Manfaat Terapi Cerita untuk Anak Kanker: Cegah Trauma dan Self-Blame

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:30 WIB

Awal Mula Vidi Aldiano Didiagnosis Kidney Kanker hingga Harus Operasi Angkat Ginjal

Awal Mula Vidi Aldiano Didiagnosis Kidney Kanker hingga Harus Operasi Angkat Ginjal

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 07:43 WIB

Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi

Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi

Health | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:35 WIB

Dukungan untuk Anak Pejuang Kanker, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Dukungan untuk Anak Pejuang Kanker, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Health | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:21 WIB

Waspada Risiko Kanker di Musim Hujan, Dokter Ingatkan Bahaya Tersembunyi dalam Makanan dan Air

Waspada Risiko Kanker di Musim Hujan, Dokter Ingatkan Bahaya Tersembunyi dalam Makanan dan Air

Health | Senin, 25 Agustus 2025 | 21:14 WIB

6 Jenis Kanker Paling Banyak Serang Usia di Bawah 50 Tahun, Waspada!

6 Jenis Kanker Paling Banyak Serang Usia di Bawah 50 Tahun, Waspada!

Health | Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:02 WIB

Mpok Alpa Dulu Kerja Apa? Kini Wafat Tinggalkan 4 Orang Anak

Mpok Alpa Dulu Kerja Apa? Kini Wafat Tinggalkan 4 Orang Anak

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 13:18 WIB

Mpok Alpa Sakit Kanker Apa? Sempat Bolak-balik Berobat ke Malaysia sebelum Wafat

Mpok Alpa Sakit Kanker Apa? Sempat Bolak-balik Berobat ke Malaysia sebelum Wafat

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:32 WIB

Terkini

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

×