Dorong Pendidikan Inklusif, Santri Tunanetra hingga Siswa Prasejahtera Terima Beasiswa

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:18 WIB
Dorong Pendidikan Inklusif, Santri Tunanetra hingga Siswa Prasejahtera Terima Beasiswa
Zaenal Abidin, santri tunanetra di Pesantren Raudlatul Makfufin, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tengah mengoperasikan laptop. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Suara.com - Di Indonesia, akses pendidikan inklusif masih menjadi tantangan besar. Anak-anak dari keluarga prasejahtera, siswa dengan keterbatasan fisik seperti tunanetra, hingga mereka yang tinggal di pesantren, kerap menghadapi keterbatasan biaya dan fasilitas.

Kondisi ini membuat kesempatan mereka untuk belajar dan berkembang setara dengan anak-anak lain semakin sempit.

Menjawab persoalan ini, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood Group) menyalurkan donasi pendidikan senilai lebih dari Rp400 juta melalui Program Orang Tua Asuh (POTA).

Dukungan ini mencakup beasiswa bagi santri hafidz tunanetra, siswa berprestasi, hingga anak-anak prasejahtera. Bantuan disalurkan melalui mitra Sekolah Relawan berupa beasiswa tunai dan perlengkapan sekolah, hasil partisipasi karyawan, manajemen, serta perusahaan.

“Pendidikan merupakan hak semua anak, termasuk mereka yang hidup dengan keterbatasan maupun dalam kondisi prasejahtera. Melalui dukungan nyata, karyawan Garudafood Group dan Perusahaan berupaya menciptakan ruang belajar yang setara, sehingga setiap anak memiliki kesempatan berkembang tanpa diskriminasi,” ujar Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana dalam keterangannya baru-baru ini. 

Apresiasi datang dari pihak penerima manfaat. Ade Ismail, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudlatul Makfufin, menyebut kontribusi yang mereka terima sangat berarti bagi santri tunanetra.

Beasiswa untuk anak tunanetra( (Dok. Istimewa)
Beasiswa untuk anak tunanetra( (Dok. Istimewa)

“Dukungan ini tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para santri untuk terus berjuang meraih cita-cita mereka,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Thea Rahmani, Director of Integrated Marketing & Programs Sekolah Relawan.

“Dengan hadirnya dukungan dari Garudafood, harapannya para santri penerima manfaat dapat termotivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan pada akhirnya turut berkontribusi membangun bangsa di masa depan,” katanya.

Baca Juga: Aturan Baru LPDP 2026: Skema Beasiswa, Daftar Kampus Baru, dan Jurusan Prioritas

Perusahaan tersebut menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kegiatan seremonial memperingati HUT ke-35, melainkan program berkelanjutan untuk pendidikan inklusif. Pada puncak perayaan di area Car Free Day Jakarta, Minggu (31/8), perusahaan juga akan menyalurkan donasi bagi siswa prasejahtera dan berprestasi melalui jajaran Komisaris dan Direksi.

Momentum ulang tahun ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan Garudafood yang kini masuk daftar Fortune Southeast Asia 500 dan Fortune Indonesia 100 tahun 2025, menegaskan posisi perusahaan bukan hanya sebagai produsen makanan dan minuman, melainkan juga mitra pembangunan bangsa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?