18 Agustus Libur atau Tidak Bagi Pekerja Swasta dan PNS: Sesuai SKB 3 Menteri

M Nurhadi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:21 WIB
18 Agustus Libur atau Tidak Bagi Pekerja Swasta dan PNS: Sesuai SKB 3 Menteri
Arsip-Libur 18 Agustus. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Masyarakat tengah menanti kepastian libur cuti bersama pada Senin, 18 Agustus 2025. Sebelumnya, sinyal dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah mengindikasikan bahwa 18 Agustus akan dipertimbangkan sebagai hari libur terkait perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Kebijakan cuti bersama dan libur nasional biasanya diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. SKB ini menjadi acuan utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, dan masyarakat umum dalam merencanakan aktivitas mereka.

Menjelang pertengahan Agustus, pencarian informasi soal SKB 3 Menteri pun meningkat. Banyak yang menanti apakah 18 Agustus 2025 akan ditetapkan sebagai hari libur nasional tambahan. Karena itu, masyarakat menantikan adanya pemberitahuan resmi dalam surat edaran bahwa 18 Agustus 2025 adalah hari libur nasional.

Libur tambahan bisa menjadi kesempatan masyarakat untuk ikut memaknai kemerdekaan dengan lebih khidmat dan penuh kegembiraan.

SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 Kapan Terbit?

Pemerintah melalui Kemensetneg menyatakan bahwa SKB 3 Menteri terkait libur nasional 18 Agustus 2025 akan segera diterbitkan. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 5 Agustus 2025, dengan estimasi waktu terbit sekitar satu hingga dua hari setelahnya. Dengan demikian, pengumuman resmi SKB tersebut diperkirakan akan keluar pada tanggal 6 atau 7 Agustus 2025.

Kemensetneg (Ist)
Kemensetneg (Ist)

Jika melihat pola pengambilan keputusan serupa sebelumnya, penerbitan SKB kemungkinan besar akan dilakukan menjelang akhir pekan kedua bulan Agustus untuk memberikan kepastian kepada publik.

Link Cek SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 

Masyarakat yang ingin memastikan status resmi libur 18 Agustus 2025 dapat memantau langsung di situs resmi kementerian terkait, seperti situs Kemenko PMK atau Kementerian Sekretariat Negara. Pengumuman SKB 3 Menteri biasanya diunggah dalam format PDF dan bisa diakses melalui laman-laman tersebut, terutama di bagian pengumuman atau siaran pers terbaru.

baca juga

PENTING: Memahami Aturan Libur Nasional vs. Cuti Bersama

Sambil menanti SKB resmi, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara Libur Nasional dan Cuti Bersama, karena implikasinya berbeda bagi PNS dan pekerja swasta.

Libur Nasional: Adalah hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah dan wajib diikuti oleh semua instansi, baik pemerintah maupun swasta. Bekerja pada hari libur nasional akan dihitung sebagai lembur sesuai ketentuan yang berlaku.

Cuti Bersama: Adalah hari libur "fakultatif" yang tujuannya untuk efisiensi dan efektivitas hari kerja, seringkali ditetapkan sebelum atau sesudah libur nasional (hari "kejepit").

Bagaimana Aturannya untuk Swasta dan PNS?

Untuk Pekerja Swasta: Pelaksanaan cuti bersama bersifat opsional atau fakultatif, sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja/serikat pekerja. Berdasarkan Surat Edaran Menaker, cuti bersama bagi karyawan swasta memotong jatah cuti tahunan. Jika seorang karyawan memutuskan untuk tetap bekerja pada hari cuti bersama, ia tidak mendapatkan upah lembur, dan hak cuti tahunannya tidak berkurang.

Ilustrasi PNS bekerja. (Antara)
Ilustrasi PNS bekerja. (Antara)

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS): Pelaksanaan cuti bersama bersifat wajib dan tidak memotong jatah cuti tahunan. Ini adalah salah satu perbedaan utama yang perlu diketahui. Bagi ASN, cuti bersama adalah tambahan hari libur di luar hak cuti tahunan mereka.

