4 Risiko Penggunaan Paylater, Nana Mirdad Cuhat Diteror seperti Terjerat Pinjol

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 03 Mei 2025 | 15:36 WIB
4 Risiko Penggunaan Paylater, Nana Mirdad Cuhat Diteror seperti Terjerat Pinjol
Aktris Nana Mirdad. (dok. SoSoft)

Suara.com - Aktris Nana Mirdad baru saja mengutarakan kekesalan atas fitur paylater dari salah satu perusahaan ojek online Indonesia. Pasalnya ia mendapat 'teror' pesan dari penagih meski sudah melunasi tagihan sesuai tengat waktu.

Melalui unggahan di Instagram Stories, tak cuma melunasi tagihan Nana juga sudah membayar biaya keterlambatan 1 hari sebesar Rp50 ribu.

Namun istri Andrew White itu terus dikirimi pesan hingga telepon sejak pagi hingga sore hari. Gara-gara itu, Nana pun kapok dan tidak lagi mau menggunakan fitur paylater.

Awalnya ia sendiri tertarik karena fitur itu mempermudah saat membayar ketimbang harus top up dulu, terutama kala kondisi sedang buru-buru. Ia mengira paylater ini berbeda dengan pinjol (pinjaman online).

"Tapi setiap bulan kok ngerasa penagihannya lebay banget," tulis Nana, Sabtu (3/5/2025).

"Akhirnya baru tau dari kalian kalo ini memang adalah bentuk pinjol legal dan bahayanya mereka legal jadi betul2 punya link untuk bikin data kita jelek di BI. Omg," sambungnya.

Karena itu ia mengimbau para followers untuk berpikir ulang jika ingin mengaktifkan fitur paylater. "Non aktifin demi apapun fiturnya daripada hidup kalian diteror. Jangan terlena paylater," imbaunya.

Curhat Nana Mirdad soal paylater. (Instagram)
Curhat Nana Mirdad soal paylater. (Instagram)

Nana Mirdad Sempat Terlena Paylater

Nana sendiri mengaku sempat terlena dengan bahasa "paylater" yang artinya bayar nanti, sehingga di benaknya tidak terdengar seperti pinjaman.

Ia berpikir awalnya fitur itu mirip seperti kartu kredit dari bank. "Kirain dikasih reward aja untuk dipermudah sebagai customer setia, haha ternyata aku salah," tulis Nana.

baca juga

Ibu dua anak itu pun kaget karena niatnya menggunakan paylater bukan untuk cari pinjaman, tapi malah ia diperlakukan seperti orang yang terjerat pinjol.

"Padahal di aplikasi berbeda lho fitur untuk pinjaman dan fitur untuk paylater, tapi ternyata fungsinya sama sepertinya. Mesti kudu hati-hati," terangnya.

Paylater dan Segala Risikonya

Sebagai informasi, paylater adalah layanan untuk menunda pembayaran atau berhutang yang wajib dilunasi di kemudian hari. Pada dasarnya paylater dan pinjol (pinjaman online) adalah dua hal yang berbeda.

Kendati demikian, mereka memiliki sejumlah kesamaan, yakni bentuk utang yang dapat digunakan untuk mendapatkan dana serta sama-sama memiliki biaya bunga.

Tapi paylater lebih fokus untuk pembelian barang/jasa, sementara pinjol menawarkan pinjaman tunai yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Paylater terlihat simple memang, bahkan sangat memudahkan seseorang untuk membayar di e-commerce. Tapi paylater juga bisa menyebabkan "kecanduan".

Dilansir dari laman DJKN Kemenkeu, penggunaan paylater memiliki sejumlah risiko yang sama dengan pinjol, yakni:

1. Pengelolaan Keuangan Jadi Berantakan

Fitur paylater memang memudahkan, tapi bisa membuat seseorang kesulitan mengatur uang. Soalnya, tagihan cicilan bisa datang tiba-tiba. Kadang uang yang sudah disiapkan untuk bayar cicilan malah terpakai untuk kebutuhan lain yang lebih penting, akhirnya cicilan jadi tidak terbayar.

2. Ada Biaya Tersembunyi

Tanpa sadar, penggunaan paylater bisa menambah biaya-biaya tambahan seperti biaya langganan, biaya cicilan, dan lainnya. Kalau tidak diperhatikan, tagihan bisa jadi membengkak.

3. Jadi Lebih Boros

Paylater bisa mendorong kita jadi lebih konsumtif. Karena merasa bisa bayar belakangan, kita jadi lebih gampang tergoda diskon atau promo menarik, padahal belum tentu benar-benar butuh.

4. Resiko Data Dicuri

Meskipun sistem keamanan aplikasi paylater sudah canggih, tetap ada kemungkinan data pribadi kita diretas atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Itulah beberapa bahaya dan risiko penggunaan paylater. Seperti kata Nana Mirdad, sebaiknya pikir ulang jika ingin memanfaatkan fitur ini. Gunakan saat benar-benar butuh dan mampu untuk melunasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Ampuh Bersihkan SLIK OJK Akibat Galbay Pinjol: Panduan Lengkap 2025

Cara Ampuh Bersihkan SLIK OJK Akibat Galbay Pinjol: Panduan Lengkap 2025

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 20:21 WIB

15 Perbedaan Pinjol Legal vs Ilegal, Jangan Sampai Tertipu! Cek Daftar Pinjol Resmi OJK 2025

15 Perbedaan Pinjol Legal vs Ilegal, Jangan Sampai Tertipu! Cek Daftar Pinjol Resmi OJK 2025

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:49 WIB

Kapan Pinjol Legal Hadir di Indonesia? Jumlahnya Makin Menjamur, Galbay Bisa Dipenjara!

Kapan Pinjol Legal Hadir di Indonesia? Jumlahnya Makin Menjamur, Galbay Bisa Dipenjara!

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×