Apa Tugas Komisi XI DPR RI? Dikritik karena Kunker ke Australia saat Demo Berlangsung

Yasinta Rahmawati

Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:32 WIB
Apa Tugas Komisi XI DPR RI? Dikritik karena Kunker ke Australia saat Demo Berlangsung
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Komisi XI DPR RI menuai kritik tajam karena melakukan kunjungan kerja saat demo besar-besaran di Tanah Air.
  • Dari informasi yang bocor di sosial media, kunjungan kerja mereka diselipi agenda wisata mewah.
  • Komisi XI DPR RI memiliki peran sentral dalam sektor keuangan dan pembangunan.

Suara.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadi sorotan publik di media sosial setelah beberapa anggotanya kedapatan berada di Australia. Hal ini terjadi di tengah unjuk rasa besar-besaran masyarakat yang memprotes tunjangan dewan.

Kunjungan kerja (kunker) yang seharusnya bersifat formal ini pun menuai kritik keras, karena dianggap tidak menunjukkan empati terhadap situasi di dalam negeri.

Lalu, apa sebenarnya tugas Komisi XI DPR RI dan mengapa kunker mereka yang dituding diselipi agenda wisata menjadi sorotan? Simak penjelasan lengkapnya.

Tugas Komisi XI DPR

Rapat paripurna pembukaan masa sidang V tahun 2023-2024 hanya dihadiri oleh 291 orang dari 575 orang anggota DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
Rapat paripurna pembukaan masa sidang V tahun 2023-2024 hanya dihadiri oleh 291 orang dari 575 orang anggota DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Komisi XI DPR RI adalah salah satu komisi yang memiliki peran sentral dalam mengawasi dan membentuk kebijakan di sektor keuangan dan pembangunan.

Komisi ini bekerja sama dengan sejumlah lembaga penting, antara lain Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Secara garis besar, Komisi XI memiliki tanggung jawab utama pada tiga fungsi:

1. Fungsi Legislasi: Mereka bertugas membahas dan menyusun rancangan undang-undang terkait keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional.

2. Fungsi Anggaran (Budgeting): Komisi ini ikut serta dalam merumuskan dan mengawasi anggaran negara bersama dengan pemerintah dan lembaga mitra.

3. Fungsi Pengawasan: Ini adalah salah satu tugas terpenting. Melalui rapat kerja (raker) dan rapat dengar pendapat (RDP), mereka mengawasi kinerja lembaga mitra, mengevaluasi laporan keuangan, serta memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan akuntabel.

baca juga

Ruang lingkup kerja mereka begitu luas, meliputi kebijakan moneter, sektor jasa keuangan, serta pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara oleh BPK dan BPKP.

Daftar Ketua dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Periode 2024-2029

  • Muhammad Misbakhun: Ketua (Partai Golongan Karya)
  • Dolfie Othniel Frederic Palit: Wakil Ketua (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan)
  • Hanif Dhakiri: Wakil Ketua (Partai Kebangkitan Bangsa)
  • Mohamad Hekal: Wakil Ketua (Partai Gerakan Indonesia Raya)
  • Fauzi H. Amro: Wakil Ketua (Partai NasDem)

Salah satu anggota Komisi XI adalah Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari yang merupakan putri sulung ketua DPR RI Puan Maharani.

Kontroversi Kunjungan Kerja ke Australia

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (Dok: DPR)
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (Dok: DPR)

Di tengah perannya yang begitu strategis, kabar kunker Komisi XI ke Australia di saat demo besar-besaran memicu kemarahan publik. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa kunjungan ini diselipi dengan agenda wisata mewah.

Rencana perjalanan mereka bocor, termasuk jadwal kunjungan ke tempat wisata terkenal seperti Scenic World & Echo Point di Blue Mountain, menginap di hotel bintang lima, dan menggunakan mobil limosin.

Rencana berwisata ini akhirnya dibatalkan setelah publik ramai mengkritik, namun tudingan adanya unsur "pelesir" sudah telanjur merebak.

Kontroversi semakin memanas ketika nama Ketua Komisi XI, Muhammad Misbakhun, disebut-sebut akan mengikuti Sydney Marathon di sela-sela kunjungan. Misbakhun sendiri membantah keras kabar tersebut.

Dia menegaskan bahwa kunjungan ke Sydney telah direncanakan jauh sebelum aksi unjuk rasa berlangsung. "Saya pastikan tidak ikut," tegas Misbakhun dikonfirmasi.

Mengenai tudingan ikut Sydney Marathon, Misbakhun menegaskan dia tidak akan berpartisipasi, meskipun namanya memang sempat terdaftar. Dia menjelaskan bahwa untuk acara maraton besar, pendaftarannya seringkali dibuka setahun sebelumnya.

Meskipun sering mendaftar, Misbakhun mengataan tidak selalu ikut dalam perlombaan. Dia bahkan berkelakar bahwa jika berlari pada tanggal tersebut, dia akan melakukannya di GBK, bukan di Sydney.

"Saya pastikan kalau saya lari pada (tanggal) 31 Agustus 2025 itu larinya di kawasan GBK. Semoga GBK masih bisa dipakai untuk olahraga," ujar Misbakhun.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Jadwal Sydney Marathon 2025? Dikaitkan dengan Plesiran Anggota Dewan

Kapan Jadwal Sydney Marathon 2025? Dikaitkan dengan Plesiran Anggota Dewan

Lifestyle | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:51 WIB

DPR Plesiran ke Australia di Tengah Demo Besar, Formappi: Seperti Mengolok-olok Rakyat

DPR Plesiran ke Australia di Tengah Demo Besar, Formappi: Seperti Mengolok-olok Rakyat

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Ketua Komisi XI Bantah Ada Agenda Menikmati Sydney Marathon di Tengah Rangkaian Demo Jakarta

Ketua Komisi XI Bantah Ada Agenda Menikmati Sydney Marathon di Tengah Rangkaian Demo Jakarta

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:19 WIB

Terkini

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

×