Pushkar Saran: Bahasa Inggris dan Teknologi Jadi Senjata Wajib untuk Tembus Dunia Kerja Global

Vania Rossa

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:09 WIB
Pushkar Saran: Bahasa Inggris dan Teknologi Jadi Senjata Wajib untuk Tembus Dunia Kerja Global
Pushkar Saran, Executive Director Educational Testing Service (ETS) untuk Institutional Programs di Asia Tenggara. (ist)

Suara.com - Di era di mana inovasi digital berkembang pesat, kemampuan bahasa Inggris bukan cuma nilai tambah —tapi sudah jadi kebutuhan dasar. Apalagi kalau Anda bercita-cita kerja di bidang teknologi, startup, atau ingin membuat inovasi sendiri.

Hal ini ditegaskan oleh Pushkar Saran, Executive Director ETS untuk Institutional Programs di Asia Tenggara, dalam wawancara dengan Suara.com beberapa Waktu lalu.

Ia menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris dan teknologi adalah kombinasi penting untuk menghadapi dunia kerja masa kini—terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

“Menguasai bahasa Inggris membuka akses terhadap pemahaman dan pemanfaatan teknologi baru seperti AI. Sebagian besar riset, bahasa pemrograman, dokumentasi teknis, dan materi pelatihan tersedia pertama kali dalam bahasa Inggris,” kata Pushkar Saran.

Pushkar menambahkan bahwa menurut ETS Human Progress Report 2025, sebanyak 97% masyarakat Indonesia menyadari pentingnya pembelajaran untuk sukses.

Artinya, generasi muda Indonesia sebenarnya punya semangat belajar tinggi. Tantangannya sekarang adalah memberi akses ke sumber yang benar dan relevan — dan di sinilah peran bahasa Inggris jadi krusial.

Kesenjangan Bahasa Masih Jadi Masalah

Sayangnya, masih banyak talenta Indonesia yang terhambat karena kesenjangan bahasa. Banyak materi teknologi canggih — termasuk AI, API, hingga forum diskusi global — yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris.

“Ya, kesenjangan bahasa masih menjadi hambatan yang memperlambat peningkatan keterampilan dan inovasi. Tanpa kemampuan bahasa Inggris yang memadai, para profesional hanya bisa mengakses informasi versi kedua atau menunggu terjemahan,” katanya lagi.

baca juga

Pushkar mengusulkan pendekatan ganda untuk menjembatani kesenjangan ini: penguatan pendidikan bahasa Inggris, serta menghadirkan alat pelatihan yang relevan dengan dunia kerja, seperti TOEIC Link, sebuah alat uji kemampuan yang dirancang agar bisa diakses oleh siapa saja, termasuk dari latar belakang non-akademik.

Kolaborasi Global Butuh Skill Global

Untuk siapa pun yang ingin ikut dalam proyek AI internasional, atau berkontribusi dalam startup teknologi lintas negara, maka bahasa Inggris wajib masuk dalam skill utama.

“Kemampuan berbahasa Inggris memungkinkan pekerja Indonesia untuk berkontribusi secara aktif dalam tim internasional, berdiskusi dengan percaya diri, menyampaikan ide, dan memimpin proyek lintas negara,” kata Pushkar Saran.

Fakta menariknya, sebanyak 94% tenaga kerja Indonesia menganggap upskilling dan reskilling sebagai kunci karier.

Artinya, kita siap berkembang — tapi harus dengan bekal yang tepat. Salah satunya, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Bareskrim Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi: Ada Iktikad Mohon Maaf

Alasan Bareskrim Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi: Ada Iktikad Mohon Maaf

News | Senin, 12 Mei 2025 | 12:36 WIB

Menghubungkan Generasi Muda dan Tua dalam Kesenjangan Akses Teknologi

Menghubungkan Generasi Muda dan Tua dalam Kesenjangan Akses Teknologi

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 13:35 WIB

Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi, ITB Siap Bina

Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi, ITB Siap Bina

News | Senin, 12 Mei 2025 | 10:15 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×