Pada intinya, menurut Primbon Jawa, kedutan mata kiri atas adalah sinyal positif yang patut disyukuri dan dinantikan dengan penuh harap.
Arti Kedutan Mata Kiri Atas Berdasarkan Medis
Sebelum Anda terlalu berharap akan bertemu jodoh atau dapat undian, ada baiknya kita juga melihat fenomena ini dari kacamata medis.
Dalam dunia kedokteran, kedutan mata disebut myokymia. Kondisi ini merupakan kontraksi otot atau kejang kecil yang tidak disengaja pada kelopak mata.
Myokymia umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Penyebabnya pun sangat relevan dengan gaya hidup. Beberapa pemicu utamanya seperti:
1. Kelelahan dan Kurang Tidur
Begadang mengerjakan tugas atau binge-watching serial favorit? Ini adalah penyebab paling umum. Otot di sekitar mata Anda lelah dan bereaksi dengan berkedut.
2. Stres
Tekanan pekerjaan, masalah pribadi, atau kecemasan bisa memicu pelepasan hormon stres yang memengaruhi otot-otot di seluruh tubuh, termasuk kelopak mata.
3. Konsumsi Kafein atau Alkohol Berlebih
Kopi, teh, minuman bersoda, dan alkohol dapat bertindak sebagai stimulan yang menyebabkan otot-otot kecil menjadi lebih reaktif.
4. Mata Kering atau Iritasi
Terlalu lama menatap layar laptop atau ponsel (Computer Vision Syndrome) bisa membuat mata menjadi kering dan teriritasi, yang akhirnya memicu kedutan.
5. Kekurangan Nutrisi:
Kurangnya asupan magnesium atau potasium dalam diet juga dapat berkontribusi pada kejang otot.
Lantas, mana yang harus dipercaya? Jawabannya ada pada diri Anda sendiri.
Tidak ada salahnya menganggap arti kedutan mata kiri atas sebagai pertanda baik dari alam semesta. Ini bisa menjadi sumber optimisme dan harapan positif dalam menjalani hari. Siapa tahu, energi positif yang Anda pancarkan justru benar-benar menarik hal-hal baik untuk datang.
Namun, di sisi lain, jangan abaikan sinyal yang diberikan tubuh Anda. Jika kedutan terjadi terus-menerus, mungkin ini saatnya bagi Anda untuk:
- Cukup Tidur. Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam.
- Kelola Stres. Anda bisa melakukan meditasi, yoga, atau hobi yang disukai.
- Batasi konsumsi kopi atau minuman berenergi.
- Istirahatkan Mata. Gunakan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, lihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
Jika kedutan tidak kunjung hilang selama berminggu-minggu, disertai dengan gejala lain seperti mata merah, bengkak, atau bahkan memengaruhi penglihatan, segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.