Alam Makin Terancam dengan Aktivitas Manusia, Ini 10 Cara Sederhana untuk Mendukung Penghijauan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 12 Mei 2025 | 10:45 WIB
Alam Makin Terancam dengan Aktivitas Manusia, Ini 10 Cara Sederhana untuk Mendukung Penghijauan
Ilustrasi menanam pohon (Freepik/rawpixel.com)

Suara.com - Berperan aktif dalam menjaga keseimbangan alam  adalah tugas kita semua. Alam semakin terancam oleh berbagai aktivitas manusia, sehingga kita harus mendukung penghijauan di sekitar kita.

Di tengah kesibukan dan rutinitas yang padat, seringkali kita lupa bahwa langkah kecil yang kita lakukan sehari-hari bisa berdampak besar bagi kelestarian lingkungan. Dengan kesadaran dan niat yang tulus, setiap individu sebenarnya memiliki kesempatan untuk ikut serta dalam menjaga bumi agar tetap hijau dan sehat, tanpa harus melakukan hal-hal yang rumit atau menguras tenaga secara berlebihan.

Lingkungan hijau bukan hanya memberikan keindahan visual, tapi juga berperan penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi polusi, dan menciptakan suasana yang nyaman untuk kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Namun, penghijauan tidak harus selalu dimulai dari hal besar seperti menanam hutan atau membuat taman kota yang luas.

Justru, dengan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan di sekitar rumah atau lingkungan tempat tinggal, kita sudah bisa memberikan kontribusi nyata. Hal ini tentu saja membutuhkan kesadaran kolektif dan kebiasaan baik yang terus dipupuk agar penghijauan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Selain itu, mendukung penghijauan juga berarti kita turut menjaga keberlangsungan ekosistem dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan. Dengan melakukan langkah-langkah sederhana, kita tidak hanya membantu lingkungan sekitar menjadi lebih hijau, tapi juga memberikan contoh positif bagi orang lain untuk ikut peduli. Jadi, mari kita mulai dari hal-hal kecil yang mudah dilakukan, karena dari hal kecil itulah perubahan besar bisa dimulai dan dirasakan manfaatnya oleh banyak pihak.

Mengapa Penghijauan di Lingkungan Sekitar Penting?
Penghijauan di lingkungan sekitar memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas hidup manusia. Tanaman hijau membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menyaring polutan yang ada di udara. Selain itu, area hijau juga berfungsi sebagai penahan panas alami, sehingga dapat mengurangi efek pemanasan global di tingkat lokal. Dengan lingkungan yang hijau dan asri, kesehatan fisik dan mental masyarakat pun bisa meningkat karena suasana yang lebih segar dan menenangkan.

Tidak hanya itu, penghijauan juga berkontribusi dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna yang ada di sekitar kita. Ketika kita aktif mendukung penghijauan, kita sebenarnya sedang berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik, di mana generasi mendatang bisa menikmati lingkungan yang sehat dan lestari.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bahwa setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk penghijauan memiliki arti besar dan dampak jangka panjang yang positif.
1. Menanam Tanaman di Pekarangan Rumah
Salah satu cara paling mudah dan efektif untuk mendukung penghijauan adalah dengan menanam tanaman di pekarangan rumah. Tidak perlu lahan yang luas, cukup dengan pot atau polybag, Anda bisa menanam berbagai jenis tanaman seperti bunga, sayuran, atau pohon kecil. Selain mempercantik rumah, tanaman ini juga membantu menyerap polusi dan menghasilkan oksigen yang segar. Menanam tanaman juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan menenangkan pikiran.

2. Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Plastik sekali pakai seringkali berakhir sebagai sampah yang mencemari lingkungan dan menghambat pertumbuhan tanaman serta ekosistem tanah. Dengan mengurangi penggunaan plastik, kita membantu menjaga tanah dan air tetap bersih sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik. Mulailah membawa tas kain saat berbelanja dan gunakan wadah yang bisa dipakai ulang untuk mengurangi limbah plastik.

3. Membuat Kompos dari Sampah Organik
Sampah organik seperti sisa sayur, buah, dan daun kering bisa diolah menjadi kompos yang sangat berguna untuk menyuburkan tanah. Dengan membuat kompos sendiri di rumah, Anda tidak hanya mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tapi juga menyediakan pupuk alami yang ramah lingkungan untuk tanaman di sekitar rumah.

