Suara.com - Nama Seali Syah kembali mencuri perhatian publik usai unggahan di media sosialnya menyinggung kasus terbaru yang menimpa kepolisian. Tak hanya itu, ia juga mendukung perjuangan para demonstran melalui Instagram story-nya @sealisyah.
Sebelumnya, nama Hendra Kurniawan bukanlah sosok asing. Mantan Kepala Bagian Pembinaan Pengamanan Biro Paminal Divpropam Polri ini terjerat dalam kasus obstruction of justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.
Pada 31 Oktober 2022, Hendra dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) melalui sidang kode etik di Mabes Polri. Meski begitu, ia sempat mengajukan banding.
Hasilnya, sanksi tersebut diubah menjadi demosi. Tak hanya itu, Hendra juga divonis hukuman penjara selama tiga tahun, sebelum akhirnya mendapat pembebasan bersyarat pada 2024 usai menjalani dua pertiga masa hukumannya.
Kasus yang menjerat Hendra kala itu menjadi salah satu peristiwa hukum paling menyedot perhatian masyarakat. Kasus itu menunjukkan gelapnya intrik di tubuh kepolisian.
Maka, belum hilang dari ingatan dan kemarahan publik terkait kasus Sambo, kini publik kembali diguncang oleh kepolisian.
Sebabnya, rantis Brimob melindas Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang sedang melintas di area demonstrasi. Tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan itu langsung diamankan, sementara Propam Polri bersama Brimob melakukan penyelidikan.
Insiden ini memicu gelombang besar kekecewaan masyarakat. Kritik pedas kembali dialamatkan pada Polri. Tagar protes bermunculan di sosial media membuat semua orang yang peduli dengan kasus ini semakin meramaikan tagar.
Banyak yang saling mengingatkan untuk tidak teralihkan, agar tetap fokus pada tuntutan demonstrasi untuk menghapus kenaikan gaji dan tunjangan DPR.
Baca Juga: Jejak Karier Brigjen Hendra Kurniawan, Eks Anak Buah Ferdy Sambo yang Telah Bebas
Di tengah sorotan tajam itu, Seali Syah menyatakan rasa syukur. Baginya, apa yang pernah menimpa keluarganya pada 2022 lalu kini seakan menjadi “jalan penyelamatan” agar mereka tidak lagi terseret dalam pusaran masalah kepolisian.
Melalui akun Instagram @sealisyah, ia menuliskan perasaan lega dan bersyukur.
“Saat di mana gue merasa bersyukur atas kejadian pada waktu itu,” tulisnya, merujuk pada masa ketika Hendra Kurniawan dipaksa meninggalkan kepolisian.
Lebih lanjut, ia mengingatkan publik bagaimana politik internal, fitnah, hingga permainan media menyingkirkan suaminya. Menurutnya, kala itu opini publik sudah digiring sedemikian rupa sehingga Hendra menjadi sasaran “trial by the press.”
Meski pahit, ia kini menganggap peristiwa itu sebagai sebuah “nikmat” yang justru menyelamatkan keluarganya dari masalah yang lebih besar.
Lalu, siapa sebenarnya sosok Seali Syah?