Tong Donasi, Solusi Nyata Tekan Limbah Musiman Demi Keberlanjutan

M. Reza Sulaiman

Kamis, 05 Juni 2025 | 17:22 WIB
Tong Donasi, Solusi Nyata Tekan Limbah Musiman Demi Keberlanjutan
Ilustrasi donasi barang bekas laik pakai. (Photo by RDNE Stock project/Pexels)

Suara.com - Menjelang liburan musim panas, ribuan mahasiswa di Kota Bath, Inggris, bersiap meninggalkan kos-kosan mereka untuk kembali ke kampung halaman atau berlibur.

Namun, di tengah kesibukan berkemas, muncul satu pertanyaan penting: ke mana perginya barang-barang yang tidak lagi dibawa pulang?

Alih-alih berakhir di tempat sampah, barang-barang tersebut kini dapat disalurkan ke tempat yang lebih bermanfaat. Sebanyak 15 tong donasi berwarna merah terang dipasang secara sementara di sekitar kawasan perumahan mahasiswa.

Inisiatif ini merupakan bagian dari skema “Pack for Good” yang telah dijalankan selama satu dekade oleh Pemerintah Kota Bath dan North East Somerset, bekerja sama dengan komunitas mahasiswa dan lembaga amal seperti British Heart Foundation.

Program ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari strategi pengelolaan sampah berkelanjutan. Tahun lalu, skema ini berhasil mencegah 32,7 ton barang terbuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan mengumpulkan lebih dari £60.000 (sekitar Rp1,3 miliar) untuk amal. Para relawan mendatangi ribuan rumah untuk memberi saran daur ulang dan memfasilitasi proses donasi.

“Ketika mahasiswa berkemas, mereka memiliki banyak barang yang tidak bisa mereka bawa dan ingin mereka sumbangkan. Tong-tong ini menyediakan cara mudah untuk melakukannya,” kata Ghika Savva, manajer Student Community Partnership (SCP), melansir BBC, Kamis (5/6/2025).

Barang-barang yang didonasikan meliputi pakaian, sepatu, peralatan makan, buku, hingga DVD dan CD. Menurut Savva, selama barang masih layak dan bisa dijual di toko amal, maka barang tersebut cocok untuk didonasikan.

Benji Orford Thompson, petugas komunitas dari serikat mahasiswa Universitas Bath, menyebut skema ini sebagai cara yang sangat baik untuk berkontribusi bagi lingkungan, baik secara sosial maupun lingkungan.

“Ada banyak barang yang tidak tahu harus diapakan. Ini solusi yang jelas: disumbangkan, bukan dibuang,” ujarnya.

baca juga

Donasi sebagai Instrumen Ekonomi Sirkular

Donasi barang bekas memainkan peran krusial dalam membangun ekonomi sirkular, di mana produk dan material dipertahankan dalam siklus penggunaan selama mungkin. Praktik ini memperpanjang usia pakai barang, mengurangi permintaan terhadap produk baru, dan pada saat yang sama menekan jumlah sampah yang berakhir di TPA.

Barang-barang seperti pakaian dan elektronik, jika disumbangkan dan digunakan kembali, akan mengurangi kebutuhan produksi barang baru—proses yang memerlukan energi dan sumber daya besar. Dengan demikian, donasi turut menghemat air, energi, serta menurunkan emisi gas rumah kaca.

Lebih dari itu, donasi juga berkontribusi pada pengurangan emisi metana, salah satu gas rumah kaca paling berbahaya yang dihasilkan dari pembusukan sampah organik di TPA. Setiap kilogram barang yang dialihkan dari TPA adalah langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim.

Manfaat Sosial dan Ekonomi

Selain manfaat lingkungan, skema seperti “Pack for Good” membawa dampak sosial dan ekonomi yang tidak kalah penting. Barang-barang donasi umumnya dijual kembali melalui toko amal. Hasil penjualannya digunakan untuk mendanai layanan kesehatan, pendidikan, dan program sosial lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menembus Batas Budaya, Strategi Psikologis Mahasiswa Rantau

Menembus Batas Budaya, Strategi Psikologis Mahasiswa Rantau

Your Say | Kamis, 05 Juni 2025 | 16:04 WIB

Pemprov DKI Salurkan KJMU ke 2.194 Mahasiswa Penerima Baru

Pemprov DKI Salurkan KJMU ke 2.194 Mahasiswa Penerima Baru

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 13:44 WIB

Dari Medis ke Jeruji Besi, Kisah Mahasiswa UI Cho Yong Gi dalam Demonstrasi May Day

Dari Medis ke Jeruji Besi, Kisah Mahasiswa UI Cho Yong Gi dalam Demonstrasi May Day

Entertainment | Kamis, 05 Juni 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

×