6 Bahan Berbahaya dalam Kosmetik Temuan BPOM dan Efek Sampingnya, Jangan Salah Beli!

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:52 WIB
6 Bahan Berbahaya dalam Kosmetik Temuan BPOM dan Efek Sampingnya, Jangan Salah Beli!
Ilustrasi kosmetik berbahaya tidak terdaftar BPOM. (Google AI Studio)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis daftar 34 produk kosmetik yang ditarik dari peredaran karena terbukti mengandung bahan berbahaya dan dilarang.

Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan rutin BPOM terhadap peredaran kosmetik di Indonesia periode April-Juni 2025.

Semua temuan BPOM itu positif mengandung bahan berbahaya yang berpotensi memiliki dampak buruk terhadap kesehatan konsumen.

"BPOM telah menindak tegas temuan kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang ini. BPOM telah mencabut izin edar serta melakukan penghentian sementara kegiatan (PSK), yang meliputi penghentian kegiatan produksi, peredaran, dan importasi," tegas Kepala BPOM Taruna Ikrar.

Bahan berbahaya yang ditemukan dalam kosmetik itu, antara lain ada merkuri, asam retinoat, hidrokuinon, timbal, pewarna kuning metanil, dan steroid.

Lantas, apa saja efek samping yang ditimbulkan apabila memakai kosmetik dengan bahan berbahaya tersebut?

Biar kamu tidak menjadi korban, mari kenali kandungan berbahaya yang paling sering ditemukan BPOM dalam kosmetik ilegal beserta efek sampingnya yang mengerikan.

1. Merkuri

Bahan ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih putih dalam waktu singkat.

baca juga

Dikutip dari laman BPOM, merkuri dapat mengakibatkan perubahan warna kulit berupa bintik-bintik hitam (ochronosis), reaksi alergi, iritasi kulit, sakit kepala, diare, dan muntah-muntah.

Dalam jangka panjang, merkuri dapat terakumulasi dalam tubuh dan merusak organ vital seperti ginjal, otak, dan sistem saraf.

2. Asam Retinoat

Asam retinoat adalah turunan Vitamin A yang sebenarnya merupakan obat keras yang digunakan untuk mengatasi jerawat parah dan sebagai bahan anti-aging. Penggunaannya wajib di bawah pengawasan ketat dokter.

Apabila digunakan tidak sesuai dengan ketentuan, asam retinoat dapat menyebabkan kulit menjadi kering, timbul rasa terbakar, dan mengakibatkan perubahan bentuk atau fungsi organ janin bagi ibu hamil karena bersifat teratogenik.

3. Hidrokuinon

Sama seperti asam retinoat, hidrokuinon adalah obat keras yang digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi atau flek hitam berat. Lagi-lagi, penggunaannya harus dengan resep dan dalam pengawasan dokter.

Dosis yang berlebihan dan tanpa kontrol dapat berakibat fatal. Hidrokuinon dapat menyebabkan hiperpigmentasi, ochronosis, dan perubahan warna korea serta kuku. Selain itu, kulit juga bisa mengalami iritasi dan menjadi sangat rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

4. Timbal

Timbal adalah sejenis logam berat yang dilarang keras penggunaannya dalam kosmetik. Biasanya, timbal dipakai ntuk menghasilkan warna yang lebih pekat dan tahan lama dengan biaya produksi yang murah.

Apabila terserap oleh tubuh melalui kulit, timbal akan terakumulasi dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada otak, ginjal, dan sistem reproduksi. Bahan ini juga bahaya untuk ibu hamil dan anak-anak karena menyebabkan masalah perkembangan otak.

5. Pewarna Kuning Metanil

Bahan ini merupakan pewarna sintetis yang lazim digunakan untuk industri tekstil, cat, dan kertas. Warnanya yang kuning cerah dan harganya yang murah membuatnya disalahgunakan oleh produsen ilegal untuk produk seperti eyeshadow atau krim.