Aturan Hak Cuti Tahunan: Apa Bedanya PNS dan Swasta?

Selain cuti bersama, hak cuti tahunan reguler juga diatur secara berbeda antara kedua sektor.

Hak Cuti Karyawan Swasta

Regulasi utama untuk cuti karyawan swasta tertuang dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang beberapa pasalnya diubah oleh UU No. 6 Tahun 2023 (Cipta Kerja).

Aturan Dasar: Pekerja/buruh berhak atas istirahat tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah pekerja yang bersangkutan bekerja selama 12 bulan secara terus-menerus.

Implementasi: Pelaksanaan cuti tahunan ini diatur lebih lanjut dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan (PP), atau perjanjian kerja bersama (PKB). Beberapa perusahaan mungkin memberikan jatah cuti lebih dari 12 hari sebagai bagian dari benefit karyawan.

Ilustrasi - Libur Lebaran 2025 Karyawan Swasta. [Antara]
Ilustrasi - Libur Lebaran 2025 Karyawan Swasta. [Antara]

Hak Cuti Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS)

Hak cuti ASN diatur lebih rinci dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Jenis cuti untuk PNS jauh lebih beragam, antara lain:

  • Cuti Tahunan: Sebanyak 12 hari kerja.
  • Cuti Besar: Selama 3 bulan, dapat diambil oleh PNS yang telah bekerja sekurang-kurangnya 5 tahun secara terus-menerus. Cuti ini biasanya digunakan untuk keperluan ibadah haji atau keperluan penting lainnya.
  • Cuti Sakit: Diberikan kepada PNS yang sakit lebih dari 1 hari hingga maksimal 1 tahun, dan bisa diperpanjang.
  • Cuti Melahirkan: Diberikan untuk persalinan anak pertama hingga ketiga, selama 3 bulan.
  • Cuti Karena Alasan Penting: Maksimal 1 bulan, diberikan jika ada keluarga inti yang sakit keras/meninggal dunia, melangsungkan perkawinan, atau kondisi darurat lainnya.Cuti di Luar Tanggungan Negara: Diberikan kepada PNS yang telah bekerja minimal 5 tahun, untuk alasan pribadi yang mendesak, dan bisa diambil hingga maksimal 3 tahun. Selama cuti ini, PNS tidak menerima penghasilan.

Dengan memahami perbedaan aturan ini, baik pekerja swasta maupun ASN dapat merencanakan liburan dan mengelola hak cuti mereka dengan lebih baik sambil menantikan pengumuman resmi dari pemerintah.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Libur Bulan Agustus 2025 Sesuai SKB 3 Menteri, Ini Rinciannya

Jadwal Libur Bulan Agustus 2025 Sesuai SKB 3 Menteri, Ini Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:54 WIB

Kenapa 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur Nasional? Cek SKB 3 Menteri

Kenapa 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur Nasional? Cek SKB 3 Menteri

Lifestyle | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Apakah SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 Sudah Keluar? Ini Jadwal Resminya

Apakah SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 Sudah Keluar? Ini Jadwal Resminya

Lifestyle | Kamis, 07 Agustus 2025 | 12:11 WIB

Link Download SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 PDF, Cek Jadwal Libur Nasional Terbaru

Link Download SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025 PDF, Cek Jadwal Libur Nasional Terbaru

Lifestyle | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:30 WIB

Gaji Pensiunan PNS Naik 12 Persen? Kemenkeu dan Taspen Buka Suara

Gaji Pensiunan PNS Naik 12 Persen? Kemenkeu dan Taspen Buka Suara

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:51 WIB

Libur Tambahan 18 Agustus 2025, Ini 5 Ide Seru Manfaatkan Long Weekend Kemerdekaan

Libur Tambahan 18 Agustus 2025, Ini 5 Ide Seru Manfaatkan Long Weekend Kemerdekaan

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 18:29 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×