Minum Kopi Dapat Memperburuk Nyeri Haid, Mitos atau Fakta?

Rabu, 09 April 2025 | 18:40 WIB
Minum Kopi Dapat Memperburuk Nyeri Haid, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi kopi pahit (Unplash/Ozgu Ozden)

Suara.com - Ada banyak pendapat yang bertentangan di luar sana tentang bagaimana tubuh bereaksi terhadap kopi, terutama ketika sedang mengalami siklus menstruasi.

Kopi diklaim oleh para ahli dapat menimbulkan efek samping negatif jika dikonsumsi saat periode menstruasi, yakni dapat mengintensifkan gejala sindrom PMS dan nyeri payudara.

Klaim ini berasal dari sebuah studi observasional yang diterbitkan beberapa dekade lalu dan studi soal keterkaitan asupan kafein dan kadar estrogen wanita.

Lalu, apakah benar minum kopi akan membuat gejala PMS lebih buruk dan siklus menstruasi lebih lama?

Dilansir dari laman eatingwell.com pada Rabu (9/4/2025), klaim-klaim ini dibantah oleh ahli kesehatan dan diet, Elizabeth Ward.

Minum kopi bisa memperpanjang umur. [Dok. Antara]
Minum kopi bisa memperpanjang umur. [Dok. Antara]

Berapa Batas Asupan Kafein per Hari?

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyatakan batasan asupan kafein adalah 400 miligram per hari. Jika seseorang minum lebih dari jumlah kafein yang telah disebutkan, ada kemungkinan seseorang mengalami toksisitas kafein.

Para ahli mengatakan konsumsi berlebihan kafein bahkan bisa mematikan. Dapat menyebabkan kesulitan bernapas, agitasi dan kecemasan, detak jantung yang tidak teratur, mual atau muntah, pusing, demam, diare, kejang-kejang, dan otot berkedut.

Kafein Tak Berefek Saat PMS

Baca Juga: Kopicek: Ketika Komunitas Mata Hati Mengubah Stigma Tunanetra Melalui Kopi

Terlepas dari klaim sebelumnya tentang minum kopi saat siklus menstruasi, tidak ada bukti konkret yang menghubungkan asupan kafein dengan gejala menstruasi.

"Saya pikir aman untuk mengatakan bahwa tidak ada banyak bukti bahwa kafein mempengaruhi siklus menstruasi," kata Ward.

Ia merujuk sebuah studi yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition. Dijelaskan bahwa asupan kafein tidak mempengaruhi mensturasi, sehingga tidak perlu menghindari konsumsi kafein selama siklus menstruasi.

Kopi Membuat Siklus Haid Lebih Lama?

Sebuah studi cross-sectional baru-baru ini yang diterbitkan dalam BMC Women's Health, menyebut kafein tidak berpengaruh terhadap siklus menstruasi.

Usai mengevaluasi 9.335 wanita pre-menopause berusia 25-45 tahun, para peneliti menyatakan peminum kopi cenderung tidak mengalami siklus menstruasi yang lebih lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI