Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?

Nur Khotimah

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:05 WIB
Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?
Kaesang - Erina Gudono gelar Tedak Siten anak. (Instagram)

Suara.com - Belum lama ini, prosesi adat Jawa Tedak Siten kembali menjadi sorotan publik setelah pasangan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono menggelar upacara tersebut untuk sang buah hati, Bebingah Sang Tansahayu.

Momen ini menarik perhatian banyak orang, bukan hanya karena sosok pasangan yang dikenal luas, tetapi juga karena kekayaan makna yang terkandung dalam setiap tahapannya.

Salah satu prosesi yang paling mencuri perhatian adalah ketika sang anak dimasukkan ke dalam kurungan ayam. Lantas, apa sebenarnya makna simbolis di balik tradisi ini?

Tedak Siten adalah salah satu tradisi penting dalam budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun.

Istilah tedak berarti "menapakkan kaki", sementara siten berasal dari kata siti yang berarti "tanah" atau "bumi".

Dengan demikian, Tedak Siten bermakna upacara turun tanah, yaitu saat seorang bayi pertama kali menapakkan kakinya di bumi.

Tradisi ini biasanya dilakukan saat bayi berusia tujuh lapan sekitar 245 hari, yakni ketika ia mulai belajar duduk atau berjalan.

Bagi leluhur Jawa, momen ini dipandang sebagai titik penting karena anak mulai berhubungan dengan bumi sebagai tempat hidup, serta mulai berproses mengenal dunia sekitarnya.

Selain sebagai wujud syukur, Tedak Siten juga sarat doa. Dalam upacara Tedak Siten akan diselipkan doa.

baca juga

Doa itu berupa orang tua yang mendoakan anak kelak tumbuh menjadi pribadi tangguh, berbakti, bermanfaat bagi sesama, dan mampu menghadapi segala tantangan hidup.

Simbolisme dalam Rangkaian Prosesi

Setiap tahap dalam Tedak Siten memiliki makna filosofis. Misalnya, ketika anak menapaki jadah tujuh warna, hal itu menggambarkan perjalanan hidup yang penuh suka duka.

Warna-warna tersebut melambangkan doa, mulai dari kecerdasan, ketenangan, kesetiaan, keberanian, hingga kesucian hati.

Anak kemudian dibimbing menaiki tangga tebu arjuna. Dalam budaya Jawa, tebu bermakna antebing kalbu atau keteguhan hati.

Harapannya, si kecil kelak tumbuh menjadi pribadi dengan pendirian kuat, bertanggung jawab, dan berkarakter ksatria.

Ada pula prosesi berjalan di atas pasir, melambangkan kemampuan mencari rezeki layaknya ayam mengais makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Ziarah Makam Soeharto: Puji Bapak Pembangunan, Ucap Falsafah Jawa 'Mikul Duwur Mendem Jero'

Kaesang Ziarah Makam Soeharto: Puji Bapak Pembangunan, Ucap Falsafah Jawa 'Mikul Duwur Mendem Jero'

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 11:18 WIB

Puji Prabowo, Kaesang Minta Wamenaker Noel 'Nurut' usai Resmi Ditahan KPK

Puji Prabowo, Kaesang Minta Wamenaker Noel 'Nurut' usai Resmi Ditahan KPK

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 18:18 WIB

Tiga Kader Kawakan PDIP Login ke PSI, Kaesang: Kami Bersyukur

Tiga Kader Kawakan PDIP Login ke PSI, Kaesang: Kami Bersyukur

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 00:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×