Polemik Video Capaian Prabowo Diputar sebelum Film, Berapa Tarif Pasang Iklan di Bioskop?

Yasinta Rahmawati

Senin, 15 September 2025 | 13:38 WIB
Polemik Video Capaian Prabowo Diputar sebelum Film, Berapa Tarif Pasang Iklan di Bioskop?
Presiden Prabowo Subianto melantik menteri dan wakil menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). (BPMI Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Bioskop memutar tayangan video berisi klaim capaian program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Video ini muncul sebelum pemutaran film utama.
  • Kira-kira berapa tarif pasang iklan di bioskop?

Suara.com - Belakangan layar lebar alias bioskop diramaikan oleh sebuah video yang menampilkan capaian pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Sontak saja video yang diputar menjelang dimulainya film utama itu ramai diperbincangkan publik dan menuai kontroversi. Terlebih isinya berupa klaim keberhasilan yang dipertanyakan kebenarannya.

Dari informasi yang beredar luas di media sosial, video tersebut berisi sejumlah data seperti capaian keberhasilan program MBG yang diklaim telah menjangkau 20 juta penerima manfaat, pembukaan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih hingga ketahanan pangan berupa roduksi beras nasional yang disebut telah mencapai 21,76 juta ton.

Ada pula perihal keberhasilan cetak sawah yang mencakup angka 225 ribu hektare serta ekspor jagung sebanyak 1.200 ton pada awal tahun.

Tindakan pemerintah yang menyelipkan video tersebut jelang diputarnya film dinilai tak pantas di tengah situasi saat ini.

Viral video Presiden Prabowo Subianto di bioskop. (Tangkapan Layar X)
Viral video Presiden Prabowo Subianto di bioskop. (Tangkapan Layar X)

Publik pun mendesak penayangan video program Prabowo di ruang publik itu dihentikan dengan diiringi permintaan maaf secara terbuka.

Namun pihak Istana dan pejabat terkait menyebut penayangan ini adalah bagian dari komunikasi publik yang wajar.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi justru memberi pembelaan. "Kalau pesan komersil saja boleh, kenapa pesan dari pemerintah dan presiden tidak boleh?" ujarnya.

Argumennya sederhana, bahwa video itu ada karena pemerintah perlu menyosialisasikan kinerjanya ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penikmat film.

baca juga

Tarif Pasang Iklan di Bioskop

Terlepas dari polemik ini, rupanya beriklan di bioskop perlu biaya yang sangat besar.

Bioskop dianggap sebagai media iklan premium karena beberapa alasan: audiens yang fokus (captive audience), kualitas audio-visual yang superior, dan citra eksklusif. Lantas, berapa kisaran biayanya?

Laman Adelva Solusindo yang spesialis menangani klien iklan di bioskop, mengungkap tarif pasang iklan di salah satu jaringan bioskop terbesar di Indonesia, yakni Cinema XXI.

Tarif iklan berbeda tergantung lokasi bioskop, durasi penayangan, hingga harga tiket yang dijual di bioskop tersebut.

Contohnya saja untuk tahun 2020 lalu, dengan tarif dipatok untuk penayangan iklan berdurasi 60 detik selama satu bulan, dengan jaminan total 120 kali pemutaran per studio.

Di bioskop kawasan premium seperti Plaza Senayan XXI di Jakarta Selatan, tarifnya bisa mencapai Rp260.000.000 per bulan untuk semua studio.

Sementara itu, di lokasi lain seperti di Ambon, tarifnya berada di kisaran Rp65.000.000 per bulan.

Tarif juga dibedakan berdasarkan kelas. Bioskop The Premiere dan IMAX memiliki skema harga tersendiri.

Misalnya, untuk satu studio The Premiere di Plaza Indonesia, tarifnya bisa mencapai Rp30.000.000 per bulan, sedangkan untuk studio IMAX di Gandaria City bisa mencapai Rp45.000.000 per bulan.

Perlu dicatat bahwa ini adalah data tahun 2020, dan harga saat ini kemungkinan besar telah mengalami penyesuaian.

Tanggapan Pihak Bioskop

Menanggapi kegaduhan publik, Corporate Secretary Cinema XXI, Indah Tri Wahyuni, akhirnya buka suara.

Dalam penjelasan resminya, video tersebut diklasifikasikan sebagai Iklan Layanan Masyarakat (ILM).

Cinema XXI menegaskan posisinya sebagai platform yang menyediakan ruang untuk penyebaran informasi publik dari lembaga pemerintah.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa penayangan ILM tersebut bersifat sementara dan kini telah berakhir.

"Penayangan materi seputar kinerja sosial kabinet Presiden Prabowo merupakan ILM yang ditayangkan selama satu minggu, yakni dari 9 hingga 14 September 2025," ujar Indah dalam keterangan resminya, Senin 15 September 2025.

Dengan pernyataan ini, pihak bioskop mengonfirmasi bahwa penonton tidak akan lagi menemukan video tersebut di layar mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Iklan Prabowo Muncul di Bioskop, XXI Beri Klarifikasi Ini

Kontroversi Iklan Prabowo Muncul di Bioskop, XXI Beri Klarifikasi Ini

Entertainment | Senin, 15 September 2025 | 13:02 WIB

Mengukur Warisan Sri Mulyani: Antara Pujian Pasar dan Kritik Penegakan Hukum Internal

Mengukur Warisan Sri Mulyani: Antara Pujian Pasar dan Kritik Penegakan Hukum Internal

News | Senin, 15 September 2025 | 12:29 WIB

Dalih Komdigi Soal Video Capaian Prabowo di Bioskop: Ini Upaya Keseimbangan Informasi Publik

Dalih Komdigi Soal Video Capaian Prabowo di Bioskop: Ini Upaya Keseimbangan Informasi Publik

News | Senin, 15 September 2025 | 12:16 WIB

Soal Isu Pergantian Kapolri, Pakar Politik: Yang Penting Dia Tidak Termasuk dalam Kategori Geng Solo

Soal Isu Pergantian Kapolri, Pakar Politik: Yang Penting Dia Tidak Termasuk dalam Kategori Geng Solo

News | Senin, 15 September 2025 | 11:43 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

×