Tren Self-Care Masa Kini: Hadirkan Ketenangan Lewat Tanaman di Rumah dan Kantor

Vania Rossa

Kamis, 29 Mei 2025 | 20:02 WIB
Tren Self-Care Masa Kini: Hadirkan Ketenangan Lewat Tanaman di Rumah dan Kantor
Tanaman hias peace lily. (Freepik)

Suara.com - Tren self-care masa kini tak lagi sebatas skincare atau meditasi. Kini, merawat tanaman hias di rumah maupun di meja kantor mulai jadi ritual baru untuk menenangkan diri dari padatnya rutinitas. 

Tak heran kalau banyak orang kini menyebut kegiatan menyiram dan memindahkan pot sebagai bentuk “me time” yang menyegarkan pikiran. 

Tanaman pun naik kelas—dari sekadar dekorasi, jadi bagian penting dari gaya hidup mindful dan sehat.

Tak hanya mempercantik ruang, tanaman juga membawa banyak manfaat. 

Mulai dari membantu menyaring udara, menjaga kelembapan, mengurangi stres, bahkan meningkatkan fokus dan produktivitas. 

Dari sansevieria yang kokoh, pothos yang menjuntai indah, hingga peace lily yang menenangkan, berbagai jenis tanaman hias kini bisa dengan mudah ditemukan di sudut rumah maupun meja kerja.

Menariknya, tren ini juga mendorong tumbuhnya komunitas dan pelaku usaha baru. 

Semakin banyak orang membeli dan menjual tanaman secara daring, memanfaatkan platform online untuk mendapatkan koleksi dari berbagai daerah—termasuk varietas langka dari dataran tinggi atau tanaman tropis khas Indonesia.

Namun, perjalanan tanaman dari tempat asal ke tangan pembeli bukan tanpa tantangan. 

baca juga

Berbeda dengan produk biasa, tanaman adalah makhluk hidup yang sensitif terhadap suhu, cahaya, dan guncangan. Penanganan yang kurang tepat selama pengiriman bisa berdampak pada kesegarannya, bahkan pada kemampuan tumbuhnya di kemudian hari.

Dari sinilah muncul kebutuhan akan pengiriman yang benar-benar memahami karakter tanaman. 

Layanan logistik yang bukan hanya cepat, tapi juga memperhatikan keselamatan dan kenyamanan isi kiriman. 

Produk layanan kiriman Distribusi Aman untuk Tanaman (DAT) dari TIKI merupakan sebuah solusi yang ditawarkan untuk memastikan bahwa tanaman tetap sehat dan segar saat sampai di rumah barunya, dengan waktu kiriman maksimal 3 hari kerja.

“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang menjadikan tanaman sebagai bagian penting dalam hidup mereka. Karena itu, kami ingin mendukung gerakan ini dengan menghadirkan solusi pengiriman yang benar-benar aman dan ramah bagi tanaman," ungkap Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI. 

Ditambahkan Yulina, DAT hadir sebagai bentuk komitmen TIKI untuk melayani kebutuhan yang terus berkembang, dan menjadi satu-satunya layanan ekspres dengan perlakuan khusus bagi tanaman dan buah-buahan.

Pilihan Tanaman dengan Perawatan Minimalis dan Tampilan Menawan

Bagi Anda yang baru memulai perjalanan bercocok tanam, memilih tanaman yang tepat bisa membuat pengalaman merawat jadi lebih menyenangkan. 

Berikut beberapa rekomendasi tanaman hias yang cocok bagi Anda yang ingin bercocok tanam dengan perawatan mininalis:

  • Sansevieria (Lidah Mertua): Tahan banting, bisa hidup di cahaya rendah, dan tidak perlu sering disiram. Cocok untuk ruangan ber-AC dan kantor.
  • ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia): Dikenal kuat dan tahan kekeringan, ZZ Plant tetap hijau walau jarang disiram.
  • Pothos (Sirih Gading): Mudah tumbuh merambat, tahan di berbagai kondisi cahaya, dan mempercantik ruangan dengan daunnya yang menjuntai.
  • Peace Lily: Selain memperindah ruangan, peace lily juga membantu menyaring udara dan hanya perlu disiram saat tanahnya mulai kering.
  • Kaktus dan Sukulen: Praktis, tidak perlu disiram setiap hari, dan bentuknya unik. Cocok untuk dekorasi minimalis.

Dengan adanya layanan seperti DAT dari TIKI, pengiriman tanaman dari pembibitan hingga sampai ke ruang tamu menjadi lebih lancar.

Layanan ini tidak hanya mempercepat proses pengiriman, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi pengirim dan penerima—karena yang dikirim bukan sekadar paket biasa, melainkan makhluk hidup yang perlu dirawat sejak awal perjalanan.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan kelestarian lingkungan, merawat tanaman menjadi langkah kecil yang dapat membawa dampak besar. Dan kini, memulai langkah tersebut pun menjadi semakin mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Tanaman Hias untuk Dekorasi Rumah, Tak Cuma Mempercantik tapi Juga Datangkan Hoki

11 Tanaman Hias untuk Dekorasi Rumah, Tak Cuma Mempercantik tapi Juga Datangkan Hoki

Lifestyle | Rabu, 28 Mei 2025 | 14:26 WIB

10 Tanaman untuk Mengusir Ular di Rumah, Bisa Jadi Hiasan Sekaligus Pelindung

10 Tanaman untuk Mengusir Ular di Rumah, Bisa Jadi Hiasan Sekaligus Pelindung

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 18:27 WIB

Mengubah Ritual Membersihkan Alat Makeup Jadi Momen Self-Care yang Menyenangkan

Mengubah Ritual Membersihkan Alat Makeup Jadi Momen Self-Care yang Menyenangkan

Lifestyle | Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:27 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×