Kisah Pilu Affan Kurniawan, Tulang Punggung 7 Anggota Keluarga

Ruth Meliana Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:25 WIB
Kisah Pilu Affan Kurniawan, Tulang Punggung 7 Anggota Keluarga
pengemudi ojol, Affan Kurniawan, tewas dilindas rantis Brimob (X.com)
Baca 10 detik
  • Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
  • Sosoknya menjadi tulang punggung bagi 7 anggota keluarganya.
  • Affan Kurniawan tinggal di kontrakan 3x11 meter bareng 7 anggota keluarganya.

Suara.com - Kematian Affan Kurniawan, driver ojek online, tengah memicu kemarahan masyarakat. Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.

Semakin menyesakkan, kehidupan Affan Kurniawan direnggut di usia 21 tahun. Dan ternyata, sosoknya terpaksa bekerja sebagai ojol karena harus menjadi tulang punggung 7 anggota keluarga.

Kisah pilu Affan Kurniawan sebagai tulang punggung keluarga viral usai dibagikan oleh akun Instagram @pandemitalks.

Dalam unggahannya, akun ini mengungkap Affan Kurniawan menjadi tumpuan ibunya untuk mencari nafkah. Hal ini diungkap oleh pemilik kontrakan yang dihuni keluarga Affan.

"Dia (Affan) tulang punggung keluarga, diandalkan ibunya banget,” kata pemilik di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Selama ini, Affan tinggal di kontrakan berukuran 3x11 meter bersama 7 anggota keluarganya. Mereka terdiri dari orang tua, kakak, dan adik perempuan.

"Affan Kurniawan rajin, tulang punggung keluarga yang tinggal di kontrakan 3x11 meter bersama 7 orang keluarga," tulis akun @pandemitalks.

Pekerjaan orang tua Affan sendiri serabutan. Sedangkan sang kakak juga mencari nafkah dengan bekerja sebagai ojol.

Sementara itu, adik perempuan Affan masih duduk di bangku SMP.

Baca Juga: Diantar Ribuan Driver Ojol, Affan Kurniawan Korban Rantis Brimob Dimakamkan, Ibu Pingsan

Kondisi ekonomi pas-pasan membuat Affan dan keluarganya harus bekerja keras dan menyatukan pendapatan untuk bisa bertahan hidup.

Reaksi Warganet terkait Kehidupan Affan Kurniawan

Kehidupan pilu Affan dan keluarganya menuai kepedihan warganet.

Mereka berusaha memberikan dukungan bagi keluarga, serta menumpahkan rasa amarah kepada pemerintah hingga aparat kepolisian.

"Umur 21 tuh kita semua harusnya lagi seneng-seneng, lagi semangat-semangatnya belajar, explore skill baru, berkomunitas, fall in lovvv with someone, traveling ke berbagai tempat. Tapi ini negara gagal menjamin kehidupan layak bagi generasi mudanya," kritik warganet.

"Dari sekian banyak yang komen di sini, adakah anggota Polri? Pengen lihat perspektif mereka. Bagaimanapun juga rakyat kecil yang kalah," sentil warganet.

"Ayo DPR, tanggung jawab ke 7 anggota keluarganya sampai akhir hayat mereka!" semprot warganet.

"Usut tuntas jangan mau 7 orang (pelaku) itu aja, tanyakan juga untuk siapa penanggung jawab komandan pasukan dan lapangan. Kami marah, kami berduka 1 negara. See you soon, semoga tenang Affan," tulis warganet.

"Prabowo lihat pakkkkk, minimal merasa bersalah, malu dan mikir. Ganti semua anggota DPR lu ke yang lebih becus kerja dan bisa nenangin rakyat," kritik lainnya.

Kronologi kematian Affan Kurniawan

Sebelumnya, Affan Kurniawan tewas secara tragis di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ia terjebak bentrokan antara massa dan aparat ketika demo DPR.

Saat itu, Affan diduga hendak pulang ke rumah. Namun, ia justru dilindasi secara tragis oleh rantis yang dikendarai anggota brimob.

Peristiwa mengerikan itu langsung memicu amarah warga yang ikut aksi. Mereka berusaha mengejar rantis brimob yang melarikan diri setelah melindas Affan.

Sedangkan peserta aksi lainnya langsung melarikan Affan ke RSCM untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sayang, nyawanya tidak tertolong.

Kini, jenazah Affan Kurniawan dimakamkan di TPU Karet Bivak pada Jumat, 29 Agustus 2025. Pemakamannya dihadiri oleh ribuan ojol dan warga yang berduka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?