Apa Dampak Jika IHSG Anjlok? Ekonomi Indonesia di Ujung Tanduk

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 19 Maret 2025 | 13:23 WIB
Apa Dampak Jika IHSG Anjlok? Ekonomi Indonesia di Ujung Tanduk
Ilustrasi penurunan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hampir 7 persen pada sesi satu perdagangan Selasa (18/3/2025). Imbas penurunan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai harus menghentikan sementara penjualan saham.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menduga salah satu penyebab IHSG anjlok adalah kebijakan ekonomi dan perang tarif oleh Presiden AS Donald Trump. Hal ini membuat investor hati-hati dalam mengambil langkah.

"Kalau kita lihat penurunan indeks ini sudah terjadi sejak minggu lalu. Beberapa isu global memang terjadi jadi mereka (investor) wait and see (kita tunggu dan lihat)," ujar Imam menjelaskan, seperti dilansir pada Rabu (19/3/2025).

"Kalau lihat penurunannya hari ini sebagai besar asing melihat update oleh Donald Trump, itu menjadi salah satu dampak penurunan Indeks kita hari ini," imbuhnya.

Atas dasar anjloknya IHSG, banyak orang bertanya-tanya akan dampaknya. Secara singkat, penurunan indeks saham bisa membuat ekonomi negeri terpuruk. Berikut penjelasan selengkapnya yang terangkum.

Dampak IHSG Anjlok

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pertanyaan soal dampak anjloknya IHSG sempat muncul pada akun X @/tanyarlfes. Ratusan komentar membanjiri cuitan tersebut. Salah satu warganet menjelaskan penurunan ini bisa memperlambat perputaran ekonomi.

"Kalau IHSG turun, berarti saham anjlok. Kenapa saham bisa anjlok? Ya karen investor cabut dari Indonesia. Kalau investor ga ada, perputaran ekonomi jadi lambat. Apa akibatnya? Perusahaan bisa lay-off banyak karyawan, penjualan di level umkm sepi, banyak yang jadi pengangguran, kriminalitas meningkat," tulis salah satu warganet menjawab pertanyaan.

Penjelasan lebih lanjut diungkap Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita. Ia mengatakan kondisi pasar saham Indonesia menandakan perekonomian sedang tidak baik-baik saja.

Ronny menuturkan banyak investor di pasar saham yang tidak yakin dengan aset yang dipegang di Indonesia. Atas dasar ini, mereka memutuskan untuk melakukan aksi jual besar-besaran daripada berujung merugi.

"Kenapa orang tidak yakin dengan aset dan dia ingin melepaskan, berarti kan ada masalah dan benar ekonomi sedang tidak baik-baik saja, terutama ada hasil survei dari UI (Universitas Indonesia) tentang konsensus para ekonom yang mayoritas mengatakan ekonomi Indonesia tidak baik-baik saja," kata Ronny P Sasmita, dikutip Selasa (19/3/2025).

Perekonomian yang terpuruk itu, ujar Ronny, dapat dilihat dari berbagai indikator. Mulai dari daya beli yang lemah hingga penerimaan negara yang ambruk. Masalah ini membuat para investor enggan menaruh saham di Indonesia.

Pelarian modal itu tentu akan membuat perputaran uang menjadi lambat dan lapangan kerja di RI juga semakin berkurang. Jika dibiarkan, maka angka pengangguran dan kemiskinan bakal terus meningkat.

Selain itu, Ronny juga memantau mundurnya investor domestik dari pasar saham karena kondisi yang terjadi di dalam negeri. Mereka kecewa dengan pembentukan Danantara yang disehut akan menjadi ladang korupsi.

Belum lagi yang terbaru, revisi undang-undang (RUU) TNI yang membuka peluang prajurit masuk ke ranah bisnis. Dengan "back up" senjata, para investor, menurut Ronny akan ragu untuk menaruh saham.

"Jadi kalau Danantara itu cukup menurunkan IHSG karena negara mulai menggunakan kapital negara untuk ikut terlibat di dalam pasar, itu mengkhawatirkan pelaku pasar Sekarang ada lagi isu militer mau masuk ke dalam sektor bisnis. Ini juga menakutkan karena secara bisnis militer itu tidak sehat. Mereka bahkan untuk memonopoli satu sektor pun mereka bisa dengan backup senjata. Jadi ini yang membuat banyak pihak khawatir juga," kata Ronny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Anjlok, Pasar Butuh Bukti: Reformasi Hukum dan Teknokrasi Jadi Kunci

IHSG Anjlok, Pasar Butuh Bukti: Reformasi Hukum dan Teknokrasi Jadi Kunci

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:05 WIB

"Kebakaran Jenggot" Usai IHSG Anjlok

"Kebakaran Jenggot" Usai IHSG Anjlok

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 12:56 WIB

Kabar Grab Caplok GoTo Terus 'Digoreng' Asing

Kabar Grab Caplok GoTo Terus 'Digoreng' Asing

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 12:08 WIB

Terkini

Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan

Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:39 WIB

7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian

7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan

4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:35 WIB

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:05 WIB

5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik

5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat

Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:50 WIB

7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak

7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:35 WIB

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:42 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:33 WIB