4. Menghemat Penggunaan Air
Air sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Dengan menghemat penggunaan air, kita bisa memastikan ketersediaan air yang cukup untuk tanaman dan lingkungan sekitar. Gunakan air bekas cucian untuk menyiram tanaman, dan perbaiki keran yang bocor agar tidak terjadi pemborosan air.

5. Mengikuti atau Menginisiasi Program Penghijauan di Komunitas
Bergabung dengan komunitas atau kelompok yang peduli lingkungan dan aktif melakukan penghijauan bisa memperluas dampak positif yang kita lakukan. Jika belum ada, Anda bisa menginisiasi program penghijauan di lingkungan sekitar seperti menanam pohon di taman atau area kosong yang ada.

6. Menggunakan Produk Ramah Lingkungan
Memilih produk yang ramah lingkungan dan biodegradable membantu mengurangi pencemaran tanah dan air. Produk seperti deterjen organik, kemasan yang mudah terurai, dan barang-barang yang dibuat dari bahan daur ulang sangat dianjurkan untuk digunakan sehari-hari.

7. Mengurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor
Kendaraan bermotor menghasilkan polusi udara yang dapat merusak tanaman dan lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, misalnya dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum, kita turut menjaga udara tetap bersih dan mendukung penghijauan.

8. Membuat Taman Vertikal di Rumah
Jika lahan terbatas, taman vertikal bisa menjadi solusi untuk menambah area hijau di rumah. Taman vertikal tidak hanya memperindah dinding rumah, tapi juga membantu menyaring udara dan menambah kelembapan di sekitar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulau Pahawang, Spot Snorkeling dengan Pemandangan Alam Cantik di Lampung

Pulau Pahawang, Spot Snorkeling dengan Pemandangan Alam Cantik di Lampung

Your Say | Rabu, 14 Mei 2025 | 12:50 WIB

Gua Haji Mangku, Persona Gua Terpencil di Pulau Maratua Kalimantan Timur

Gua Haji Mangku, Persona Gua Terpencil di Pulau Maratua Kalimantan Timur

Your Say | Selasa, 13 Mei 2025 | 17:35 WIB

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 17:28 WIB

Pantai Nemberala, Persona Pantai dengan Deretan Pohon Kelapa di Pulau Rote

Pantai Nemberala, Persona Pantai dengan Deretan Pohon Kelapa di Pulau Rote

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 12:16 WIB

Pantai Tiang Bendera, Keindahan Sunset di Ujung Selatan Nusantara

Pantai Tiang Bendera, Keindahan Sunset di Ujung Selatan Nusantara

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 08:19 WIB

Camping Bukan Sekadar Liburan: 5 Manfaat Tersembunyi untuk Tumbuh Kembang Anak

Camping Bukan Sekadar Liburan: 5 Manfaat Tersembunyi untuk Tumbuh Kembang Anak

Health | Kamis, 08 Mei 2025 | 17:23 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Sepeda Lipat 16 Inch, Ringan dan Nyaman untuk Gowes Harian

5 Rekomendasi Sepeda Lipat 16 Inch, Ringan dan Nyaman untuk Gowes Harian

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:33 WIB

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul

5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari

5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 12:04 WIB

5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang

5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB

Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?

Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:36 WIB

Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya

Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:34 WIB

7 Sunscreen untuk Pria Terbaik Anti Whitecast, Wajah Natural Tanpa Belang

7 Sunscreen untuk Pria Terbaik Anti Whitecast, Wajah Natural Tanpa Belang

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:17 WIB

Kekhawatiran Gula Anak Meningkat, Roti Berbasis Kini Stevia Jadi Pilihan Masyarakat

Kekhawatiran Gula Anak Meningkat, Roti Berbasis Kini Stevia Jadi Pilihan Masyarakat

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:09 WIB

5 Pilihan Gel Moisturizer Wardah untuk Atasi Kusam hingga Breakout

5 Pilihan Gel Moisturizer Wardah untuk Atasi Kusam hingga Breakout

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 11:05 WIB