Skincare Reza Gladys Dinyatakan Ilegal, Kenali 7 Bahaya Pakai Produk Tak Terdaftar BPOM

Nur Khotimah

Minggu, 03 Agustus 2025 | 13:15 WIB
Skincare Reza Gladys Dinyatakan Ilegal, Kenali 7 Bahaya Pakai Produk Tak Terdaftar BPOM
Ilustrasi skincare tak terdaftar BPOM. (Google AI Studio)

Suara.com - Apa bahaya pakai produk tak terdaftar BPOM? Pertanyaan ini mungkin cukup menghantui Anda yang memakai produk dari kecantikan milik Shella Saukia. Sebab, Cream MC milik Shella Saukia terlah terbukti tidak lolos uji keamanan BPOM.

Cream ini mengandung tiga bahan berbahaya, yaitu hidrokuinon, asam retinoat, dan mometason furoat yang hanya boleh digunakan di bawah pengawasan medis dan tidak diperkenankan dalam kosmetik yang beredar bebas.

Sebelumnya, hal serupa sudah terjadi pada produk Glafidsya Glowing Booster Cell milik dr. Reza Gladys tidak terdaftar dan tidak memiliki izin edar.

BPOM menyatakan bahwa produk tersebut juga bukan kategori kosmetik melainkan obat atau prosedur medis karena diaplikasikan melalui microneedle atau injeksi, sehingga izin edarnya dibatalkan sejak Februari 2024.

Bahaya Pakai Produk Tak Terdaftar BPOM

Sebisa mungkin, jangan mudah termakan berita tentang krim pencerah wajah dan sejenisnya. Sebab, produk tersebut berpotensi menyebabkan bahaya berikut jika tidak terdaftar di BPOM.

1. Iritasi dan Luka Kulit

Produk yang belum melalui uji BPOM bisa mengandung bahan aktif berbahaya secara konsentrasi tinggi. Saat digunakan, Anda berisiko mengalami iritasi seperti kemerahan, gatal, atau bahkan luka terbuka di wajah. Tanpa kontrol formulasi yang tepat, produk dapat merusak lapisan pelindung kulit.

Dalam kasus Cream MC, kandungan hidrokuinon dan retinoat secara langsung dapat menyebabkan iritasi berat jika penggunaannya tidak diawasi. Reaksi berlebih seperti exfoliasi berlebihan atau dermatitis adalah kondisi yang paling umum terjadi.

2. Infeksi dan Peradangan

Produk yang tidak memiliki izin edar resmi tak dijamin kebersihan produksinya. Bila Anda menggunakan alat seperti microneedle tanpa prosedur steril, seperti pada Glafidsya, risiko infeksi bakteri atau jamur meningkat drastis.

BPOM memandang produk Glafidsya sebagai obat karena cara pakai injeksi, bukan kosmetik biasa. Tanpa SOP Klinis yang baku dan legal, Anda berpotensi mengalami peradangan serius di kulit wajah bahkan infeksi sistemik.

baca juga

3. Paparan Bahan Kimia Mematikan

Kandungan seperti hidrokuinon dan mometason furoat dalam produk ilegal berpotensi menyebabkan toksisitas jika digunakan jangka panjang. Anda bisa mengalami efek samping hormonik dan bahkan risiko kanker kulit.

BPOM melarang penggunaan bahan tersebut tanpa resep dokter. Cream MC yang mengandung compound ini langsung dicabut izin edarnya karena tidak memenuhi standar keamanan kosmetik.

Ilustrasi paket skincare untuk cowok. (Pexels/Alesia Kozik)
Ilustrasi paket skincare. (Pexels/Alesia Kozik)

4. Reaksi Alergi Tak Terduga

Tanpa klaim resmi maupun label komposisi lengkap, Anda tidak tahu apakah produk mengandung bahan alergeni seperti parfum atau pelarut tertentu. Akibatnya, Anda bisa mengalami alergi berat seperti bengkak, ruam, atau sulit bernapas.

Pengguna produk ILEGAL khususnya yang belum diuji klinis punya risiko tinggi terhadap reaksi tak terduga dan yang terparah bisa menimbulkan kondisi seperti syok anafilaksis.

5. Efek Jangka Panjang Tak Terkontrol

Selain efek instan, bahan aktif dalam skincare ilegal bisa berdampak pada fungsi hormon dan pengaturan pigmen kulit seiring waktu.

Penggunaan tanpa izin BPOM berarti tak ada jaminan keamanan untuk dampak jangka panjang seperti hiperpigmentasi rebound atau gangguan sistem kulit lainnya.

Produk Cream MC misalnya mungkin menimbulkan flek hitam rebound setelah dihentikan pemakaiannya akibat gangguan produksi melanin kulit.

6. Tidak Ada Penanganan Jika Terjadi Masalah

Jika kulit Anda bermasalah setelah memakai produk tanpa izin BPOM, Anda tidak bisa mengajukan klaim atau mendapatkan kompensasi. Produk ilegal tidak tunduk pada regulasi kualitas sehingga Anda tidak bisa mengadu ke otoritas.

Dalam kontroversi Glafidsya dan Cream MC, tidak ada saluran resmi untuk pengaduan konsumen. Konsumen kerap dibiarkan sendiri mengatasi efek samping tanpa adanya snapshot keamanan formal.

7. Resiko Hukum dan Sanksi

Anda sebagai konsumen juga berisiko ketika memakai produk ilegal. BPOM bisa menindak produsen dengan hukuman pidana hingga denda besar dan penyitaan barang.

Meskipun Anda tidak membeli dari produsen langsung, mengenakan produk ilegal tetap berpotensi mendukung peredaran barang ilegal.

dr. Reza Gladys bahkan menghadapi potensi hukuman karena memasarkan produk tanpa izin edar. Demikian pula sang influencer Shella Saukia, imbasnya bukan hanya reputasi tetapi kemungkinan sanksi hukum atas distribusi produk tak sah.

Penggunaan skincare tanpa izin BPOM bukan hanya soal estetika, tetapi mengancam kesehatan dan keselamatan Anda. Kasus terbaru dari Cream MC milik Shella Saukia dan Glafidsya Glowing Booster Cell milik Reza Gladys menjadi peringatan nyata.

Selalu pastikan Anda menggunakan produk yang resmi terdaftar BPOM, baca label lengkap, dan konsultasikan jika menemukan reaksi yang tidak biasa.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Produk Shella Saukia, Ini 7 Krim Penghilang Flek Hitam yang Sudah Aman BPOM

Geger Produk Shella Saukia, Ini 7 Krim Penghilang Flek Hitam yang Sudah Aman BPOM

Lifestyle | Minggu, 03 Agustus 2025 | 12:20 WIB

dr. Reza Gladys Itu Dokter Apa? Geger Produk Skincare-nya Tak Kantongi Izin BPOM

dr. Reza Gladys Itu Dokter Apa? Geger Produk Skincare-nya Tak Kantongi Izin BPOM

Lifestyle | Minggu, 03 Agustus 2025 | 09:13 WIB

Lupakan Krim Abal-Abal, Ini 5 Cara Hilangkan Flek Hitam Pakai Bahan Alami di Rumah

Lupakan Krim Abal-Abal, Ini 5 Cara Hilangkan Flek Hitam Pakai Bahan Alami di Rumah

Lifestyle | Minggu, 03 Agustus 2025 | 08:38 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×