11 Kebiasaan Gen Z yang Dianggap Kurang Ajar oleh Baby Boomer Padahal Benar

Ruth Meliana

Kamis, 01 Mei 2025 | 13:41 WIB
11 Kebiasaan Gen Z yang Dianggap Kurang Ajar oleh Baby Boomer Padahal Benar
ilustrasi Gen Z dan Baby Boomer (freepik/jcomp)

Generasi baby boomer sering diajarkan bahwa perjuangan melawan kecemasan atau depresi harus dirahasiakan. Sebaliknya, Gen Z menjadi bagian dari pergeseran budaya besar menuju keterbukaan tentang kesehatan mental. Bagi Gen Z, berbicara terbuka tentang kesehatan mental adalah bagian menjadi manusia.

Orang-orang di generasi yang lebih muda cenderung mencari terapi dan berbicara tentang perjuangan emosional tanpa rasa malu. Bagi mereka, kejujuran tentang kesehatan mental adalah bentuk kebaikan dan kekuatan, bukan kekasaran dan kelemahan.

5. Menggunakan ponsel saat makan

Bagi banyak generasi boomer, mengeluarkan ponsel di meja makan adalah salah satu tindakan paling kasar yang dapat kamu lakukan. Namun Gen Z sering kali melihat waktu makan hanya sebagai momen mengerjakan banyak hal sekaligus. Mereka mungkin mengambil foto, membalas pesan, atau bahkan menggulir layar sebentar sambil tetap terlibat dalam percakapan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih muda merasa tidak terlalu terganggu dengan penggunaan ponsel di lingkungan sosial dibandingkan dengan generasi yang lebih tua. Gen Z sangat nyaman dalam hal memadukan kehidupan daring dan luring dengan lebih lancar daripada generasi boomer.

6. Berterus terang tentang keinginan dan kebutuhan

Generasi yang lebih tua sering kali dibesarkan untuk memberi isyarat atau bersikap tidak langsung ketika mereka membutuhkan sesuatu, karena mereka pikir akan lebih sopan jika tidak bersikap terlalu terbuka. Gen Z cenderung lebih langsung, karena mereka percaya bahwa komunikasi yang jelas dapat mencegah kesalahpahaman.

Psikolog telah menunjukkan bahwa generasi yang lebih muda lebih menghargai persetujuan, kejelasan, dan batasan daripada sebelumnya.

Bagi Gen Z, mengatakan apa yang kamu inginkan secara tepat dipandang sebagai cara untuk menghargai waktu dan energi setiap orang. Itu hanya gaya yang berbeda dalam bersikap penuh perhatian.

baca juga

7. Resign tanpa pemberitahuan sebelumnya

Generasi baby boomer diajarkan untuk tetap setia kepada atasan, bahkan ketika keadaan sulit. Mereka juga selalu diajarkan untuk memberi tahu perusahaan sebelum meninggalkan pekerjaan.

Sebaliknya, Generasi Z memandang pekerjaan secara berbeda. Bagi Gen Z, pekerjaan adalah kesepakatan yang saling menguntungkan, bukan komitmen seumur hidup. Pekerja yang lebih muda memprioritaskan kesejahteraan pribadi dan pertumbuhan karier daripada kesetiaan kepada perusahaan.

Daripada khawatir akan merusak hubungan, Gen Z memilih meninggalkan pekerjaan dengan cepat sebagai cara untuk melindungi diri dari lingkungan yang tidak sehat. Bagi mereka, kesetiaan harus diperoleh, bukan otomatis.

8. Melewatkan ucapan terima kasih tradisional

Ucapan terima kasih yang ditulis tangan dulunya dianggap tidak bisa ditawar lagi, khususnya setelah seseorang menerima hadiah atau bantuan. Tetapi Gen Z sering kali memilih teks singkat, memo suara, atau bahkan pesan media sosial yang menyentuh hati.

