The Gading Archive: Merayakan 50 Tahun Warisan Rasa di Kota Sejuta Makanan

Dinda Rachmawati

Sabtu, 07 Juni 2025 | 09:44 WIB
The Gading Archive: Merayakan 50 Tahun Warisan Rasa di Kota Sejuta Makanan
The Gading Archive: Merayakan 50 Tahun Warisan Rasa di Kota Sejuta Makanan (Dok. Summarecon)

Suara.com - Kelapa Gading bukan sekadar kawasan hunian dan komersial elite di Jakarta Utara. Di balik deretan ruko, mal modern, dan jalan-jalan besar yang tersusun rapi, tersembunyi jejak rasa yang membentuk identitas kawasan ini selama hampir lima dekade. 

Dari kaki lima sederhana hingga restoran legendaris, semuanya berpadu menciptakan sebuah ekosistem kuliner yang hidup dan dinamis. Puncak dari perjalanan panjang ini dirayakan dalam sebuah ekshibisi bertajuk The Gading Archive (TGA).

Ini merupakan sebuah persembahan istimewa dari PT Summarecon Agung Tbk untuk merayakan ulang tahun ke-50 perusahaan dan mengenang perjalanan inspiratif mereka dalam membentuk “Kota Sejuta Makanan.”

"Kami ingin menghadirkan kembali kisah-kisah para pelaku kuliner legendaris, karena mereka bukan hanya menjual makanan, tetapi juga ikut membentuk denyut kehidupan kawasan ini sejak awal mula," ujar Bapak Soegianto Nagaria, Director Summarecon.

Sejak pengembangan awal Summarecon Kelapa Gading pada tahun 1975, kawasan ini telah melalui banyak transformasi. Salah satu momen penting terjadi pada 1983, ketika Soetjipto, pendiri Summarecon, mengajak pedagang kaki lima dari kawasan Pecenongan untuk membuka usaha di sepanjang Jalan Bulevar. 

The Gading Archive: Merayakan 50 Tahun Warisan Rasa di Kota Sejuta Makanan (Dok. Summarecon)
The Gading Archive: Merayakan 50 Tahun Warisan Rasa di Kota Sejuta Makanan (Dok. Summarecon)

Langkah ini menjadi cikal bakal dari konsep Pujaserba (Pusat Jajan Serba Ada), yang kemudian berevolusi menjadi Food Park (1989), dan akhirnya menjadi Gading Food City di tahun 2000. Inisiatif ini bukan hanya menata ulang kawasan, tetapi juga memperkenalkan pendekatan baru dalam mengelola dan merayakan potensi kuliner lokal.

The Gading Archive adalah puncak dari dedikasi itu, bukan hanya sebagai perayaan rasa, tetapi juga upaya pelestarian budaya kuliner. "TGA adalah sebuah pengingat bahwa setiap hidangan punya cerita, dan cerita itu layak untuk diteruskan ke generasi selanjutnya," tambah Soegianto.

Diselenggarakan mulai 24 Mei hingga 29 Juni 2025 di GAFOY Pop-Up Space, Summarecon Mall Kelapa Gading, TGA menampilkan ekshibisi multimedia yang menggugah rasa dan memori.

Sebanyak 20 vendor kuliner legendaris dan ikonik dipilih secara kuratif, menghadirkan foto, video, dan kisah perjalanan mereka dari dapur hingga menjadi ikon rasa. 

baca juga

Mulai dari Bakmi Tan, Wiro Sableng, hingga Christy Pudding, semuanya berkisah tentang ketekunan, inovasi, dan loyalitas terhadap cita rasa asli. Tidak hanya menyentuh nostalgia, The Gading Archive juga memberi ruang bagi kuliner kekinian dan lintas generasi. 

Melalui kategori seperti “Only in Gading,” “Hidden Gem,” “Local’s Choice,” dan “Will Travel For,” TGA mengajak pengunjung untuk menemukan kembali warisan rasa yang unik dan terkadang tersembunyi di balik jalan-jalan Kelapa Gading. 

Di antara nama-nama yang menarik perhatian adalah Martabak Bong Ngian, Ippeke Komachi, hingga Sate Afrika H. Ismail Coulibaly, yang menjadi simbol keberagaman rasa di satu kawasan.

Sebagai bentuk interaksi, pengunjung diajak untuk mengikuti program Passport Food Tour, sebuah petualangan kuliner interaktif dengan hadiah menarik mulai dari merchandise eksklusif hingga kamera Fujifilm Instax. 

Ada pula berbagai aktivitas DIY seperti meracik kopi drip, membuat gantungan akrilik, dan eksplorasi rempah-rempah nusantara.

The Gading Archive bukan sekadar pameran, tetapi sebuah platform untuk mengabadikan peran pelaku industri makanan dan minuman, sekaligus membangun kesadaran baru akan pentingnya menjaga dan meneruskan warisan kuliner kepada generasi muda. 

“Setiap hidangan adalah saksi bisu dari perjuangan dan pertumbuhan kawasan ini. Kami harap TGA bisa jadi jembatan yang menyatukan masa lalu dan masa depan,” tutur Soegianto menutup perbincangan.

Di tengah era di mana tren makanan datang dan pergi begitu cepat, Kelapa Gading membuktikan bahwa identitas kuliner yang kuat mampu menjadi warisan yang abadi. 

Dan melalui The Gading Archive, Summarecon bukan hanya merayakan 50 tahun perjalanan mereka, tetapi juga mengajak kita semua untuk ikut menjaga dan mencicipi kembali jejak-jejak rasa yang telah membentuk sejarah kawasan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Gohyong sampai Bebek Sinjay, Kuliner Legendaris Ini Siap Sambangi Kotamu!

Dari Gohyong sampai Bebek Sinjay, Kuliner Legendaris Ini Siap Sambangi Kotamu!

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2025 | 22:10 WIB

Dari Dakgangjeong Sampai Ginseng: Ini 5 Kuliner Korea yang Cocok untuk Gaya Hidup Sehat!

Dari Dakgangjeong Sampai Ginseng: Ini 5 Kuliner Korea yang Cocok untuk Gaya Hidup Sehat!

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 16:50 WIB

Rumah Makan Ekrik, Ayam Panas Sederhana yang Menyihir Lidah Warga Jambi

Rumah Makan Ekrik, Ayam Panas Sederhana yang Menyihir Lidah Warga Jambi

Your Say | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×