Cara Merawat Kepala Botak, Lina Mukherjee Dilaporkan Perkara Hina Mantan Pacar Botak

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 12 Maret 2025 | 13:07 WIB
Cara Merawat Kepala Botak, Lina Mukherjee Dilaporkan Perkara Hina Mantan Pacar Botak
Ilustrasi kepala botak (Freepik)

Suara.com - Setelah kasus makan babi, kini Lina Mukherjee kembali dilaporkan ke polisi oleh sang mantan kekasih. Berbeda dengan kasus sebelumnya, kali ini Lina Mukherjee dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik. 

Jika ditelaah lebih lanjut, sebenarnya masalah tersebut terbilang sepele lantaran mantan pacar Lina tidak terima dirinya disebut botak.

"Jadi guys, mantan pacar aku kan kakek-kakek, udah tua terus botak," ujar Lina Mukherjee pada salah satu video yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @/rumpi_gosip pada Senin (10/03/2025) kemarin.

Lina pun mengungkapkan bahwa sang mantan pacar tidak terima disebut botak dan akhirnya melaporkan hal tersebut kepada polisi. 

"Aku kan pas dia selingkuh sama temenku, kukatain dong, dia tuh botak. Terus dia lapor polisi. Jadi aku pas nerima laporan polisi, ada kata-kata di situ, pencemaran terhadap botaknya dia. Lah memang dia botak, masa dia ngelaporin aku ke polisi? Dan memang kenyataan kan botak," ujar Lina lebih lanjut. 

Berbicara tentang botak, kebanyakan orang mungkin akan berpendapat bahwa kepala botak tidak perlu dirawat karena tidak memiliki rambut. Namun benarkah demikian? Rupanya tidak!

Mengutip Hello Sehat, kebotakan dapat terjadi karena berbagai faktor, di antaranya faktor genetik, perubahan hormon akibat pertambahan usia, atau kondisi medis seperti alopecia areata. Kepala botak juga perlu perawatan untuk menghindari iritasi pada kulit kepala. 

Tanpa adanya rambut yang melindungi, kulit kepala akan lebih rentan terkena berbagai masalah seperti gatal, kulit kering, hingga iritasi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk merawat kepala botak. 

1. Tetap gunakan sampo

baca juga

Jika mempunyai kepala botak yang masih ditumbuhi rambut di sebagian area, kamu tetap harus melakukan perawatan rambut seperti biasa. Tetap gunakan sampo untuk membersihkan rambut yang ada, termasuk untuk bagian kulit kepala yang botak.

Lalu, bagaimana dengan kepala botak plontos? Sampo juga masih tetap diperlukan! Pasalnya, minyak dan kotoran akan lebih mudah menumpuk pada kulit kepala yang botak. Sebisa mungkin hindari menggunakan sabun mandi biasa karena dapat membuat kulit kepala kering. 

2. Lindungi Kulit Kepala dari Paparan Sinar Matahari

Perawatan rambut botak lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah melindungi kulit kepala dari paparan sinar matahari. Anda bisa memulainya dengan mengoleskan tabir surya pada kulit kepala sebelum ke luar rumah atau gunakan topi sebagai perlindungan tambahan.

Hal ini penting dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi risiko terkena sengatan sinar UV yang dapat merusak sel rambut dan meningkatkan risiko kanker kulit.

3. Jaga kelembapan kulit kepala

Kulit kepala yang botak rentan kering akibat paparan sinar matahari langsung atau udara dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk menjaga kelembapan kulit kepala dengan rutin menggunakan pelembab setiap habis keramas. 

American Academy of Dermatology Association menyarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit, seperti pelembab yang tidak mengandung pewangi atau alkohol agar tidak memicu iritasi. Anda bisa memilih menggunakan minyak rambut yang mengandung bahan alami seperti chamomile, argan, minyak kelapa, atau tea tree oil. 

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Kasus Makan Babi, Lina Mukherjee Dilaporkan Mantan Pacar

Usai Kasus Makan Babi, Lina Mukherjee Dilaporkan Mantan Pacar

Entertainment | Selasa, 11 Maret 2025 | 08:15 WIB

Tragedi Gunung Botak, 7 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor

Tragedi Gunung Botak, 7 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 21:45 WIB

Full Horor! 4 Film Indonesia yang Tayang 6 Maret 2025, Berani Nonton?

Full Horor! 4 Film Indonesia yang Tayang 6 Maret 2025, Berani Nonton?

Your Say | Selasa, 04 Maret 2025 | 12:06 WIB

Teror Mencekam! 8 Film Horor Indonesia yang Wajib Ditonton Maret 2025

Teror Mencekam! 8 Film Horor Indonesia yang Wajib Ditonton Maret 2025

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 15:33 WIB

Yang Mau Ngakak Brutal, Nih Film Setan Botak di Jembatan Ancol!

Yang Mau Ngakak Brutal, Nih Film Setan Botak di Jembatan Ancol!

Your Say | Kamis, 20 Februari 2025 | 14:36 WIB

Terkini

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:30 WIB

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

×