Balasan Menohok Ferry Irwandi soal Orang Ikut Rusuh Dianggap Bukan Perusuh

Husna Rahmayunita

Rabu, 03 September 2025 | 13:45 WIB
Balasan Menohok Ferry Irwandi soal Orang Ikut Rusuh Dianggap Bukan Perusuh
Potret Ferry Irwandi. [Ist]

Suara.com - Aktivis Ferry Irwandi mengkritisi klaim tentang perusuh dalam aksi demonstrasi yang memuncak di tanah air sepekan terakhir. Ia heran ketika orang yang ikut rusuh dianggap bukan perusuh.

Seperti diketahui, di tengah gelombang aksi massa yang menyuarakan tuntutan rakyat ke pemerintah dan DPR RI, sempat viral video diduga oknum TNI diamankan petugas karena menjadi provokator dalam demontrasi di Palembang, Sumatera Selatan.

"Kapolri, kapolri ini ikut rusuh. Saya laporin ke Panglima TNI, terus si orangnya bilang 'Bukan cuma saya Pak', kata orang TNI ini," ucap Ferry Irwandy menirukan ucapan pria dalam video yang diputar ulang dalam Talkshow Rakyat Bersuara.

CEO Malaka Project tersebut menyoroti perbincangan yang terjadi dalam video tersebut, karena menurutnya secara gamblang oknum yang diamankan disebut sebagai perusuh.

Namun pandangan Ferry Irwandi tersebut ditampik oleh Kepala Badan Intelijen Strategis 2011-2013 Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto yang juga menjadi narasumber dalam acara yang sama.

"Dengar tidak? perusuh atau ikut rusuh?," kata Soleman dikutip dari cuplikan video yang dibagikan akun X @/fairyfelixx, Rabu 3 September 2025.

Soleman berpendapat bahwa orang yang ikut rusuh bukan perusuh. Bagi dia, keduanya tidak dapat disamakan.

"Ini dua hal yang berbeda. Ya (aparat) ikut, kan di sana ya wajar," timbalnya.

Pernyataan itu rupanya memantik rasa heran Ferry Irwandi. Berkaca dari kerangka pikir yang disampaikan lawan bicaranya, jika orang yang rusuh bukan dianggap perusuh, maka bisa lolos dari hukuman.

baca juga

"Berarti kalau rakyat yang ikut rusuh gak bisa dihukum dong, karena bukan perusuh," balasnya.

"Iya, dia kan ikut," kata Soleman.

"Ok," tandas Ferry Irwandi sambil meletakkan mikrofon.

Reaksi Ferry Irwandi sontak menuai perhatian kalangan warganet. Tak sedikit yang menganggap klaim bahwa orang yang ikut rusuh dianggap bukan perusuh sebuah blunder.

"Logika ngaco. Kalimat “ikut rusuh dan perusuh dua hal berbeda saja” itu saja udah ngaco. Ya orang yang ikut rusuh namanya perusuh," sentil warganet.

"Berarti selama ini polisi salah sasaran karena rakyat anarkis cuma ikut rusuh," timpal lainnya.

"Exactly blunderr," kata warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Narsum Lain Terdiam, Ferry Irwandi Bongkar Siapa Dalang Demo Anarkis dengan Mudah

Buat Narsum Lain Terdiam, Ferry Irwandi Bongkar Siapa Dalang Demo Anarkis dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 03 September 2025 | 12:49 WIB

Ferry Irwandi Semprot Pihak yang Salahkan Demo Mahasiswa, Singgung Kenaikan Tunjangan saat Krisis

Ferry Irwandi Semprot Pihak yang Salahkan Demo Mahasiswa, Singgung Kenaikan Tunjangan saat Krisis

Entertainment | Rabu, 03 September 2025 | 12:17 WIB

Dalang Kerusuhan Terlacak 5 Menit? Ferry Irwandi Klaim Bukti Digital Ada di TikTok dan Google

Dalang Kerusuhan Terlacak 5 Menit? Ferry Irwandi Klaim Bukti Digital Ada di TikTok dan Google

News | Rabu, 03 September 2025 | 11:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×