Begini Cara Cegah Kebakaran dan Kebocoran Gas Lewat Teknologi Dapur Pintar

Bimo Aria Fundrika

Senin, 17 Maret 2025 | 16:16 WIB
Begini Cara Cegah Kebakaran dan Kebocoran Gas Lewat Teknologi Dapur Pintar
Ilustrasi membersihkan kompor gas yang benar (Pexels.com/RDNE Stock project)

Suara.com - Insiden kebakaran akibat kelalaian saat memasak masih menjadi ancaman di banyak rumah tangga. Kebocoran gas dan api yang lupa dimatikan menjadi dua penyebab utama.

Untuk mengurangi risiko ini, inovasi teknologi dapur kini hadir dengan fitur keselamatan yang lebih canggih. Dalam peluncuran teknologi dapur pintar di Jakarta, para ahli menyoroti fitur seperti Flame Failure Safety Device, yang otomatis memutus aliran gas jika api padam, serta Overheat Protection, yang mencegah lonjakan suhu berlebih.

Selain keamanan, teknologi seperti Automatic Menu memungkinkan pengguna memasak tanpa pengawasan ketat, mengurangi risiko makanan gosong atau lupa mematikan kompor.

Menurut Marketing Advisor Rinnai, Atsuki Taguchi, Keselamatan di dapur adalah prioritas utama. Teknologi yang lebih cerdas membuat memasak lebih aman dan nyaman.”

Sementara itu, David Kwee, Brand Manager Rinnai, menekankan pentingnya edukasi keselamatan.

Ilustrasi kompor gas mengeluarkan api biru. [Pexel]
Ilustrasi kompor gas mengeluarkan api biru. [Pexel]

“Banyak insiden terjadi karena kelalaian. Dengan fitur keamanan yang lebih canggih, kami berharap masyarakat lebih tenang saat memasak.”

Saat ini, berbagai perangkat dapur pintar dengan fitur keamanan mutakhir telah tersedia di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar, baik di toko elektronik maupun platform e-commerce. Masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya memilih perangkat yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mengutamakan keselamatan di dapur.

Memasak kini semakin praktis dengan hadirnya teknologi dapur pintar yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Salah satu inovasi terbaru adalah kompor dengan fitur Automatic Menu, yang memungkinkan pengguna memilih mode memasak otomatis seperti Rice Cooking, Water Boiling, Stew, dan High Temperature Stir Fry. Dengan sekali sentuh, berbagai hidangan bisa disiapkan tanpa perlu pengawasan ketat.

Selain itu, fitur Constant Temperature memungkinkan pengaturan suhu dalam lima level berbeda—140°C hingga 220°C—agar lebih sesuai dengan jenis masakan. Dilengkapi dengan Timer hingga 240 menit, teknologi ini juga membantu pengguna mengatur waktu memasak secara lebih presisi, sehingga api akan mati secara otomatis sesuai pengaturan.

baca juga

Cara Mencegah Kebocoran Gas

Mencegah kebocoran gas di rumah memerlukan langkah-langkah rutin seperti memeriksa peralatan gas secara berkala. Tungku dan kompor harus diperiksa secara visual, memastikan selang dan sambungan dalam kondisi baik serta tidak ada perubahan warna atau keausan.

Nyala api yang normal berwarna biru; jika berubah menjadi kuning atau oranye, itu bisa menandakan masalah. Pemanas air juga perlu dicek dari kemungkinan karat, korosi, atau suara tidak biasa yang dapat mengindikasikan kebocoran gas. Pengering pakaian dan perapian harus memiliki ventilasi yang bersih dan sambungan yang aman untuk mencegah akumulasi gas.

Ventilasi yang baik sangat penting untuk mencegah penumpukan gas di dalam rumah. Pastikan ruangan dengan peralatan gas memiliki sirkulasi udara yang cukup, baik dengan membuka jendela maupun menggunakan kipas angin.

Cerobong asap dan ventilasi harus diperiksa secara rutin agar tidak tersumbat oleh debu atau benda lain yang dapat menghambat aliran udara. Menghindari penutupan ventilasi dengan furnitur atau gorden juga membantu menjaga aliran udara tetap stabil.

Selain pencegahan, mengenali tanda-tanda kebocoran gas juga sangat penting. Bau gas yang menyerupai telur busuk, suara mendesis di sekitar saluran gas, atau tanaman yang tiba-tiba mati di dekat pipa gas bisa menjadi indikasi adanya kebocoran.

Gejala fisik seperti pusing, mual, dan sesak napas juga bisa terjadi akibat paparan gas. Jika mencurigai kebocoran, segera keluar rumah, hindari penggunaan alat listrik, dan hubungi layanan gas setempat.

Memasang detektor karbon monoksida adalah langkah tambahan yang dapat meningkatkan keamanan. Pasang di setiap lantai rumah, terutama dekat kamar tidur, dan uji secara berkala. Detektor yang sudah berusia lebih dari 5–10 tahun sebaiknya diganti agar tetap efektif dalam mendeteksi kebocoran gas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Gerbong Kereta di Yogyakarta, Menhub Perintahkan Evaluasi Total KAI

Kebakaran Gerbong Kereta di Yogyakarta, Menhub Perintahkan Evaluasi Total KAI

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 15:48 WIB

Hemat Listrik dan Waktu, Kompor Gas Tanam dan Mesin Cuci Piring Ini Bisa Jadi Pilihan

Hemat Listrik dan Waktu, Kompor Gas Tanam dan Mesin Cuci Piring Ini Bisa Jadi Pilihan

Press Release | Sabtu, 23 Maret 2024 | 03:45 WIB

Mundur dari Brownis, Ivan Gunawan Jualan Kompor Gas

Mundur dari Brownis, Ivan Gunawan Jualan Kompor Gas

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 12:49 WIB

Terkini

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 06:10 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

×