7 Tips Membentuk Pribadi Soft Spoken, Lembut Tapi Tetap Berwibawa

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 07 Maret 2025 | 13:00 WIB
7 Tips Membentuk Pribadi Soft Spoken, Lembut Tapi Tetap Berwibawa
Ilustrasi pria soft spoken. (Freepik)

Suara.com - Di era komunikasi sering kali penuh dengan ketegangan dan nada tinggi, memiliki karakter soft spoken bisa menjadi kelebihan yang menonjol. Soft spoken bukan hanya tentang berbicara dengan suara pelan, tetapi juga mencerminkan kepribadian yang tenang, bijaksana, dan penuh empati.

Lalu, bagaimana cara membentuk karakter soft spoken agar tetap terdengar berwibawa dan dihormati? Simak tips berikut!

1. Kendalikan Nada dan Intonasi Suara

Soft spoken bukan berarti suara harus selalu pelan, tetapi lebih ke cara menyampaikan pesan dengan lembut dan penuh ketenangan. Cobalah untuk berbicara dengan nada yang lebih stabil dan tidak terburu-buru.

Tips:

  • Latih berbicara di depan cermin dengan suara tenang.
  • Hindari nada tinggi atau intonasi yang terkesan agresif.
  • Perhatikan cara berbicara tokoh yang dikenal tenang.

2. Berlatih Mendengarkan dengan Baik

Orang yang memiliki karakter soft spoken biasanya juga pendengar yang baik. Mereka tidak mudah memotong pembicaraan orang lain dan selalu menyimak dengan penuh perhatian.

Tips:

  • Beri jeda sebelum menanggapi lawan bicara.
  • Gunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh untuk menunjukkan ketertarikan saat mendengarkan.
  • Hindari langsung memberikan pendapat tanpa memahami isi pembicaraan terlebih dahulu.

3. Gunakan Pilihan Kata yang Tepat

Seseorang dengan karakter soft spoken lebih cenderung menggunakan kata-kata yang sopan, santun, dan tidak menyakiti perasaan orang lain.

Tips:

  • Hindari kata-kata kasar atau nada sarkasme.
  • Gunakan ungkapan yang lebih positif, misalnya mengganti “kamu salah” dengan “mungkin ada cara lain yang bisa dicoba.”
  • Perbanyak membaca dan belajar dari orang-orang yang komunikasinya halus dan efektif.

4. Kuasai Emosi Sebelum Berbicara

Orang dengan karakter soft spoken tidak mudah terpancing emosi saat berbicara. Mereka tahu kapan harus merespons dan kapan harus diam.

Tips:

  • Tarik napas dalam sebelum menanggapi sesuatu yang memicu emosi.
  • Jika sedang marah atau kecewa, beri jeda sebelum berbicara agar tetap tenang.
  • Tulis pemikiran sebelum menyampaikan sesuatu yang penting agar lebih terstruktur.

5. Tampilkan Bahasa Tubuh yang Menenangkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Lemas Saat Motoran di Bulan Puasa: Menu Sahur Ampuh Ini Solusinya!

Anti Lemas Saat Motoran di Bulan Puasa: Menu Sahur Ampuh Ini Solusinya!

Otomotif | Kamis, 06 Maret 2025 | 02:30 WIB

Jangan Panik! Ini Cara Menangani Mobil yang Terkena Banjir

Jangan Panik! Ini Cara Menangani Mobil yang Terkena Banjir

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:05 WIB

Bersih-Bersih Ruang Digital, Kominfo Blokir DigitalOcean Karena Ini

Bersih-Bersih Ruang Digital, Kominfo Blokir DigitalOcean Karena Ini

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 13:35 WIB

Beda dari Rakyat Jelata, 3 Tips Sukses dari Zita Anjani Bikin Publik Naik Darah

Beda dari Rakyat Jelata, 3 Tips Sukses dari Zita Anjani Bikin Publik Naik Darah

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo

Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:09 WIB

Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama

Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:05 WIB

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:05 WIB

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:56 WIB

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:47 WIB

Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?

Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:42 WIB

5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur

5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:40 WIB