Harga Bahan Baku Naik Terus? Ini Trik Cerdas UMKM Tetap Cuan Meski Inflasi

M. Reza Sulaiman

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB
Harga Bahan Baku Naik Terus? Ini Trik Cerdas UMKM Tetap Cuan Meski Inflasi
Ilustrasi Uang dan Inflasi. (pixabay)
baca 10 detik
  • Inflasi Indonesia mencapai 2,42 persen per April 2026, memicu tuntutan bagi masyarakat untuk mengelola pengeluaran secara cermat.
  • Perencana keuangan menekankan pentingnya kepastian harga bagi konsumen rumah tangga dan pelaku UMKM dalam perencanaan anggaran.

Suara.com - Di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak dinamis, masyarakat Indonesia kini dituntut untuk makin cermat dalam mengelola pengeluaran. Baik untuk menjaga kestabilan dapur rumah tangga maupun memastikan kelangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), konsumen saat ini menjadi jauh lebih selektif. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus diperhitungkan dengan saksama agar memberikan nilai terbaik.

Kewaspadaan konsumen ini sangat beralasan, mengingat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi tahunan Indonesia menyentuh angka 2,42 persen pada April 2026. Kondisi ini diiringi dengan kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan masyarakat dan biaya operasional di berbagai sektor usaha.

Menanggapi fenomena tersebut, perencana keuangan Prita Ghozie menjelaskan bahwa saat ini masyarakat sangat mendambakan kepastian pengeluaran. "Di tengah tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat, kepastian harga bukan sekadar keuntungan belanja, melainkan juga bagian dari perencanaan keuangan yang sehat," ungkapnya.

Menurut Prita, ketika harga suatu produk dapat diprediksi, konsumen maupun pelaku usaha kecil dapat mengalokasikan anggaran mereka secara lebih terencana. Hal ini mencegah mereka bersikap reaktif terhadap fluktuasi harga di pasaran. Khusus bagi pelaku UMKM pemula, kestabilan harga juga memungkinkan mereka untuk mengalihkan fokus dan energi demi menjaga keberlanjutan bisnis.

Kisah Nyata: Dari Pengusaha Es Krim hingga Pekerja Magang

Tantangan mengelola anggaran di tengah ketidakpastian harga dirasakan nyata oleh Annisa Amelia (25), seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Selama tiga tahun terakhir, ia bersama suaminya menjalankan usaha "Ice Cream BJM" yang kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Usaha es krim yang menyasar anak-anak sekolah hingga pengunjung pasar malam ini mampu menghasilkan omzet harian hingga Rp250 ribu dan turut dibantu oleh satu orang karyawan.

Dalam menjalankan usahanya, Annisa selalu berupaya menjaga kualitas dan memperbarui tampilan produk, salah satunya dengan mengganti spanduk agar lebih rapi dan membeli boks (box) penyimpanan yang lebih representatif. Sayangnya, kenaikan harga barang seperti plastik dan bahan baku menjadi tantangan tersendiri. Ia tidak bisa sembarangan menaikkan harga jual karena sadar betul bahwa uang jajan anak-anak sekolah yang menjadi target pasarnya sangat terbatas.

Solusi efisiensi akhirnya Annisa temukan saat berbelanja di MR.D.I.Y. Indonesia. Di toko tersebut, hanya dengan uang Rp100 ribu, ia sudah bisa memborong berbagai kebutuhan usaha seperti aluminium foil, sendok es krim (ice cream scoop), lakban, hingga kebutuhan rumah tangganya dalam satu atap. Annisa pun merasa lebih tenang karena toko tersebut menerapkan harga yang konsisten dan terjangkau, tanpa ada perbedaan harga di wilayah Kalimantan Selatan.

Pengalaman serupa mengenai pentingnya kepastian harga juga dirasakan oleh Anastasya Raudothul Jannah, atau yang akrab disapa Tasya (19), asal Rajeg, Tangerang. Berada di masa transisi mencari pekerjaan setelah menyelesaikan program magang, Tasya dituntut untuk berhitung ketat soal pengeluarannya sehari-hari.

Saat berkunjung pertama kali ke toko MR.D.I.Y. di area Rajawali bersama rekan magangnya, ia sempat merasa khawatir uang Rp100 ribu yang dibawanya tidak cukup untuk membeli kebutuhan pribadi seperti gantungan baju, aksesori rambut, hingga alat tulis. Namun, di luar ekspektasinya, harga barang yang konsisten dan terjangkau membuatnya bisa membeli semua kebutuhan tersebut dengan rasa tenang hingga tiba di kasir.

baca juga

Komitmen "Harga Tetap Sama" sebagai Jawaban

Merespons tingginya kebutuhan masyarakat akan kepastian harga, MR.D.I.Y. Indonesia mengusung komitmen "Harga Tetap Sama". Inisiatif ini dirancang sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga sehingga masyarakat bisa memperoleh nilai terbaik untuk keseharian mereka.

"Melalui komitmen ‘Harga Tetap Sama’, kami ingin menegaskan bahwa keterjangkauan harga tetap menjadi prioritas utama MR.D.I.Y. Indonesia," ujar Hendra Kurniawan, selaku Direktur/VP Retail Management MR.D.I.Y. Indonesia. Ia berharap komitmen ini dapat membuat pelanggan tetap tenang dalam menjalani keseharian serta mengembangkan usaha mereka dengan kualitas terbaik.

Perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MDIY ini terus mendekatkan diri kepada masyarakat dengan jaringan lebih dari 1.300 toko di seluruh Nusantara. Di dalam satu atap, mereka menawarkan lebih dari 18.000 jenis produk yang terbagi ke dalam 10 kategori utama.

Pada akhirnya, di tengah dinamika ekonomi saat ini, konsumen yang cerdas tentu membutuhkan mitra belanja yang dapat diandalkan. Prita Ghozie menyimpulkan bahwa mitra belanja tidak hanya harus bersaing dari sisi harga, tetapi juga harus memberikan kepastian. Komitmen inilah yang menjadi fondasi agar masyarakat tetap bisa melangkah dengan penuh percaya diri dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun usahanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:43 WIB

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×