Meskipun ungkapan terima kasih masih penting bagi generasi muda, formatnya tidak terlalu penting. Pesan yang tepat waktu dan tulus terasa lebih bermakna bagi mereka daripada kartu formal yang tertunda.

9. Berani bertanya alih-alih mengikuti instruksi secara membabi buta

Generasi baby boomer sering kali tumbuh dalam lingkungan di mana mempertanyakan otoritas dianggap tidak sopan. Namun, Gen Z dibesarkan untuk berpikir kritis, bertanya mengapa, dan menantang sistem yang tidak masuk akal.

Siswa kini didorong untuk terlibat secara kritis alih-alih menerima informasi secara pasif, dengan bertanya dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman. Bagi Gen Z, bertanya "mengapa" adalah tanda penghormatan terhadap kecerdasan mereka sendiri, alih-alih penghinaan terhadap orang yang memberi arahan.

10. Berbagi pendapat secara bebas saat online

Bagi generasi baby boomer, menyiarkan pendapat pribadi secara online mungkin tampak kurang ajar atau mementingkan diri sendiri. Namun, Gen Z melihat media sosial sebagai perpanjangan alami dari ekspresi diri.

Generasi yang lebih muda merasakan rasa identitas dan komunitas yang lebih kuat secara online. Mereka senang berbagi pandangan, baik tentang politik, kesehatan mental, atau kehidupan sehari-hari.

Itu tidak dianggap sebagai tindakan yang berlebihan, tetapi sebagai cara alami untuk berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.

11. Memprioritaskan waktu pribadi daripada kewajiban keluarga

Generasi baby boomer sering kali menempatkan kewajiban keluarga di pusat kalender sosial mereka, menghadiri setiap pertemuan dan acara apa pun yang terjadi. Generasi Z lebih cenderung mempertimbangkan kebutuhan pribadi dan kesehatan mental sebelum berkomitmen.

Orang yang lebih muda sekarang lebih nyaman menetapkan batasan, bahkan dengan kerabat dekat, dibandingkan dengan orang-orang di masa lalu.

Mereka melihat melewatkan makan malam keluarga sesekali sebagai cara untuk melindungi rasa keseimbangan internal mereka sendiri, karena mereka percaya bahwa hubungan yang sehat harus menghormati kebutuhan setiap individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dianggap Sepele, 3 Kebiasaan Ini Bisa Membuat Orang Lain Menjauhimu

Sering Dianggap Sepele, 3 Kebiasaan Ini Bisa Membuat Orang Lain Menjauhimu

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 14:49 WIB

Bahasa Zilenial: Upaya Generasi Muda Berkomunikasi dan Mendefinisikan Diri

Bahasa Zilenial: Upaya Generasi Muda Berkomunikasi dan Mendefinisikan Diri

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 14:02 WIB

Lee Mu Jin 'Coming of Age Story': Masa Dewasa Awal Penuh Keluhan Khas Gen Z

Lee Mu Jin 'Coming of Age Story': Masa Dewasa Awal Penuh Keluhan Khas Gen Z

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 13:36 WIB

Stop Lakukan 3 Kebiasaan Buruk Ini saat Ngobrol, Bisa Bikin Kamu Dianggap Kurang Cerdas!

Stop Lakukan 3 Kebiasaan Buruk Ini saat Ngobrol, Bisa Bikin Kamu Dianggap Kurang Cerdas!

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 12:21 WIB

Ogah Kuliah, Gen Z Pilih Kerja Bidang Konstruksi yang Punya Gaji Ratusan Juta

Ogah Kuliah, Gen Z Pilih Kerja Bidang Konstruksi yang Punya Gaji Ratusan Juta

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 08:48 WIB

Tarik Gen Z, LG Hadirkan Another Campus di 4 Universitas, Ada Kursi Pijat

Tarik Gen Z, LG Hadirkan Another Campus di 4 Universitas, Ada Kursi Pijat

Tekno | Kamis, 24 April 2025 | 15:01 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×