Suara.com - Bos PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh karyawan yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum perusahaan resmi tutup pada 1 Maret 2025.
Sang raja tekstil yang yang telah beroperasi selama 58 tahun, ditutup setelah dinyatakan pailit. Iwan pun mengapresiasi para pekerja yang telah berdedikasi dan setia bersama Sritex PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Baginya, mereka semua sudah menjadi keluarga. Hubungan kekeluargaan tersebut diharapkan Iwan terus dijaga meski kini Sritex yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah tutup.
"Kekeluargaan ini yang benar-benar kita jaga. Para kurator selalu membicarakan mengenai aset, namun mereka lupa bahwa aset yang paling berharga adalah kita semua," ucapnya dilihat postingan @ik.lukminto.
"Maka dari itu, dari lubuk hati saya paling dalam. Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk segala dedikasinya, loyalitas, kerja keras dan kecintaannya kepada perusahaan sampai hari ini. Terima kasih," sambungnya.
![Bos PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto saat perpisahan dengan karyawan. [Instagram/@sritexindonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/03/66762-bos-pt-sritex-iwan-kurniawan-lukminto-saat-perpisahan-dengan-karyawan.jpg)
Iwan tak kuasa menahan tangis saat berbicara di hadapan direksi dan para karyawan Sritex untuk menyampaikan salam perpisahan pada Jumat (28/2/2025). Begitu juga dengan para pekerja yang diliputi suasana sedih.
Di sela momen tersebut, Iwan juga sempat mengajak karyawan bernyayi. Mereka menyanyikan lagu 'Kenangan Terindah' yang dipopulerkan band Samsons.
Berikut lirik lagu Kenangan Terindah milik band Samsons.
Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun
Aku mampu tuk mengenangmu