Jika digunakan pada kulit, bahan ini dapat menyebabkan iritasi parah. Bahan ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ vital, terutama hati dan kandung kemih. Sama seperti pewarna tekstil berbahaya lainnya, kuning metanil juga berpotensi bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

6. Steroid

Produsen nakal mencampurkannya ke dalam krim wajah untuk memberikan hasil instan. Steroid dapat mengakibatkan terjadinya biang keringat, atrofi kulit, perubahan karakteristik kelainan kulit, hipertrikosis, fotosensitif, perubahan pigmen kulit, dermatitis kontak, dan reaksi alergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Isu Skincare Reza Gladys Ilegal, Ini Cara Mengajukan Izin BPOM untuk Kosmetika

Viral Isu Skincare Reza Gladys Ilegal, Ini Cara Mengajukan Izin BPOM untuk Kosmetika

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:04 WIB

7 Tips Menghindari Kosmetik Berbahaya, Teliti Dulu Sebelum Membeli!

7 Tips Menghindari Kosmetik Berbahaya, Teliti Dulu Sebelum Membeli!

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:10 WIB

Begini Cara Cek Skincare BPOM atau Tidak, Biar Kulit Tetap Aman

Begini Cara Cek Skincare BPOM atau Tidak, Biar Kulit Tetap Aman

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:28 WIB

Hati-Hati! Ini 7 Ciri Skincare yang Mengandung Bahan Berbahaya, Kamu Wajib Tahu

Hati-Hati! Ini 7 Ciri Skincare yang Mengandung Bahan Berbahaya, Kamu Wajib Tahu

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:57 WIB

Mau Coba Skincare Artis? Ini 8 Merek yang Sudah Resmi BPOM, Dijamin Aman

Mau Coba Skincare Artis? Ini 8 Merek yang Sudah Resmi BPOM, Dijamin Aman

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 09:58 WIB

Terkini

Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan

Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 20:43 WIB

Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata

Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 20:42 WIB

Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Presiden, Abduh PKB: Polri Jangan Ragu Tindak Tegas

Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Presiden, Abduh PKB: Polri Jangan Ragu Tindak Tegas

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:39 WIB

175 Ribu Ton Makanan Terbuang di Jakarta, Padahal 30 Persen Masih Bisa Diselamatkan

175 Ribu Ton Makanan Terbuang di Jakarta, Padahal 30 Persen Masih Bisa Diselamatkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:35 WIB

Kantor PT Dua Delapan Resources Milik Arif Kurniawan Digeruduk Jaksa Terkait Korupsi Nikel

Kantor PT Dua Delapan Resources Milik Arif Kurniawan Digeruduk Jaksa Terkait Korupsi Nikel

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 20:33 WIB

Jadi Lembaga Rawan Korupsi, BGN Rekrut Dua Mantan Pejabat KPK

Jadi Lembaga Rawan Korupsi, BGN Rekrut Dua Mantan Pejabat KPK

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:33 WIB

Adu Taktik Jelang El Clasico Persija vs Persebaya: Tavares Siapkan Cara Khusus Jinakkan Strategi STY

Adu Taktik Jelang El Clasico Persija vs Persebaya: Tavares Siapkan Cara Khusus Jinakkan Strategi STY

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 20:29 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Pimpinan DPR, Andre Rosiade Pantau Penyelesaian Masalah LRT City

Tindak Lanjuti Arahan Pimpinan DPR, Andre Rosiade Pantau Penyelesaian Masalah LRT City

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:27 WIB

Desember Jani, Film tentang Konflik Ibu dan Anak yang Berawal dari Kepergian Sang Kakak

Desember Jani, Film tentang Konflik Ibu dan Anak yang Berawal dari Kepergian Sang Kakak

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 20:24 WIB

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

Pengamat: Ada Motif Saling Sandera Prabowo-Jokowi di Balik Kasus Penyadapan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:20 WIB

×