Siapa Ahmad Husein? Inisiator Demo Pati Disorot Berubah Sikap, Damai dengan Bupati Sudewo

Husna Rahmayunita

Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:22 WIB
Siapa Ahmad Husein? Inisiator Demo Pati Disorot Berubah Sikap, Damai dengan Bupati Sudewo
Ahmad Husein, inisiator demo Pati bersama Sudewo. [Instagram/@patisakpore]

Suara.com - Gelombang protes di Kabupaten Pati yang semula diprediksi akan terus berlanjut, kini mendadak mereda setelah sebuah kejadian mengejutkan terjadi di tubuh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Gerakan yang semula menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen ini, perlahan kehilangan tensi setelah sosok Ahmad Husein, sang koordinator aksi, memutuskan mundur.

Publik yang belum mengetahui menjadi penasaran siapa Ahmad Husein kenapa langkah mundurnya dapat menentukan nasib para pendemo?

Untuk mengetahui siapa Ahmad Husein, kita harus membicarakan aksi AMPB. Sebelumnya, AMPB telah merencanakan aksi besar-besaran jilid II pada Senin, 25 Agustus 2025. Ahmad Husein adalah motor penggerak utama massa aksi yang tergabung dalam aliansi tersebut. 

Namun, melalui siaran langsung di akun TikTok @/cybeer94, gema semangat Husein memudar. Ia menyatakan rencana itu resmi dibatalkan.

Sebuah video viral di media sosial merekam momen dramatis seorang pria berkaos hitam dengan berani berdebat sengit secara tatap muka dengan seorang pejabat pemerintah, Plt Sekda Pati, Riyoso. (tangkap layar./ ist)
Ahmad Husein saat berdebat sengit secara tatap muka dengan seorang pejabat pemerintah, Plt Sekda Pati, Riyoso. (tangkap layar./ ist)

Pernyataan tersebut sontak mengejutkan banyak pihak, mengingat Husein adalah motor utama penekan DPRD Pati agar mempercepat pembahasan hak angket terhadap Bupati Sudewo. Langkah mundurnya jelas membubarkan massa aksi yang sudah berkumpul. 

Dalam pernyataannya, Husein menyebut alasan memutuskan mundur dari gerakan tersebut karena aspirasi masyarakat sudah direspons, terutama terkait rencana kenaikan PBB sebesar 250 persen yang akhirnya dibatalkan pemerintah daerah.

Sebelumnya, ia menyerukan desakan agar Bupati Sudewo dimakzulkan. Namun setelah melakukan komunikasi langsung dengan sang bupati melalui panggilan video pada 19 Agustus, Husein merasa suaranya telah didengar.

Selain alasan substantif, Husein juga menyinggung faktor personal. Ia mengaku merasa dikhianati oleh rekan-rekannya sendiri dalam perjuangan, meski tidak menjelaskan detailnya. Pengakuan ini menimbulkan spekulasi adanya perpecahan internal di tubuh AMPB yang membuat soliditas massa kian melemah.

baca juga

Drama ini mencapai puncaknya ketika beredar foto Ahmad Husein bersama Bupati Pati, Sudewo. Dalam potret yang menyebar cepat di media sosial, keduanya tampak duduk berdampingan di atas sofa cokelat, tersenyum lebar, dan mengacungkan jempol.

Penggerak aksi demo 13 Agustus Ahmad Husein menyatakan demo Pati jilid II batal usai dirinya bertemu dengan Sudewo. (tangkap layar/ Ist)
Penggerak aksi demo 13 Agustus Ahmad Husein menyatakan demo Pati jilid II batal usai dirinya bertemu dengan Sudewo. (tangkap layar/ Ist)

Momen itu dianggap sebagai isyarat perdamaian, sekaligus mematahkan anggapan bahwa hubungan keduanya penuh ketegangan. Dari yang semula tampil sebagai penentang keras, kini Husein justru terlihat akrab dengan orang nomor satu di Pati.

Sang aktivis menegaskan gerakannya sejak awal bukanlah gerakan politik dan tidak terkait dengan kepentingan tertentu. Ia membantah keras isu yang menyebut dirinya telah menerima imbalan setelah memutuskan berdamai dengan bupati.

Gerakan yang ia jalankan, kata Husein, semata-mata untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat bawah agar pembangunan desa bisa berjalan maksimal. Namun karena menilai perjuangan telah disusupi kepentingan politik, ia akhirnya memilih mundur dan melepaskan massa yang sebelumnya mendukungnya.

Unjuk Rasa Dibatalkan?

Dengan keputusan Husein, aksi unjuk rasa yang semula dijadwalkan pada 25 Agustus resmi dibatalkan. Bersamaan dengan itu, wacana pemakzulan Bupati Sudewo pun otomatis kandas.

Situasi ini menandai babak baru dalam dinamika politik lokal Pati. Dari yang awalnya panas dengan isu kenaikan PBB, kini suasana berangsur tenang setelah sang penggerak utama aksi justru memilih berdamai.

Keputusan Ahmad Husein membuat publik bertanya-tanya: apakah ini bentuk kemenangan pemerintah daerah dalam meredam kritik, atau justru refleksi dari kompleksitas gerakan sosial yang sarat kepentingan? Ada pula yang berkomentar Husein mungkin mengalami suatu tekanan atau ancaman hingga memutuskan mundur. 

Profil Singkat Ahmad Husein

Nama Ahmad Husein bukanlah sosok baru dalam dinamika politik lokal Pati. Ia dikenal luas sebagai koordinator utama gerakan demonstrasi #PatiBergerak yang belakangan menjadi sorotan nasional.

Popularitasnya semakin meningkat setelah foto lawasnya saat sowan ke kediaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar luas di media sosial.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, Husein memang memiliki rekam jejak politik yang jelas sebelum memimpin aksi massa. Ia tercatat sebagai salah satu pendukung loyal Bupati Sudewo saat Pilkada lalu.

Namun, keterlibatannya yang vokal membuat posisinya berbalik. Dari yang sebelumnya mendukung, kini tampil sebagai penggerak utama aksi penolakan kenaikan PBB hingga 250 persen, bahkan sempat menyerukan pemakzulan terhadap orang yang dulu ia dukung.

Kontradiksi inilah yang membuat langkah Ahmad Husein belakangan ini menjadi sorotan publik. Keputusan mendadaknya untuk berdamai dengan Sudewo sekaligus menarik diri dari gerakan, semakin memantik pertanyaan besar, apakah langkah ini murni demi rakyat, atau sekadar bagian dari strategi politik pribadi?

Demikian itu informasi singkat siapa Ahmad Husein dan aksinya. Langkah mundur Husein menjadi titik balik yang mengubah arah perlawanan masyarakat terhadap kebijakan kontroversial di Pati. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemana Perginya Bupati Pati Sudewo Pasca Demo?

Kemana Perginya Bupati Pati Sudewo Pasca Demo?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:11 WIB

Isu Damai Ditepis, Korlap Aliansi: Hilang Satu Tumbuh Seribu! Pelengseran Bupati Pati Jalan Terus

Isu Damai Ditepis, Korlap Aliansi: Hilang Satu Tumbuh Seribu! Pelengseran Bupati Pati Jalan Terus

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:54 WIB

Hukuman Bupati Pati Bisa Diringankan jika Terbukti Korupsi, Warganet Bandingkan dengan Maling Motor

Hukuman Bupati Pati Bisa Diringankan jika Terbukti Korupsi, Warganet Bandingkan dengan Maling Motor

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:02 WIB

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB

×