Kenapa Ada Hari Buruh? Ini Sejarah di Balik Hari Libur Tanggal 1 Mei

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 01 Mei 2025 | 16:58 WIB
Kenapa Ada Hari Buruh? Ini Sejarah di Balik Hari Libur Tanggal 1 Mei
Kenapa Ada Hari Buruh (freepik)

Suara.com - Kenapa ada hari buruh di dunia ini dan apa tujuannya? Hari Buruh Internasional ditetapkan diperingati setiap tanggal 1 Mei. Sementara hari buruh di Indonesia juga diperingati pada tanggal yang sama yakni 1 Mei.

Secara umum peringatan hari buruh dilaksanakan untuk memperingati perjuangan buruh di seluruh dunia, khususnya perjuangan buruh di Chicago, Amerika Serikat. Pada masanya, buruh di AS itu menuntut jam kerja 8 jam sehari pada tahun 1886. Tuntutan itu berhasil memperbaiki efisiensi waktu pekerja, sehingga mereka juga bisa menghabiskan waktu di rumah dengan keluarga. 

Peringatan hari buruh setiap tanggal 1 Mei ditetapkan oleh Kongres Buruh Internasional di Paris pada tahun 1889. Di Indonesia, Hari Buruh pertama kali diperingati pada 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee di Semarang. 

Sejarah Hari Buruh Internasional 

Peringatan Hari Buruh Internasional berawal dari 1 Mei 1886, ribuan buruh di Chicago melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut jam kerja 8 jam sehari. Aksi ini memicu peristiwa Haymarket yang menjadi simbol perjuangan buruh.

Sebelum tanggal peringatan hari buruh ditetapkan, terjadi perjuangan panjang para kelas pekerja yang berlangsung selama lebih dari satu abad. Sebelumnya, para buruh bekerja antara 10 hingga 16 jam per hari dengan lingkungan kerja yang berat dan upah rendah. Mereka membentuk barisan menuntut pengurangan jam kerja dan lingkungan kerja yang sehat. 

Perjuangan itu tidak berlangsung dengan mulus, sehingga membutuhkan waktu yang panjang. Aksi tersebut juga menelan korban jiwa. Tidak hanya dari kalangan demonstran saja yang tewas tetapi juga dari pihak kepolisian. Insiden itu dikenal dengan sebutan Haymarket Affair.

Haymarket Affair berawal dari kejadian tragis pada tanggal 3 Mei 1886, para buruh yang melakukan demonstrasi dengan mogok kerja tak bersenjata bentrok dengan polisi di pabrik McCormick Reaper Works Chicago. Kematian enam pekerja menjadi seruan untuk aksi langsung, dan unjuk rasa publik diserukan untuk hari berikutnya yang akan diadakan di Haymarket Square. Sekali lagi, polisi dan para buruh bentrok, tetapi kali ini sebuah bom dilemparkan, mengakibatkan kematian tujuh polisi dan banyak di antara kerumunan terluka. Polisi, yang tidak yakin tentang sumber bom menembaki kerumunan, menewaskan empat demonstran.

Peristiwa tersebut menuntun terlaksananya Kongres Buruh Internasional di Paris (1889). Hasil dari kongres tersebut adalah menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk menghormati perjuangan buruh di Chicago dan solidaritas pekerja di seluruh dunia. Tuntutan jam kerja hanya 8 jam per hari dikabulkan serta dijanjikan lingkungan kerja yang lebih sehat daripada sebelumnya. Dari situlah perbaikan hidup para pekerja bermula. 

Sejarah Hari Buruh di Indonesia 

Peringatan pertama Hari Buruh di Indonesia terjadi ketika Indonesia masih Hindia Belanda. Peringatan itu diadakan 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee Koan. Peringatan itu dihadiri oleh Sneevliet dan Baars dari Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda (ISDV). Pada perayaan yang pertama kali diadakan di Surabaya ini, yang hadir hanya orang-orang Belanda. 

baca juga

Peringatan berikutnya tahun 1921. H.O.S Tjokroaminoto dan Sukarno berpidato mewakili serikat buruh. Lalu di tahun 1923, peringatan hari buruh diisi dengan Semaun berpidato mengemukakan berbagai macam permasalahan buruh di Semarang yang perlu mendapatkan perbaikan. 

Peringatan hari buruh di Indonesia pernah ditiadakan menjelang perlawanan PKI pada 1926. Setelah itu hingga masa kemerdekaan tidak ada peringatan hari buruh. 

Hari buruh Indonesia mulai rutin digelar sejak peringatan hari buruh pada 1 Mei 1995. Tuntutannya umumnya soal perbaikan kesejahteraan. Selanjutnya, penetapan Hari Buruh menjadi Hari Buruh Nasional dan sebagai hari libur nasional terjadi pada tahun 2013. 

Demikian itu informasi kenapa ada hari buruh. Semoga dapat dipahami kronologinya. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Aksi May Day di Depan DPR, Eka The Brandals: Seniman Juga Buruh, Kita Mau Menghibur Teman-teman

Ikut Aksi May Day di Depan DPR, Eka The Brandals: Seniman Juga Buruh, Kita Mau Menghibur Teman-teman

News | Kamis, 01 Mei 2025 | 15:48 WIB

eFootball Umumkan POTW Worldwide 1 Mei 2025: Siap-Siap Sambut Bintang Lapangan!

eFootball Umumkan POTW Worldwide 1 Mei 2025: Siap-Siap Sambut Bintang Lapangan!

Tekno | Kamis, 01 Mei 2025 | 15:39 WIB

Terkini

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×