9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

M. Reza Sulaiman

Kamis, 05 Juni 2025 | 15:23 WIB
9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik
ilustrasi sampah plastik di pantai. (Pexels/LucienWanda)

Suara.com - Polusi plastik kini menjadi salah satu ancaman paling serius terhadap ekosistem laut global. World Wide Fund for Nature (WWF) memperingatkan bahwa tanpa intervensi global yang cepat dan terkoordinasi, jumlah plastik di laut bisa melebihi jumlah ikan pada tahun 2050.

"Polusi plastik adalah contoh paling nyata dari kerusakan yang kita timbulkan terhadap planet ini. Dari pantai lokal hingga wilayah Arktik yang terpencil, plastik mencekik lautan dan membunuh satwa liar," tulis WWF dalam pernyataan resminya, Kamis (5/6/2025).

Data menunjukkan bahwa satu dari dua penyu laut telah memakan plastik, dan sekitar 90 persen burung laut memiliki plastik di dalam perutnya.

Lebih lanjut, diperkirakan 14 juta ton plastik dibuang ke laut setiap tahunnya. Limbah tersebut tidak hanya mencemari laut, tetapi juga terurai menjadi mikroplastik yang masuk ke rantai makanan manusia melalui ikan, air minum, bahkan udara yang dihirup.

WWF menegaskan bahwa seluruh negara terlibat dalam krisis ini—baik sebagai produsen maupun konsumen plastik—dan setiap negara juga harus berperan dalam penyelesaiannya.

Oleh karena itu, WWF menyerukan agar negara-negara mendukung terbentuknya perjanjian global yang mengikat secara hukum di bawah naungan PBB untuk menghentikan kebocoran plastik ke laut.

“Dengan bersatu dalam menghadapi polusi plastik, kita bisa membuktikan bahwa aksi kolektif yang kuat untuk memulihkan alam adalah hal yang mungkin dilakukan,” kata WWF.

Aktivis lingkungan dari komunitas Aksi Muda Jaga Iklim saat pawai yang bertajuk Plastik Gak Asik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (27/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivis lingkungan dari komunitas Aksi Muda Jaga Iklim saat pawai yang bertajuk Plastik Gak Asik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (27/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

WWF juga memberikan sejumlah rekomendasi praktis untuk masyarakat agar bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik sehari-hari:

1. Gunakan cangkir kopi isi ulang

baca juga

Di Inggris, pada 2019, diperkirakan 4,2 miliar gelas kopi sekali pakai dan 2,9 miliar tutup gelas terjual—namun hanya 7 persen yang didaur ulang. Membawa cangkir sendiri bisa mengurangi limbah signifikan dan sebagian kedai kopi bahkan menawarkan diskon.

2. Bawa botol minum sendiri

Produksi plastik global mencapai 78 juta ton per tahun, namun hanya 2 persen berbahan daur ulang. Botol plastik adalah salah satu sampah paling umum dalam pembersihan pantai dan kerap ditemukan dalam perut burung laut.

3. Hindari sendok garpu dan sedotan plastik

Inggris diperkirakan menggunakan 4,25 miliar peralatan makan sekali pakai tiap tahun. Dengan membawa peralatan makan sendiri, kita dapat mengurangi potensi sampah yang masuk ke laut.

4. Gunakan wadah makanan sendiri saat membeli makanan luar

Membawa kotak makan ke kafe atau warung makan dapat mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.

5. Ganti cling wrap dengan alternatif ramah lingkungan

Cling film sulit didaur ulang. Alternatif seperti aluminium foil (yang bisa didaur ulang), beeswax wrap, atau wadah makan tahan lama dapat menjadi pilihan lebih ramah lingkungan.

6. Waspadai plastik dalam kantong teh

Beberapa kantong teh mengandung plastik tersembunyi yang tidak bisa terurai secara alami. Alternatifnya adalah menggunakan teh daun lepas dan saringan teh.

7. Berhenti mengunyah permen karet berbahan plastik

Permen karet konvensional terbuat dari polimer plastik dan mencemari jalanan serta lingkungan laut. Cari merek yang menyediakan permen karet tanpa plastik.

8. Hindari glitter

Glitter terbuat dari plastik mikro dan sangat sulit terurai. Bahkan "glitter biodegradable" seringkali hanya nama, tanpa jaminan waktu hancurnya di alam.

9. Gunakan ulang plastik yang sudah ada

Bila menghindari plastik sepenuhnya belum memungkinkan, pastikan plastik yang digunakan bisa dimanfaatkan kembali: isi ulang, jadikan wadah, atau pakai sebagai tempat penyimpanan di rumah.

Akar Masalah: Sistem Produksi dan Konsumsi

Polusi plastik tidak hanya soal limbah akhir, tetapi juga bagaimana plastik diproduksi dan dikonsumsi. WWF menekankan pentingnya pendekatan berbasis ekonomi sirkular—yakni mendesain ulang produk agar lebih tahan lama, dapat dipakai ulang, dan mudah didaur ulang.

Meskipun banyak negara telah menerapkan kebijakan pelarangan plastik sekali pakai, keberhasilan upaya ini bergantung pada keterlibatan masyarakat dan dunia usaha secara luas.

Polusi plastik adalah masalah bersama. Mengubah pola konsumsi pribadi, mendukung kebijakan publik yang progresif, dan mendesak pertanggungjawaban produsen adalah langkah yang saling melengkapi menuju solusi jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Lingkungan Hidup 2025: Dunia Bersatu Cari Solusi Atasi Polusi Plastik

Hari Lingkungan Hidup 2025: Dunia Bersatu Cari Solusi Atasi Polusi Plastik

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 13:46 WIB

Bawa Tumbler Kebiasaan Kecil, Tapi Beri Dampak Besar bagi Lingkungan

Bawa Tumbler Kebiasaan Kecil, Tapi Beri Dampak Besar bagi Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2025 | 16:01 WIB

Warga Sukoharjo ini Ciptakan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, Namanya Pitara

Warga Sukoharjo ini Ciptakan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, Namanya Pitara

Foto | Selasa, 03 Juni 2025 | 09:11 WIB

Terkini

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×