Sejarah Opor Ayam: Hidangan yang Wajib Ada saat Lebaran

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 20 Maret 2025 | 07:16 WIB
Sejarah Opor Ayam: Hidangan yang Wajib Ada saat Lebaran
Ilustrasi opor ayam lebaran (Freepik)

Suara.com - Lebaran Idulfitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Setelah melaksanakan salat Idulfitri, biasanya orang akan bersilaturahmi dengan sanak saudara kemudian menikmati berbagai sajian khas Lebaran.

Salah satu sajian yang tidak boleh ketinggalan untuk dihidangkan adalah opor ayam. Makanan satu ini wajib disajikan di atas meja makan dan disantap dengan ketupat.

Namun, tahukah Anda bahwa opor ayam ternyata memiliki sejarah sampai menjadi hidangan khas Lebaran. Simak penjelasannya berikut ini.

Seorang sejarawan kuliner, Fadly Rahmad mengatakan bahwa opor masuk ke Indonesia merupakan hasil dari penyatuan budaya Indonesia dengan budaya asing, terutama Arab dan India.

Awalnya,opor ini dibuat menyesuaikan lidah orang Indonesia dari kari (India) dan gulai (Arab).

“India punya kari, lalu Arab membawa gulai, dan kita Indonesia dengan kreativitasnya melakukan modifikasi atau akulturasi budaya India dan Arab itu dengan menghasilkan opor,” terang Fadly.

Selain itu, opor ayam yang tersaji sebagai hidangan wajib saat Idulfitri itu bisa bermakna saling melengkapi dan permintaan maaf.

Ilustrasi ketupat lebaran (Unsplash/Mufid Majnun)
Ilustrasi ketupat lebaran (Unsplash/Mufid Majnun)

Tak hanya opor ayam, ketupat juga memiliki sejarah tersendiri sampai menjadi sajian khas Lebaran.

Seorang sejarawan Belanda Hermanus Johannes de Graaf dalam Malay Annual pernah mengungkapkan bahwa ketupat muncul pertama kali pada masa pemerintahan Kerajaan Demak, abad ke-15.

baca juga

Sunan Kalijaga merupakan tokoh yang memperkenalkan ketupat sebagai media dakwah untuk menyebarkan agama Islam ke Tanah Jawa. Saat itu, Tanah Jawa disebut masih sulit karena masyarakat memiliki kepercayaan kejawen.

Sunan Kalijaga menggunakan ketupat menjadi salah satu media untuk menyebarkan Islam. Pada akhirnya, agama Islam diterima masyarakat.

Sunan Kalijaga memperkenalkan nilai-nilai agama Islam di dalamnya. Ketupat berasal dari kata "kupat" yang merupakan akronim dari ngaku lepat atau mengaku salah.

Sementara itu, anyaman janur sebagai pembungkus ketupat memiliki makna bagi setiap orang untuk menjalin tali silaturahmi tanpa melihat perbedaan kelas sosial.

Adapun makna ketupat lainnya seperti dikutip dari laman NU Online adalah sebagai kesucian hati sebagaimana saat ketupat dibelah akan menampilkan nasi putih yang mencerminkan kebersihan hati setelah memohon ampunan dan segala kesalahan.

Resep Opor Ayam untuk Lebaran

Opor ayam selalu berhasil menggugah selera dan membawa kita pada kenangan akan masakan rumahan. Aroma rempah yang khas dan cita rasa gurihnya membuat opor ayam menjadi favorit banyak orang. Simak resep lengkapnya di sini!

Bahan-bahan:

1 ekor ayam kampung, potong sesuai selera
1 liter santan kental
500 ml santan encer
4 lembar daun jeruk
3 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya

Bumbu Halus:

8 siung bawang merah
6 siung bawang putih
4 butir kemiri, sangrai
2 cm kunyit, bakar
2 cm jahe
1 sdm ketumbar, sangrai

Cara Membuat:

1. Haluskan semua bahan bumbu halus hingga benar-benar halus.

2. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang.

3. Rebus ayam hingga mendidih, buang air rebusan pertama. Rebus kembali dengan air bersih hingga setengah matang.

4. Masukkan bumbu yang sudah ditumis ke dalam rebusan ayam. Masak hingga harum.

5. Masukkan santan encer terlebih dahulu, masak hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, masukkan santan kental, aduk rata.

6. Masukkan daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas. Masak hingga ayam empuk dan kuah mengental. Bumbui dengan garam dan gula secukupnya.

7. Sajikan opor ayam selagi hangat dengan nasi putih, taburan bawang goreng, dan kerupuk.

Tips Membuat Opor Ayam yang Lezat:

1. Pilih ayam kampung: Ayam kampung akan menghasilkan rasa opor yang lebih gurih dan nikmat.

2. Gunakan santan segar yang berkualitas untuk menghasilkan kuah opor yang lebih kental dan gurih.

3. Saat memasak dengan santan, aduk terus agar santan tidak pecah dan opor tidak gosong.

4. Membakar kunyit dan kemiri akan memberikan aroma yang khas pada opor.

5. Tambahan: Anda bisa menambahkan telur rebus, kentang, atau wortel untuk menambah variasi.

Bumbu Opor Ayam yang Bisa Anda Tambahkan:

1. Jintan: Memberikan aroma khas pada opor.

2. Merica bubuk: Menambah rasa pedas.

3. Kayu manis: Memberikan aroma hangat dan manis.

4. Kapulaga: Menambah aroma segar dan khas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Ide Lauk Kering yang Tahan Lama, Cocok buat Bekal Mudik dan Lebaran!

4 Ide Lauk Kering yang Tahan Lama, Cocok buat Bekal Mudik dan Lebaran!

Your Say | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:42 WIB

Mengungkap Misteri Ketupat: Tradisi Kuno yang Menjelma Jadi Ikon Kuliner Idul Fitri di Indonesia

Mengungkap Misteri Ketupat: Tradisi Kuno yang Menjelma Jadi Ikon Kuliner Idul Fitri di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 05:11 WIB

5 Tempat Wisata di Lembang Cocok untuk Libur Lebaran, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

5 Tempat Wisata di Lembang Cocok untuk Libur Lebaran, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 19:14 WIB

Ketupat Lebaran Bukan Sekadar Makanan, Ini Makna Filosofisnya

Ketupat Lebaran Bukan Sekadar Makanan, Ini Makna Filosofisnya

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 19:03 WIB

Cara Sungkem Lebaran yang Benar dan Hukumnya Menurut Islam

Cara Sungkem Lebaran yang Benar dan Hukumnya Menurut Islam

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 18:53 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×