Tidur dengan Lampu Mati atau Nyala, Mana yang Lebih Baik bagi Kesehatan?

Nur Khotimah

Senin, 28 April 2025 | 17:36 WIB
Tidur dengan Lampu Mati atau Nyala, Mana yang Lebih Baik bagi Kesehatan?
Banyak perdebatan soal orang orang yang lebih nyaman tidur dengan lampu menyala atau lampu mati saat tidur malam.

Suara.com - Kualitas tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Salah satu faktor yang sering diabaikan tetapi berpengaruh besar terhadap kualitas tidur adalah pencahayaan di kamar kamar.

Banyak orang yang memperdebatkan hal ini karena perbedaan pendapat, terutama bagi mereka yang bisa tidur di dua keadaan yang berbeda, yaitu keadaan ruangan gelap dan terang.

Banyak yang berpendapat bahwa tidur dalam keadaan ruangan gelap memiliki manfaat lebih besar ketimbang dengan keadaan ruangan lampu yang nyala. Namun tak sedikit juga yang mengaku tak bisa tidur karena keadaan ruang yang gelap.

Lalu, bagaimana sebenarnya keadaan ruangan yang baik ketika tidur? Simak inilah selengkapnya.

Lebih Baik Mana, Tidur dengan Lampu Nyala atau Mati?

Ilustrasi tidur (Pexels/Polina Kovaleva)
Ilustrasi tidur (Pexels/Polina Kovaleva)

Menyandur dari healthline.com, cahaya memiliki pengaruh besar terhadap jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Saat gelap, tubuh memproduksi hormon melatonin dalam jumlah yang lebih tinggi.

Melatonin membantu menenangkan tubuh dan memicu rasa kantuk. Namun saat ada cahaya, baik dari lampu kamar maupun layar gadget, produksi melatonin bisa terganggu.

Menurut penelitian, paparan cahaya saat tidur, terutama cahaya biru dari lampu LED atau perangkat elektronik, dapat menekan produksi melatonin hingga 50%. Akibatnya, proses tidur menjadi terganggu, tidur menjadi dangkal, dan kualitas istirahat menurun.

Jadi bisa disimpulkan bahwa yang lebih baik bagi kesehatan adalah tidur dalam keadaan lampu gelap.

Risiko Kesehatan Jika Tidur dengan Lampu Nyala

Tidur dengan lampu menyala terutama dalam jangka panjang memiliki berbagai risiko kesehatan sebagai berikut :

baca juga

1. Gangguan Tidur 

Terangnya cahaya saat tidur bisa membuat tidur menjadi tidak nyenyak, sering terbangun di tengah malam, atau merasa tidak segar saat bangun. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan konsentrasi karena tubuh tidak sepenuhnya beristirahat saat tidur.

2. Peningkatan Risiko Obesitas

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur dengan cahaya terang cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi. Gangguan tidur bisa memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar sehingga memicu nafsu makan berlebih.

3. Gangguan Metabolisme dan Risiko Diabetes

Tidur yang terganggu dapat berdampak negatif pada sensitivitas insulin dan metabolisme gula darah bahkan bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

4. Risiko ke Kesehatan Mental

Kurangnya tidur berkualitas akibat cahaya berlebih dapat memperburuk kondisi mental, termasuk depresi dan kecemasan.

Manfaat Tidur Dalam Keadaan Gelap

Justru, banyak penelitian secara medis yang menyebutkan bahwa tidur dalam keadaan gelap total disarankan untuk membantu tubuh mencapai tidur yang lebih dalam atau deep sleep.

Tidur dalam keadaan gelap juga memiliki berbagai manfaat medis yang penting untuk kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Ketika cahaya diminimalkan saat tidur, tubuh dapat memproduksi hormon melatonin secara optimal. Melatonin-lah yang berperan untuk mengatur siklus tidur dan bangun. Produksi melatonin yang cukup membantu mempercepat proses tertidur dan menjaga tidur tetap nyenyak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa tidur dalam kondisi gelap dapat menurunkan risiko gangguan metabolik, seperti obesitas dan diabetes. Hal ini terjadi karena cahaya buatan di malam hari dapat mengganggu ritme jam biologis tubuh yang berperan penting dalam pengaturan hormon dan metabolisme tubuh.

Selain itu, tidur di tempat yang gelap juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Kurangnya paparan cahaya saat tidur membantu mengurangi risiko stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Otak dapat beristirahat dengan lebih efektif, memungkinkan pemulihan emosional yang lebih baik.

Untuk mendapatkan manfaat ini, peneliti menyarankan agar saat akan tidur kita mematikan lampu, menutup tirai, dan menghindari penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur. Tidur dalam gelap bukan hanya membuat tidur lebih nyenyak, tetapi juga menjadi salah satu cara alami untuk meningkatkan kesehatan jangka panjang.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi Lampu Motor, Keunggulan Teknologi LED yang Perlu Diketahui

Revolusi Lampu Motor, Keunggulan Teknologi LED yang Perlu Diketahui

Otomotif | Jum'at, 25 April 2025 | 20:51 WIB

Memikirkan Eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio yang Nyaris Pingsan, Hasto Susah Tidur

Memikirkan Eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio yang Nyaris Pingsan, Hasto Susah Tidur

News | Jum'at, 25 April 2025 | 16:42 WIB

Dokter Bagikan Tips Cepat Tidur dalam 1 Menit, Reaksi Warganet Tak Terduga

Dokter Bagikan Tips Cepat Tidur dalam 1 Menit, Reaksi Warganet Tak Terduga

Lifestyle | Rabu, 16 April 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:06 WIB

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

×