Sosok Muhammad Syafril Firdaus, Dokter Kandungan yang Lecehkan Pasien di Garut

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 16 April 2025 | 11:03 WIB
Sosok Muhammad Syafril Firdaus, Dokter Kandungan yang Lecehkan Pasien di Garut
Dokter Spesialis Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Saat USG, Rekaman CCTV Beredar (Tiktok)

Suara.com - Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di lingkungan tenaga kesehatan. Seorang dokter spesialis kandungan bernama Muhammad Syafril Firdaus atau Iril Syafril diduga melakukan pelecehan seksual kepada ibu hamil yang menjadi pasiennya.

Kasus ini terungkap dan menjadi ramai diperbincangkan setelah sebuah rekaman CCTV saat Syafril memeriksa pasiennya viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV itu, dokter tersebut terlihat tengah melakukan tindakan ultrasonografi (USG) kepada salah satu pasien ibu hamil di klinik tempatnya praktik.

Namun, tangan kiri Syafril terus naik diduga meraba bagian payudara pasien. Buntut kasus ini, sosok dokter kandungan tersebut lantas menuai kecaman publik.

Identitas Muhammad Syafril Firdaus pun juga ikut dikuliti oleh netizen lantaran kasus pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap pasien.

Profil Muhammad Syafril Firdaus

Muhammad Syafril Firdaus atau Iril Syafril merupakan seorang dokter spesial kandungan yang praktik di sebuah klinik di Garut, Jawa Barat.

Identitasnya tersebar di media sosial X usai dibagikan akun X @/tb_siswadi. Muhammad Syafril Firdaus tercatat merupakan dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan PPDS Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Dalam unggahan Instagram story yang dibagikan @drg.mirza, beberapa pasien yang menjadi korban mengaku dihubungi oleh pelaku yang menawarkan modus USG gratis di klinik tempat Syafril praktik.

Namun, pihak klinik tempat Syafril praktik itu mengaku tidak pernah membuat program USG gratis seperti yang ditawarkan oleh pelaku kepada pasien. Selain itu, Muhammad Syafril Firdaus ini diduga melarang pasien didampingi suami atau anggota keluarga lain ketika diperiksa.

baca juga

Muhammad Syafril Firdaus juga kerap mengajak pasien bertemu di luar klinik dengan alasan akan memberikan hasil USG.

Pada 2024 lalu, Iril juga sempat dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Pihak Dinkes juga membenarkan adanya laporan mengenai kasus pelecehan seksual yang menyangkut nama dokter tersebut.

Salah satu mantan pasien Iril juga mengungkap bahwa dirinya pernah disumpahi Iril dengan kalimat yang kurang baik hingga merasa trauma.

"Ternyata si pelaku suka WA pasiennya dan ngajak ketemuan, terus kalau si korban nolak buat ajak ketemuan, si pelaku malah nyumpahin," tulis salah satu warganet yang juga angkat suara soal kasus ini.

Di kasus lainnya, Iril juga dituding pernah sengaja mengancam akan membatalkan operasi salah satu pasiennya yang akan melakukan operasi sesar yang menolak untuk diajaknya bertemu di luar klinik.

Kementerian Kesehatan Bakal Cabut STR

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera memproses Surat Tanda Registrasi (STR) dokter kandungan di Garut berinisial MSF yang diduga lakukan pelecehan seksual kepada pasiennya saat pemeriksaan USG. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman mengatakan pihaknya telah mengajukan proses itu kepada Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

"Kemenkes sudah koordinasi dengan KKI untuk nonaktifkan sementara STR-nya sambil menunggu investigasi lebih lanjut," kata Aji kepada wartawan dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).

Diketahui, STR merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Tenaga kesehatan yang telah memiliki STR dapat melakukan aktivitas pelayanan kesehatan.

Ditambahkan pula Perhimpunan obsestri dan ginekologi Indonesia (Pogi) membenarkan adanya kasus pelecehan seksual oleh dokter kandungan rumah sakit di Garut, Jawa Barat. Ketua Umum Pogi Yudi Mulyana mengungkapkan kalau kasus tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak lama dan berulang.

"Kasus ini sudah lama dan sudah ditangani pihak Dinkes, klinik , IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan POGI Cabang Jawa Barat (Priangan Timur )," kata Yudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma! Pengakuan Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut: Kontrol 40 Menit hingga DM Mesum

Trauma! Pengakuan Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut: Kontrol 40 Menit hingga DM Mesum

News | Rabu, 16 April 2025 | 10:52 WIB

Dokter Kandungan Pelaku Pelecehan di Garut Sedang Umroh, KPPPA Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan

Dokter Kandungan Pelaku Pelecehan di Garut Sedang Umroh, KPPPA Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan

News | Rabu, 16 April 2025 | 09:14 WIB

KAI Commuter Telah Temukan Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Tanah Abang, Langsung Diblacklist

KAI Commuter Telah Temukan Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Tanah Abang, Langsung Diblacklist

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 08:56 WIB

Berapa Biaya USG 4D? Iming-Iming Periksa Gratis Diduga Jadi Modus Dokter Garut Lecehkan Pasien

Berapa Biaya USG 4D? Iming-Iming Periksa Gratis Diduga Jadi Modus Dokter Garut Lecehkan Pasien

Lifestyle | Selasa, 15 April 2025 | 20:22 WIB

Menteri Arifah Minta Kampus Lain Contoh UGM, Pecat Langsung Guru Besar Pelaku Pelecehan

Menteri Arifah Minta Kampus Lain Contoh UGM, Pecat Langsung Guru Besar Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 15 April 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×