Studi: Alat dan Kemasan Bisa Cemari Makanan dengan Mikroplastik, Apa yang Perlu Kita Ketahui?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 25 Juni 2025 | 14:26 WIB
Studi: Alat dan Kemasan Bisa Cemari Makanan dengan Mikroplastik, Apa yang Perlu Kita Ketahui?
ilustrasi kemasan makanan berbahan plastik (freepik.com)

Suara.com - Peralatan dapur dan kemasan plastik yang umum digunakan sehari-hari berpotensi mencemari makanan dengan partikel mikroplastik dan nanoplastik. Temuan ini dipaparkan dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal npj Science of Food.

Studi yang dipimpin oleh organisasi riset independen Food Packaging Forum ini menganalisis 103 penelitian sebelumnya yang mempelajari keberadaan partikel plastik berukuran kurang dari 10 milimeter dalam makanan atau simulasi makanan yang bersentuhan langsung dengan benda berbahan plastik, seperti botol, wadah makanan, atau talenan.

“Ini adalah peta bukti sistematis pertama yang menunjukkan bagaimana benda-benda plastik yang digunakan sebagaimana mestinya, bukan karena salah pakai, dapat menjadi sumber kontaminasi makanan dengan mikroplastik,” kata Dr. Lisa Zimmermann, penulis utama studi dan peneliti di Food Packaging Forum seperti dikutip dari Phys. 

Peta bukti tersebut kini tersedia secara publik melalui dasbor interaktif FCMiNo. Alat ini memungkinkan pengguna untuk menelusuri jenis benda plastik, bahan pembuatnya, serta apakah ditemukan kontaminasi mikroplastik dan dalam bentuk apa.

Ilustrasi mikroplastik. (Dok. Pexels)
Ilustrasi mikroplastik. (Dok. Pexels)

Peneliti menemukan bahwa banyak potensi migrasi partikel plastik terjadi dalam kondisi penggunaan normal, misalnya saat membuka tutup botol atau memotong bahan makanan di atas permukaan plastik. Meski ukurannya sangat kecil, partikel ini berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia lewat konsumsi makanan sehari-hari.

“Temuan ini mengisi celah pengetahuan penting tentang bagaimana mikroplastik bisa masuk ke dalam makanan, tetapi juga menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut masih sangat dibutuhkan,” ujar Dr. Jane Muncke, Direktur Pelaksana sekaligus Kepala Peneliti di Food Packaging Forum.

Muncke menekankan pentingnya pengembangan metode uji dan pelaporan yang konsisten agar hasil penelitian bisa dibandingkan dan digunakan untuk membentuk kebijakan publik. Ia juga mendorong diberlakukannya regulasi yang mewajibkan pengujian migrasi mikroplastik dari semua benda yang bersentuhan dengan makanan.

Para peneliti menyarankan agar konsumen mulai mempertimbangkan penggunaan alat dapur dan kemasan non-plastik seperti kaca atau logam untuk meminimalkan paparan terhadap partikel mikro dan nanoplastik, sambil menunggu kebijakan yang lebih ketat dari regulator.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepiring Bau Peapi, Ibu, dan Kenangan Hangat di Benak

Sepiring Bau Peapi, Ibu, dan Kenangan Hangat di Benak

Your Say | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:37 WIB

5 Makanan Bikin Wajah Glowing Menurut Dokter Kulit, Rahasia Cantik Alami dari Dalam

5 Makanan Bikin Wajah Glowing Menurut Dokter Kulit, Rahasia Cantik Alami dari Dalam

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:00 WIB

19 Ton Sampah Plastik Berhasil Dicegah Lewat Program Ekonomi Sirkular

19 Ton Sampah Plastik Berhasil Dicegah Lewat Program Ekonomi Sirkular

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bantu Warga Dapatkan Kerja, Pemprov DKI Tebus Ribuan Ijazah Tertahan Senilai Rp4,67 Miliar

Bantu Warga Dapatkan Kerja, Pemprov DKI Tebus Ribuan Ijazah Tertahan Senilai Rp4,67 Miliar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Harta Para Taipan RI Lenyap Rp1.035 T Gegara Bursa RI Terancam Setara Zimbabwe

Harta Para Taipan RI Lenyap Rp1.035 T Gegara Bursa RI Terancam Setara Zimbabwe

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia

Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:19 WIB

HP Android Jadul Punya Kesempatan Hidup Kedua Berkat iOS 26

HP Android Jadul Punya Kesempatan Hidup Kedua Berkat iOS 26

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bagaimana Cara Daftar Antrean Paspor Online 2026?

Bagaimana Cara Daftar Antrean Paspor Online 2026?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:12 WIB

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×