Tragedi Gunung Botak, 7 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor

Andi Ahmad S

Minggu, 09 Maret 2025 | 21:45 WIB
Tragedi Gunung Botak, 7 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor
Korban meninggal dunia akibat longsor di lokasi tambang emas ilegal Gunung Botak Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. (ANTARA/Winda Herman)

Suara.com - Tanah longsor melanda kawasan tambang emas ilegal di Gunung Botak, Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku.

Peristiwa ini menewaskan tujuh orang, termasuk seorang tukang masak. Longsor terjadi akibat jebolnya bak penampung air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu (8/3) pagi.

Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, mengungkapkan bahwa ketujuh korban ditemukan tertimbun material longsor.

Lima di antaranya berasal dari Maluku Utara, yakni Isra (51), istrinya Sarbia (49), dan anak mereka Iman (8) dari Malifut, Kabupaten Halmahera Timur.
Selain itu, dua korban lainnya adalah Badrun (41) dan Asni, tukang masak asal Desa Tahane, Pulau Makean, Ternate.

"Jenazah kelima korban telah dievakuasi ke Maluku Utara menggunakan speedboat milik Pemda Buru," ujar Sulastri, Minggu (9/3).

Dua korban lainnya, Hendra (59) dan Sudin (41), merupakan warga Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Keduanya telah dimakamkan di TPU setempat.

Selain korban tewas, sejumlah penambang selamat meski mengalami luka-luka. Salah satunya, Awi (40), warga Desa Debowae, mengalami patah tangan kiri dan cedera pinggang.

Ia kini dirawat di Puskesmas Waekasar. Sementara itu, seorang korban bernama Anak Beta (27), warga Desa Dava, mengalami luka di tangan kiri dan memilih menjalani pengobatan tradisional di Desa Oki Lama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan.

Empat korban lainnya yang mengalami luka-luka adalah Dedi Putabuga (39), Gio Putabuga (38), Ali Putabuga (27), dan Ecan Putabuga (28) dari Kota Mobagu, Sulawesi Utara.

Dedi mengalami trauma akibat tertimbun tanah, Gio mengalami cedera rahang dan mulut, Ali luka di kaki kiri, dan Ecan patah kaki kiri. Mereka kini dirawat oleh keluarga di Desa Dava.

Kapolres menegaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi di kawasan tambang ilegal tersebut. Ia juga menyebut masih ada kemungkinan korban lain yang tertimbun.

"Menurut keterangan saksi, beberapa tenda penambang masih tertimbun material longsor, sehingga jumlah korban bisa bertambah," katanya.

Saat ini, olah tempat kejadian perkara (TKP) belum dapat dilakukan karena kondisi tanah masih labil.

"Kami masih menunggu situasi lebih aman. Kemungkinan olah TKP baru bisa dilakukan besok," tambahnya.

Seorang saksi mata, Ikram Boko, yang saat kejadian sedang membantu istrinya memasak di warung, mengaku mendengar suara air mengalir deras dari tebing sebelum longsor terjadi.

"Saya keluar warung dan melihat tanah longsor terjadi. Material tanah dan batu langsung menghantam tenda-tenda penambang," katanya.

Evakuasi segera dilakukan, dan jenazah korban dibawa ke Masjid Nurul Iman Desa Dava sebelum dimakamkan. Sementara itu, korban yang berasal dari Ternate telah diberangkatkan ke daerah asal mereka. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Banjir Terjang Perumahan Depok, Turap Longsor Jebolkan Rumah Warga!

Ngeri! Banjir Terjang Perumahan Depok, Turap Longsor Jebolkan Rumah Warga!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 21:21 WIB

Banjir Bandang Melanda Sukabumi, 91 Ribu Jiwa Terdampak

Banjir Bandang Melanda Sukabumi, 91 Ribu Jiwa Terdampak

Foto | Jum'at, 07 Maret 2025 | 18:01 WIB

Injakkan Kaki ke Maluku, Jordy Tutuarima: Saya Pulang ke Rumah

Injakkan Kaki ke Maluku, Jordy Tutuarima: Saya Pulang ke Rumah

Bola | Kamis, 06 Maret 2025 | 10:00 WIB

Berapa Banyak Pemain Keturunan Maluku di Timnas Indonesia Sekarang?

Berapa Banyak Pemain Keturunan Maluku di Timnas Indonesia Sekarang?

Bola | Senin, 03 Maret 2025 | 13:30 WIB

Joey Pelupessy: Bangga dengan Asal-Usul Saya Maluku

Joey Pelupessy: Bangga dengan Asal-Usul Saya Maluku

Bola | Senin, 03 Maret 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:43 WIB

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:29 WIB