Mantan Dubes RI Puji Gaya Bicara Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Optimis Bisa Selamatkan Ekonomi

Yasinta Rahmawati

Kamis, 11 September 2025 | 15:55 WIB
Mantan Dubes RI Puji Gaya Bicara Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Optimis Bisa Selamatkan Ekonomi
Kolase Tantowi Yahya dan Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram)
Baca 10 detik
  • Gaya bicara Purbaya Yudhi Sadewa sempat mendapat sentimen negatif.
  • Namun Tantowi Yahya, justru memuji gaya bicara sang menteri.
  • Pujian itu terlontar setelah melihat Rapat Kerja (Raker) perdana menkeu dengan Komisi XI DPR RI,

Suara.com - Beberapa hari pasca dilantik menjadi menteri keuangan (menkeu), sosok Purbaya Yudhi Sadewa langsung menuai sorotan karena gaya bicara dan narasi yang dilontarkan ke publik.

Pernyataan-pernyataan Purbaya yang kontroversial di awal masa jabatan membuat publik menyematkan persepsi negatif kepadanya.

Tapi kesan berbeda ditangkap oleh Tantowi Yahya, pembawa acara sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Selandia Baru. Ia justru memberi pujian perihal gaya bicara pengganti Sri Mulyani itu.

Lewat Instagram, Tantowi menyoroti fenomena langka di mana seorang pejabat tinggi diminta mundur sebelum 24 jam bekerja karena gaya bicaranya.

Purbaya, menurut Tantowi, sempat "dirujak publik" hingga harus meminta maaf. Namun, apa yang terjadi selanjutnya justru menegaskan karakternya yang otentik.

Setelah permintaan maaf, Purbaya dikira akan "melunak" dan menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi pejabat pada umumnya, yakni penuh kehati-hatian, normatif, dan sarat basa-basi. Namun, dugaan itu salah besar.

Dalam Rapat Kerja (Raker) perdananya dengan Komisi XI DPR RI, Purbaya terlihat tampil dengan jati diri yang sama.

Tantowi menggambarkannya dengan jelas Purbaya kembali bicara apa adanya, tanpa basa basi dan rasa takut.

"Dia tahu betul apa yang harus dia lakukan sebagai menteri keuangan, jabatan teramat 'sakral' di negeri ini," terang Tantowi.

baca juga

"Dia menghadapi pimpinan dan anggota Komisi XI dengan sangat meyakinkan, kembali tanpa basa basi," sambungnya.

Sikap ini, meski meyakinkan, disebut membuat para pejabat eselon yang mendampinginya terlihat tidak nyaman. Sebuah pertanda bahwa gaya ini benar-benar mendobrak kebiasaan lama.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Novian]
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Novian]

Purbaya Bicara Tanpa Beban

Tantowi Yahya menyebutnya sebagai "gaya baru komunikasi seorang menteri." Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, Purbaya tidak memilih berbicara layaknya seorang teknokrat atau akademisi yang terpaku pada data dan statistik rumit.

"Dia bicara bahasa pasar, tempat dia dibesarkan," tulis Tantowi. Baginya, inilah yang coba dijembatani oleh Purbaya, yaitu menyuarakan realitas pasar, bukan sekadar memoles data di atas kertas.

Keberanian untuk tampil "apa adanya" di panggung sebesar itu tentu memunculkan pertanyaan: dari mana sumber kepercayaan dirinya?

Tantowi memberikan perspektif menarik mengenai hal ini. Menurutnya, Purbaya tidak memiliki beban politik yang mengikatnya.

"Purbaya bicara tanpa beban karena jadi menteri bukanlah sesuatu yang dia perjuangkan dengan menyikut kanan kiri. Jilat sana sini," ungkapnya.

Pujian Tantowi pun bermuara pada sebuah harapan besar. Ia melihat ada potensi bahwa gaya komunikasi yang jujur dan tanpa filter ini justru menjadi kunci untuk memecahkan kebuntuan ekonomi.

"Memperhatikan ucapan dan tekadnya selama dua hari ini bisa jadi (insyaaallah) dia yang akan menyelamatkan ekonomi kita yang terus terpuruk," tulisnya penuh harap.

Meski demikian, Tantowi menutup opininya dengan rendah hati dan mengajak publik untuk memberikan kesempatan. "Kita kasih dia kesempatan bekerja. Waktu akan membuktikan apakah Presiden memilih orang yang benar atau sebaliknya."

"Ini opini saya, bisa saja salah. Kita bebas beropini," tutupnya.

Pernyataan Kontroversial Purbaya

Sebagai pengingat, salah satu pernyataan Purbaya yang dinilai kontroversial adalah pada saat dia menanggapi tuntutan 17+8.

Dia menyebut tuntutan yang diusulkan oleh sejumlah influencer tersebut bagi Purbaya hanya menjadi suara sebagian kecil rakyat yang merasa hidupnya masih terganggu.

"Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita, kenapa mungkin sebagian ngerasa keganggu, hidupnya masih kurang ya. Once, saya ciptakan pertumbuhan ekonomi 6 persen, 7 persen itu akan hilang dengan otomatis," terang Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

Pernyataan Purbaya pun kembali menimbulkan sentimen publik saat menyebut frasa 'gayanya koboi'.

Di hadapan Sri Mulyani dan pegawai Kementerian Keuangan, dia mengaku saat bekerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bisa seperti koboi. Bebas tanpa ada pengawasan.

Tapi hal berbeda 180 derajat terjadi ketika ia menduduki posisi Menteri Keuangan. Menyadari kesalahan perkataannya, Purbaya pun meminta maaf.

"Waktu di LPS sih enggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di (Kementerian) Keuangan beda, Ibu. Salah ngomong langsung dipelintir sana-sini. Jadi, kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Najwa Shihab Tak Terlalu Kaget, Sri Mulyani Berkali-Kali Ingin Mundur Tapi Akhirnya Dicap Reshuffle?

Najwa Shihab Tak Terlalu Kaget, Sri Mulyani Berkali-Kali Ingin Mundur Tapi Akhirnya Dicap Reshuffle?

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 15:43 WIB

Usai Dilantik, Menkeu Purbaya Langsung Tanya Gaji ke Sekjen: Waduh Turun!

Usai Dilantik, Menkeu Purbaya Langsung Tanya Gaji ke Sekjen: Waduh Turun!

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 15:37 WIB

Beda Klarifikasi Menkeu Purbaya dan Yudo Sadewa sol Postingan Sri Mulyani Agen CIA

Beda Klarifikasi Menkeu Purbaya dan Yudo Sadewa sol Postingan Sri Mulyani Agen CIA

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 15:21 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×