Mengenal Apa Itu Pemakaman Tree Burial, Barbie Hsu Dimakamkan dengan Metode Ini

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 12 Februari 2025 | 21:54 WIB
Mengenal Apa Itu Pemakaman Tree Burial, Barbie Hsu Dimakamkan dengan Metode Ini
Apa Itu Pemakaman Tree Burial (Instagram/@shusiyuan)

Suara.com - Jenazah Barbie Hsu yang telah dikremasi akan dimakamkam secara natural menggunakan metode Tree Burial. Hal ini sejalan dengan wasiat Barbie Hsu sebelum meninggal dunia. Tak sedikit yang penasaran dan bertanya apa itu pemakaman Tree Burial?

Keinginan ini diungkapkan ole adik mendiang Barbie Hsu, Dee Hsu. Dimana sang kakak ingin pemanakamannya menggunakan metode Tree Burial dan keluarga juga menginginkan dirinya beristirahat dengan tenang di tengah-tengah alam. Mereka pun juga sudah mengajukan permohonan lokasi pemakaman ke pemerintah setempat. 

Sejalan dengan itu, pemerintah Kota Taipei juga telah menawarkan petak pemakaman pohon di Taman Yongai dan Bukit Luoyu di Distrik Muzha. Meski demikian, banyak penggemar yang mempermasalahkan prosesi pemakaman Barbie Hsu. Sebeb menurut para ahli, sisa-sisa abu jenazah mengandung zat yang tidak dapat diuraikan sehingga bisa membentuk gumpalan dan menghambat pertumbuhan pohon.

Apa Itu Pemakaman Tree Burial?

Tree burial atau pemakaman pohon adalah metode pemakaman yang dinilai ramah lingkungan. Metode ini populer di sejumlah negara, termasuk Taiwan. Konsep pemakaman satu ini lebih ramah lingkungan ketimbang menggunakan cara kremasi atau peti.

Tree burial memungkinkan proses penanaman abu jenazah yang dimasukkan ke dalam kantung katun maupun kertas biodegradable, kemudian disimpan di bawah akar pohin. Proses tree burial sendiri biasanya tidak meninggalkan batu nisan atau ukiran nama sebagai tanda pemakaman.

Sshingga, dengan metode pemakaman pohon menjadikan area pemakaman terlihat lebih alami dan tidak mengubah struktur tanah. Tree burial bukan hanya simbol penghormatan orang yang sudah meninggal, namun juga sebagai bentuk pelestarian alam.

Dengan menerapkan metode itu, maka area pemakaman dapat berubah menjadi hutan yang indah dan membantu penyerapan karbon serta bisa menjadi rumah atau habitat bagi satwa liar. Terkait prosesinya, jenazah sebelumnya harus melalui proses kremasi terlebih dahulu.

Proses Tree Burial

Dilansir dari berbagai sumber, proses tree burial umumnya akan melibatkan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Kremasi Jenazah

baca juga

Sebelum prosesi tree burial dilakukan, maka jenazah harus melalui proses kremasi telebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan dan memastikan jika abu yang akan ditanam bersih dari patogen.

2. Pemilihan Lokasi dan Jenis Pohon

Selanjutnya, keluarga bisa memilih lokasi pemakaman. Biasanya lokasi pemakaman sudah disediakan oleh penyedia layanan tree burial di suatu wilayah tertentu.

Selain itu, jenis pohon yang ditanam juga bisa dipilih sesuai keinginan anggota keluarga. Umumnya, pohon dipilih dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan iklim.

3. Penguburan Abu Jenazah

Selanjutnya, abu jenazah bisa langsung ditempatkan di bawah atau sekitar akar pohon yang sudah tumbuh. Selain itu, abu jenazah juga bisa diletakkan di dalam pot khusus yang berisi bibit pohon. Pot ini umumnya terbuat dari bahan yang mudah terurai, sehingga penggunaannya tetap ramah lingkungan.

4. Penanaman dan Perawatan Pohon

Setelah abu jenazah ditanam, pohon akan dirawat untuk memastikan pertumbuhannya tetap terjaga dengan baik. Keluarga bisa mengunjungi pohon sebagai bentuk penghormatan.

Biaya Tree Burial

Perkiraan biaya pemakaman dengan metode tree burial sangat bervariasi tergantung pada lokasi dan layanan yang dipilih. Berikut ini perkiraan biaya yang dapat jadi acuan:

• Layanan Dasar: Mulai dari USD 1,000 sampau USD 3,000 (sekitar Rp 15 juta – Rp 45 juta) yang mencakup biaya kremasi dan penguburan abu.

• Layanan Premium: Jika keluarga memilih pohon tertentu atau lokasi eksklusif, maka biaya yang dikeluarkan dapat mencapai USD 5,000 (sekitar Rp 75 juta).

• Perawatan Pohon: Sejumlah layanan juha menawarkan paket perawatan pohon selama beberapa tahun dengan biaya tambahan dalam jumlah yang bervariasi.

Itulah penjelasan mengenai apa itu pemakaman Tree Burial. Metode ini dipilih untuk memakamkan jenazah Barbie Hsu , sesuai wasiatnya sebelum meninggal dunia.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Dana Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

Apakah Dana Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

Health | Rabu, 12 Februari 2025 | 17:34 WIB

Pemakaman Akbar Pemimpin Hizbullah: 79 Negara Hadir, Beirut Bersiap untuk Lautan Manusia

Pemakaman Akbar Pemimpin Hizbullah: 79 Negara Hadir, Beirut Bersiap untuk Lautan Manusia

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:21 WIB

Berapa Biaya Urus Sertifikasi Halal? Pemilik Almaz Chicken Kena Pungli Ratusan Juta

Berapa Biaya Urus Sertifikasi Halal? Pemilik Almaz Chicken Kena Pungli Ratusan Juta

Lifestyle | Selasa, 11 Februari 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×