Pendapat tersebut didasarkan pada riwayat kala ada sahabat Nabi yang memaksakan puasa ketika bepergian jauh, sehingga akhirnya jatuh pingsan.
“Pada zaman Nabi, ada seorang memaksakan puasa sampai pingsan ngerepoti temannya,” terang Buya.
Dari kasus tersebut, kemudian Nabi Muhammad menjelaskan bahwa memaksakan berpuasa ketika bepergian bukan sesuatu yang baik.
“Bukan termasuk kebaikan kalau orang dalam bepergian puasa,” terangnya.
Dari kisah tersebut, Buya Yahya ingin agar masyarakat dapat memahami bahwa Islam adalah agama yang mudah, khususnya dalam ibadah berpuasa.
Tips Mudik Lebaran Aman
Mudik menjadi simbol ikatan sosial dan budaya yang kuat di Indonesia, mengingatkan kita akan pentingnya keluarga dan akar budaya.
Mudik Lebaran 2025 membutuhkan persiapan menyeluruh baik untuk kendaraan maupun kesehatan agar perjalanan lancar dan selamat. Berikut rangkuman tips terpadu berdasarkan tayangan YouTube Rumah Sakit Akademik UGM.
Persiapan Kendaraan
1. Servis komprehensif
Lakukan pengecekan mesin, oli, rem, aki, dan sistem pendingin minimal seminggu sebelum keberangkatan. Pastikan lampu utama, sein, dan wiper berfungsi optimal.
2. Ban dan tekanan angin
- Ukur tekanan angin sesuai beban kendaraan
- Periksa kedalaman alur ban (minimal 1.6mm)
- Siapkan ban cadangan dan dongkrak.
3. Kelengkapan dokumen
Bawa STNK, SIM, dan e-toll card dengan saldo cukup. Simpan di tempat mudah dijangkau.
4. Peralatan darurat
Siapkan kotak P3K, segitiga pengaman, pemadam api ringan, senter, dan power bank.
Kesehatan Pemudik
1. Persiapan fisik
- Istirahat 7-8 jam sebelum perjalanan
- Hindari begadang 24 jam sebelum mudik
- Lakukan medical check-up jika memiliki riwayat penyakit.
2. Manajemen istirahat
- Berhenti setiap 2-3 jam untuk mobil
- Istirahat 15 menit setiap 4 jam mengemudi.
- Peregangan otot selama istirahat.
3. Kebutuhan nutrisi
- Bawa air mineral 2-3 liter/orang.
- Siapkan makanan ringan rendah gula.
- Hindari makanan berat yang memicu kantuk.
4. Pencegahan kesehatan
- Gunakan masker N95 untuk pengendara motor.
- Cuci tangan pakai sabun sebelum makan.
- Hindari konsumsi obat penenang/antihistamin.
Untuk keselamatan berkendara, patuhi batas kecepatan maksimal 80 km/jam di tol dan 40 km/jam di jalan perkotaan.
Manfaatkan fitur cruise control jika tersedia, serta hindari menggunakan ponsel saat menyetir. Selalu pantau update lalu lintas melalui aplikasi seperti Waze atau Google Maps untuk menghindari kemacetan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan