Suara.com - Di tengah berbagai pencapaian perempuan Indonesia dalam berbagai bidang, masih banyak tantangan yang mereka hadapi. Ketimpangan gender, stereotip sosial, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi.
Data Komnas Perempuan menunjukkan bahwa sepanjang tahun lalu, ribuan kasus kekerasan terhadap perempuan tercatat dan menjadi bukti bahwa perjuangan belum selesai.
Namun, di balik semua tantangan itu, perempuan Indonesia terus melangkah. Mereka tak hanya bertahan, tetapi bangkit dan berdaya melalui berbagai karya.
Dalam semangat inilah, Lippo Mall Nusantara menyelenggarakan program bertajuk SRIKANDI, yang berlangsung dari 25 April hingga 18 Mei 2025.
Program ini hadir sebagai panggung apresiasi sekaligus ruang refleksi bagi publik untuk melihat bagaimana perempuan berperan sebagai agen perubahan dalam seni, fashion, advokasi sosial, dan ekspresi kreatif lainnya.
Mengusung tema “Where Her Story Becomes Our Inspiration”, SRIKANDI menggandeng Yayasan Suara Hati Perempuan, Indonesian Fashion Chamber Jakarta, serta 12 seniman visual muda perempuan.
Program ini menjadi bentuk konkret dari dukungan terhadap pemberdayaan perempuan dan penghapusan kekerasan berbasis gender.
Mengangkat Suara Perempuan Lewat Kolaborasi
Di bawah kepemimpinan Nova Eliza, Yayasan Suara Hati Perempuan menghadirkan talkshow inspiratif bertajuk “Perempuan Bergerak, Dunia Berubah”, dengan menghadirkan figur publik seperti Ayu Shita, Donna Agnesia, dan Ussy Sulistiawaty.
Talkshow ini menjadi ruang berbagi dan saling menguatkan bagi perempuan dari berbagai latar belakang untuk berbicara tentang perjuangan dan langkah konkret dalam melawan kekerasan dan ketidaksetaraan.
Tidak berhenti pada diskusi, yayasan ini juga menampilkan 16 foto public figure dan profesional yang peduli terhadap isu kekerasan perempuan, menciptakan pameran visual yang membangkitkan empati dan kesadaran masyarakat.
Karya sebagai Cermin Perjuangan
SRIKANDI juga menjadi ajang unjuk karya dari 10 desainer perempuan terbaik Indonesia yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber Jakarta.
Melalui Nusantara Pop-Up Booth, para pengunjung diajak untuk menjelajahi kreasi fashion yang bukan hanya indah, tetapi juga sarat makna tentang identitas, perjuangan, dan keberagaman perempuan.
Pada 4 Mei 2025, diadakan serangkaian acara seperti fashion talk, workshop, hingga fashion show, yang semuanya berfokus pada peran dan kontribusi perempuan di industri fashion nasional. Ini menjadi bukti bahwa dunia fashion tidak sekadar soal tren, tetapi juga media perempuan untuk bersuara dan berdaya.