Harga Tiket Lampion Borobudur 2025 Terbaru, Cek Cara Beli di Sini

Minggu, 04 Mei 2025 | 20:33 WIB
Harga Tiket Lampion Borobudur 2025 Terbaru, Cek Cara Beli di Sini
Harga Tiket Lampion Borobudur 2025 (freepik)

Makna penting Waisak bagi umat Buddha antara lain:

1. Refleksi Diri dan Kedamaian

Momen untuk merenungkan ajaran Buddha, memperdalam meditasi, dan memperbaiki perilaku.

2. Menebar Cinta Kasih dan Belas Kasihan

Mengingatkan umat untuk hidup penuh kasih sayang dan menghindari kekerasan.

3. Perbuatan Baik (Dana, Sila, Bhavana)

Mendorong untuk berdana (beramal), menjaga sila (moralitas), dan mengembangkan bhavana (meditasi/pencerahan).

Perayaan Waisak dilakukan dengan upacara keagamaan, meditasi bersama, pelepasan hewan dan pelepasan lampion sebagai lambang harapan dan doa. 

Ritual dan Simbol-simbol Penting Perayaan Waisak

Mungkin Anda belum tahu urutan ritual dan simbol-simbol penting dalam perayaan waisak. Berikut ringkasan ritual dan simbol-simbol penting dalam perayaan Waisak:

Baca Juga: Detik-Detik Waisak 2025 di Borobudur Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya

1. Puja Bhakti / Persembahyangan
Dilaksanakan doa dan pujian kepada Triratna: Buddha (Guru), Dhamma (Ajaran), dan Sangha (Komunitas). Ritual ini dilakukan di vihara atau di area perayaan seperti Candi Borobudur.

2. Prosesi Waisak
Prosesi waisak dilaksanakan dengan ritual jalan kaki. Umat Budha berjalan kaki membawa bunga, dupa, dan lilin, sebagai bentuk penghormatan dan meditasi berjalan. Rute prosesi waisak ini masih sama, dikenal sebagai rute tradisional, yakni dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan akan berakhir di Candi Borobudur.

3. Pengambilan Api Dharma dan Air Suci
Pengambilan Api Dharma dan Air Suci dilaksanakan secara simbolis oleh pemuka atau pemimpin umat Budha. Api Dharma diambil dari Mrapen, merupakan simbol pencerahan dan semangat Dhamma. Sedangkan Air Suci diambil dari Umbul Jumprit, Temanggung, sebagai simbol penyucian batin.

4. Pelepasan Satwa
Selanjutnya dilaksanakan pelepasan satwa yang biasanya berupa ikan atau burung. Satwa dilepaskan sebagai lambang pembebasan dari penderitaan dan karma buruk.

5. Pelepasan Lampion
Pelepasan lampion dilakukan pada malam hari. Pelepasan lampion sebagai simbol melepaskan keinginan duniawi dan membawa doa serta harapan ke alam semesta.

6. Meditasi dan Dhamma Talk
Terakhir adalah sesi meditasi massal dan ceramah tentang ajaran Buddha, untuk memperdalam pemahaman dan ketenangan batin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI