Kenalan Dengan Benteng Walking Tour: Menyelami Kembali Kisah Tionghoa Peranakan Tangerang

Bimo Aria Fundrika

Senin, 10 Februari 2025 | 11:46 WIB
Kenalan Dengan Benteng Walking Tour: Menyelami Kembali Kisah Tionghoa Peranakan Tangerang
Kenalan Dengan Benteng Walking Tour: Menyelami Kembali Kisah Tionghoa Peranakan Tangerang. (Dok. Pribadi)

Suara.com - Komunitas Tionghoa Peranakan di Indonesia sering kali disalahartikan. Identitas mereka kerap terjebak dalam stereotip, baik dalam narasi sejarah maupun kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut yang menjadi dasar Elsa Sena menginisasi Benteng Walking Tour. Ini adalah salah satu inisiasi yang berusaha mengenalkan kembali sejarah dan budaya mereka. Inisatif ini berfokus pada eksplorasi budaya Tionghoa Benteng di Tangerang.

Elsa menjelaskan, bahwa Benteng Walking Tour didirikan untuk mengenalkan sejarah dan kekayaan budaya Tionghoa Benteng kepada masyarakat luas. Dengan berjalan kaki menyusuri kawasan Pasar Lama Tangerang dan berbagai situs bersejarah lainnya, peserta diajak memahami lebih dalam tentang akulturasi yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Kenalan Dengan Benteng Walking Tour: Menyelami Kembali Kisah Tionghoa Peranakan Tangerang. (Dok. Pribadi)
Kenalan Dengan Benteng Walking Tour: Menyelami Kembali Kisah Tionghoa Peranakan Tangerang. (Dok. Pribadi)

“Kami ingin mengelola sendiri bagaimana budaya ini dikenalkan. Banyak tur dilakukan oleh orang luar Tangerang, padahal masyarakat lokal lebih memahami sejarahnya,” ujar Elsa Sena, pendiri Benteng Walking Tour.

Elsa tumbuh dalam keluarga yang masih mempertahankan tradisi Tionghoa Benteng. Sejak kecil, ia selalu ingin tahu makna di balik ritual dan kebiasaan keluarganya.

Minatnya semakin dalam setelah mengikuti program pertukaran pelajar di Taiwan.

“Dari sana, aku mulai penasaran dengan sejarah Imlek, kue bulan, hingga tradisi lain yang sudah lama ada dalam budaya kami,” ujarnya.

Ketika pandemi Covid-19 melanda, Elsa memanfaatkan media sosial untuk berbagi cerita tentang budaya Tionghoa. Konten tentang peringatan kematian neneknya dalam tradisi Tionghoa mendapat perhatian besar.

Sejak itu, ia fokus mengangkat budaya Tionghoa Benteng melalui media sosial dan kemudian mendirikan Benteng Walking Tour.

baca juga

Komunitas Tionghoa Benteng memiliki sejarah panjang sejak era VOC. Mereka berakulturasi dengan budaya lokal, terutama Sunda dan Betawi, yang tercermin dalam pakaian, makanan, hingga ritual keagamaan. Sayangnya, modernisasi membuat banyak tradisi mulai ditinggalkan.

“Generasi muda cenderung memilih cara hidup yang lebih praktis. Padahal, budaya adalah bagian dari identitas kita,” kata Elsa.

Menurutnya, tantangan utama adalah menjaga budaya ini tetap relevan. “Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi? Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Komunitas harus bergerak.”

Benteng Walking Tour mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, baik dari komunitas masyarakat Tionghoa maupun non-Tionghoa. Banyak yang terkejut dengan kekayaan sejarah yang selama ini luput dari perhatian.

“Harapannya, semakin banyak orang yang menghargai budaya Tionghoa Benteng. Ini bukan sekadar sejarah satu kelompok, tapi bagian dari sejarah Indonesia,” tutup Elsa.

Untuk kamu yang tertarik dengan jadwal dan informasi lebih lanjut tentang Benteng Walking Tour bisa dilihat di akun Instagram @bentengwalkingtour. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imlek di Tanah Syariat: Toleransi Bersemi di Banda Aceh

Imlek di Tanah Syariat: Toleransi Bersemi di Banda Aceh

Liks | Kamis, 30 Januari 2025 | 09:06 WIB

Bolehkah Muslim Tionghoa Ikut Menghadiri Perayaan Imlek Keluarga? Ini Pendapat Buya Yahya

Bolehkah Muslim Tionghoa Ikut Menghadiri Perayaan Imlek Keluarga? Ini Pendapat Buya Yahya

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 15:39 WIB

Imlek: Antara Tradisi Leluhur dan Keyakinan Islam

Imlek: Antara Tradisi Leluhur dan Keyakinan Islam

Video | Rabu, 29 Januari 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×