Zona Nyaman Bukan Musuh: Justru Tempat Terbaik untuk Tumbuh

Vania Rossa

Kamis, 29 Mei 2025 | 09:35 WIB
Zona Nyaman Bukan Musuh: Justru Tempat Terbaik untuk Tumbuh
Diskusi bertema "In My Comfort Zone, Why Not? Embrace Your Comfort, Empower Your Life". (dok. Salonpas)

Suara.com - "Keluar dari zona nyamanmu!” Kalimat ini sering kali kita dengar dalam seminar motivasi, unggahan media sosial, atau obrolan inspiratif. Seolah-olah zona nyaman adalah musuh utama perkembangan diri.

Lalu, apakah benar zona nyaman selalu buruk?

Faktanya, zona nyaman bukanlah tempat stagnan seperti yang selama ini dikesankan.

Justru, bagi banyak orang, zona nyaman adalah tempat aman untuk mengenal diri sendiri, menjelajahi hobi, dan melakukan hal-hal yang benar-benar disukai—tanpa tekanan atau ekspektasi dari luar.

Zona Aman ≠ Zona Nyaman

Pertama-tama, mari kita luruskan dulu bahwa zona aman dan zona nyaman itu berbeda.

Menurut psikolog klinis Tara de Thouars, zona nyaman adalah kondisi ketika seseorang merasa nyaman hingga termotivasi untuk mengembangkan diri sendiri. Sementara itu, zona aman adalah kondisi ketika seseorang tidak mau mencoba hal baru karena takut gagal.

Ia memberi contoh, “Kalau kita punya keinginan tapi kita memutuskan, ‘Ah, enggak ah, aku takut gagal’, berarti itu zona aman,” ujarnya saat ditemui di rangkaian acara Patchtastic Day 2025 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jika zona aman adalah kondisi di mana seseorang cenderung pasif dan enggan mengambil risiko apa pun, maka zona nyaman adalah ruang psikologis yang mendukung, di mana kita merasa cukup tenang untuk berekspresi, belajar, dan berkembang sesuai ritme sendiri.

baca juga

Jadi, alih-alih menghambat, zona nyaman justru bisa jadi fondasi kuat sebelum melangkah ke tantangan berikutnya.

Dalam rangka ingin mendukung masyarakat Indonesia untuk menciptakan zona nyaman mereka sendiri, bebas dari rasa nyeri dan keterbatasan, serta agar bisa mengejar passion dan menikmati hidup sepenuhnya, Salonpas Pain Relief Patch sebagai produk patch kesehatan menggelar Patchtastic Day 2025.

Mendefinisikan Kembali Kenyamanan

Dalam diskusi bertema "In My Comfort Zone, Why Not? Embrace Your Comfort, Empower Your Life", Ira Guci, Product Manager Salonpas Pain Relief Patch, menjelaskan, “Zona nyaman seringkali disalah artikan sebagai batasan dalam mencapai potensi diri. Padahal, kami percaya kenyamanan adalah fondasi penting untuk mencapai kesejahteraan fisik dan mental dan tetap dapat menjadi tempat untuk mengembangkan diri selama digunakan dengan cara yang tepat."

Dalam diskusi ini, Tara de Thouars juga menolak gagasan bahwa kenyamanan sama dengan kepuasan diri.

"Itu adalah sebuah mitos yang perlu kita luruskan. Kenyamanan bukanlah musuh pertumbuhan, justru bisa menjadi fondasinya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikan Kenyamanan Masyarakat Beribadah Dengan Karpet Bersih, Merupakan bentuk kepedulian Pegadaian

Berikan Kenyamanan Masyarakat Beribadah Dengan Karpet Bersih, Merupakan bentuk kepedulian Pegadaian

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 22:26 WIB

Mothercare Enchanted Raya Collection: Koleksi Baju Lebaran Anak yang Elegan dan Nyaman

Mothercare Enchanted Raya Collection: Koleksi Baju Lebaran Anak yang Elegan dan Nyaman

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:06 WIB

Stuck di Zona Nyaman? Masalah Karier yang Sering Dialami Anak Muda

Stuck di Zona Nyaman? Masalah Karier yang Sering Dialami Anak Muda

Your Say | Kamis, 09 Januari 2025 | 20:35 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×