Tak Sekadar Olahraga, Ajang Lari ini Jadi Momen Bantu Anak Dengan Katarak Kongenital

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:39 WIB
Tak Sekadar Olahraga, Ajang Lari ini Jadi Momen Bantu Anak Dengan Katarak Kongenital
Ilustrasi olahraga lari. (Pexels/Mentatdgt/funcrevidn)

Suara.com - Banyak anak di Indonesia lahir dengan katarak kongenital, kondisi bawaan yang membuat penglihatan mereka kabur sejak kecil. Jika tidak segera ditangani, mereka bisa kehilangan kesempatan untuk melihat dunia dengan jelas dan tumbuh dengan penuh percaya diri.

Sayangnya, kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini masih rendah, sementara akses terhadap solusi juga terbatas. Di tengah situasi ini, Maybank Marathon Bali 2025 menjadi ruang pertemuan yang tak hanya menyorot semangat kompetisi lari, tapi juga solidaritas sosial.

Ribuan pelari dari berbagai penjuru dunia hadir di Gianyar, Bali, pada 24 Agustus lalu. Salah satu yang menonjol adalah kehadiran sebuah Optik Tunggal dengan kampanye #RunForCongenitalCataract, sebuah gerakan bersama ZEISS, PERDAMI, dan New Balance Eyewear.

Bagi mereka, partisipasi tahun 2025 bukan sekadar branding. Sejak 2024, mereka menjadikan #RunForCongenitalCataract sebagai komitmen sosial berkelanjutan, dengan target membagikan 2.025 kacamata untuk anak-anak penderita katarak kongenital.

Ajang lari untuk donasi anak dengan katarak kongenital. (Dok. Istimewa0
Ajang lari untuk donasi anak dengan katarak kongenital. (Dok. Istimewa0

Tantangan media sosial yang digagas pun berhasil menggerakkan ratusan orang untuk ikut menyuarakan pentingnya kesehatan mata anak.

CEO Optik Tunggal, Alexander F Kurniawan,  menyebut bahwa perjalanan satu dekade bersama Maybank Marathon adalah bukti bahwa sponsorship bisa melahirkan gerakan sosial yang konsisten.

“Kami percaya setiap langkah kecil, baik saat berlari maupun berbagi di media sosial, adalah bagian dari perubahan besar,” ujarnya.

Prestasi pelari dari tim brand ini juga ikut menambah semarak ajang. Beberapa nama bahkan berhasil naik podium, seperti Irma Handayani (Juara 2 Marathon Nasional Perempuan) dan Rahmad Setiabudi (Juara 2 10K Nasional Laki-laki).

Namun di balik medali itu, pesan utama tetap sama: olahraga bisa menjadi jalan untuk menggerakkan perubahan sosial.

baca juga

Melalui kampanye #RunWithOptikTunggal2025, mereka menegaskan komitmennya untuk terus berlari bersama masyarakat, bukan hanya menuju garis finish, tapi juga menuju masa depan di mana lebih banyak anak-anak Indonesia bisa melihat dunia dengan terang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindiran Pedas Boy Candra untuk DPR: Joget di Kamera, Lari dari Aspirasi

Sindiran Pedas Boy Candra untuk DPR: Joget di Kamera, Lari dari Aspirasi

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:31 WIB

Benar-benar Peduli Lingkungan? Ini Rekomendasi Sepatu Lari yang Eco Friendly

Benar-benar Peduli Lingkungan? Ini Rekomendasi Sepatu Lari yang Eco Friendly

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:16 WIB

Apakah Sepatu Reebok Bisa buat Lari? Ini Rekomendasi Seri yang Worth It Dibeli

Apakah Sepatu Reebok Bisa buat Lari? Ini Rekomendasi Seri yang Worth It Dibeli

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:15 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×