Mereka yang Kehilangan Nyawa Demi Antre Gas Melon

Farah Nabilla

Rabu, 05 Februari 2025 | 14:20 WIB
Mereka yang Kehilangan Nyawa Demi Antre Gas Melon
Warga antre untuk membeli gas LPG 3 kilogram di salah satu agen penjualan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (4/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pada tanggal 1 Februari 2025, pemerintah menetapkan aturan baru: penjualan elpiji (LPG) 3 kilogram bersubsidi hanya diperkenankan melalui pangkalan resmi Pertamina.

Pemerintah menutup akses bagi para pengecer yang selama ini menjadi perpanjangan tangan distribusi hingga ke pelosok negeri. Tujuannya mulia, memastikan subsidi tepat sasaran dan mencegah penyelewengan yang merugikan. 

Namun, realita di lapangan berkata lain. Di sudut-sudut kota dan desa, antrean panjang mengular di depan pangkalan resmi. Wajah-wajah lelah menanti giliran. Bagi mereka yang tinggal jauh dari pangkalan, perjalanan menjadi lebih panjang dan melelahkan, bahkan berujung kematian.

Kasus kematian pertama di masa sulit masyarakat mendapat gas melon terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan. Nenek Yonih, seorang penjual nasi uduk mencari gas melon dengan membawa dua tabung kosong ke sebuah pangkalan. Ia berjalan ke tempat penjualan agen resmi yang berjarak 500 meter dari rumahnya tersebut.

Perempuan 62 tahun itu diduga kelelahan usai ikut antre membeli gas belon pada Senin (3/2/2025). Kabar meninggalnya Nenek Yonih diungkapkan oleh sang adik, Rohayah. 

Wanita berkerudung itu pun menceritakan detik-detik sebelum kakanya meninggal dunia. Dia pun mengaku sempat bertemu dengan Nenek Yonih ketika berangkat untuk mengantre pembelian tabung gas melon. 

Namun, Yonih tak langsung mendapat gas yang diinginkannya karena tak membawa KTP. Seperti diketahui, masyarakat wajib menyertakan KTP ketika membeli gas subsidi di agen resmi. 

"Pagi ketemu saya di depan, bawa tabung gas dua masih kosong, tapi disuruh pulang katanya harus pakai KTP," ungkap Rohayah saat ditemui di rumahnya pada Senin kemarin. 

Rohayah dibuat kaget ketika tahu kakaknya pingsan saat sedang beristirahat di sebuah binatu.

baca juga

"Ada tukang laundry kabarin kalau dia jatuh lagi istirahat di tempat laundry," bebernya.

Bersama keponakannya, Rohayah bergegas mencari Nenek Yonih. Ia sempat mendengar kakaknya bertakbir sebelum dibawa ke rumah sakit. 

"Dijemput sama anak-anak ternyata udah enggak sadar. Tapi sempet kedenger dia baca Allahuakbar, Allahuakbar. Terus dibawa ke RS Permata, tapi sampai sana katanya udah meninggal," beber Rohayah.

Rohayah menyebut, sehari-hari, kakaknya itu berjualan nasi uduk. Dia masak sejak dini hari dan mulai jualan subuh hingga siang.Dia menduga, kakaknya itu meninggal akibat kelelahan setelah jualan nasi uduk dan antre beli gas elpiji 3 kilogram yang jaraknya sekira 500 meter.

Nahas yang sama juga dialami seorang ibu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tri Lestari yang berusia 50 tahun meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan saat mencari gas elpiji 3kg.

Tri mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Semaarang-Grobogan. Perstiwa itu berawal dari korban yang ingin menyalip sebuah truk tronton dari sisi kiri.

Saat mengendarai motornya, korban membawa tabung gas elpiji 3kg. Namun, di tengah usahanya menyalip, motor korban oleng dan terjatuh. Kendaraannya jatuh ke arah kiri, dan korban ke arah kanan hingga masuk ke kolong truk.

Tri meninggal dunia di tempat kejadian meski sebelumnya sempat merintih minta tolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Viral Mobil Gas LPG 3 Kg Dikejar Para Emak-emak, Netizen Sindir Lagu OKE GAS: Cepat Berubah

Miris! Viral Mobil Gas LPG 3 Kg Dikejar Para Emak-emak, Netizen Sindir Lagu OKE GAS: Cepat Berubah

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:41 WIB

Cara Beli Gas 3 Kg per 1 Februari 2025: Hanya 4 Golongan yang Berhak, Simak Syaratnya

Cara Beli Gas 3 Kg per 1 Februari 2025: Hanya 4 Golongan yang Berhak, Simak Syaratnya

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 09:46 WIB

Prabowo Kembali Izinkan Pengecer Jual Gas Melon, Legislator Demokrat Wanti-wanti Jangan Bikin Rakyat Susah Lagi

Prabowo Kembali Izinkan Pengecer Jual Gas Melon, Legislator Demokrat Wanti-wanti Jangan Bikin Rakyat Susah Lagi

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 09:27 WIB

Apresiasi Instruksi Prabowo, Anggota DPR Wanti-wanti Pertamina-ESDM Soal Gas Melon: Niat Awal Baik, Yang Terjadi....

Apresiasi Instruksi Prabowo, Anggota DPR Wanti-wanti Pertamina-ESDM Soal Gas Melon: Niat Awal Baik, Yang Terjadi....

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:43 WIB

Susah Cari Gas Melon, Ibu Ini Terpaksa Tinggalkan Bayi di Rumah

Susah Cari Gas Melon, Ibu Ini Terpaksa Tinggalkan Bayi di Rumah

Video | Rabu, 05 Februari 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×