Maraton Jadi Alasan Utama Wisata: Tren Baru Pecinta Traveling

Agung Pratnyawan

Sabtu, 27 September 2025 | 14:15 WIB
Maraton Jadi Alasan Utama Wisata: Tren Baru Pecinta Traveling
Ilustrasi maraton. [Freepik]

Suara.com - Pariwisata maraton kini menjadi salah satu tren wisata yang paling cepat berkembang di dunia.

Fenomena ini tidak hanya mengubah cara wisatawan merencanakan perjalanan, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian, citra, dan budaya kota-kota penyelenggara maraton internasional.

Lonjakan Peserta Maraton Dunia

Dilansir dari TTW (23/9/2024), Menurut laporan terbaru, jumlah peserta maraton global melonjak 9% pada tahun 2024.

Acara-acara besar seperti New York City Marathon dan Tokyo Marathon mencatatkan rekor jumlah pelari, menandakan semakin banyak wisatawan yang memilih destinasi berdasarkan event lari yang diselenggarakan. 

Contohnya, New York City Marathon pada tahun 2024 menarik lebih dari 55.000 peserta, sementara Tokyo Marathon di tahun 2025 mencatatkan lebih dari 38.000 pelari.

Ini menunjukkan bahwa maraton bukan sekadar lomba, tetapi juga magnet bagi para pelancong dari seluruh dunia.

Perubahan Motivasi Wisatawan

Jika dulu perjalanan identik dengan bersantai dan menikmati pemandangan, kini banyak wisatawan yang mencari pengalaman aktif yang menantang fisik.

baca juga

Maraton telah berevolusi menjadi kombinasi antara olahraga, eksplorasi budaya, dan pencapaian pribadi. 

Wisatawan tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati kuliner lokal, mengunjungi atraksi wisata, serta berinteraksi dengan komunitas setempat. Hal ini menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan berarti bagi para pelancong.

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Penyelenggaraan maraton mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan. Peserta dan keluarga mereka menghabiskan biaya untuk akomodasi, transportasi, makanan, hingga souvenir.

Lonjakan kunjungan pada akhir pekan maraton menciptakan peluang pendapatan bagi hotel, restoran, dan bisnis lokal lainnya.

Menurut analisis, maraton dapat meningkatkan pendapatan lokal hingga jutaan dolar, memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk sektor pariwisata kota-kota penyelenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Lesu Bikin Tren Wisata Bergeser ke Arah Liburan Hemat, Hotel Mewah Bukan Pilihan Utama!

Ekonomi Lesu Bikin Tren Wisata Bergeser ke Arah Liburan Hemat, Hotel Mewah Bukan Pilihan Utama!

Lifestyle | Jum'at, 26 September 2025 | 12:29 WIB

Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan

Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 18 September 2025 | 18:22 WIB

Semakin Ramah Muslim, Ini Panduan Destinasi Wisata dan Kuliner Halal di Hong Kong

Semakin Ramah Muslim, Ini Panduan Destinasi Wisata dan Kuliner Halal di Hong Kong

Lifestyle | Rabu, 17 September 2025 | 14:41 WIB

10 Negara yang Paling Sepi Turis, Cocok untuk Petualangan

10 Negara yang Paling Sepi Turis, Cocok untuk Petualangan

Lifestyle | Selasa, 16 September 2025 | 14:07 WIB

Wisata Urban Jakarta Diperkenalkan di Surabaya, Jadi Primadona Baru Traveler

Wisata Urban Jakarta Diperkenalkan di Surabaya, Jadi Primadona Baru Traveler

Lifestyle | Sabtu, 13 September 2025 | 16:22 WIB

Jakarta Go Global: Ibu Kota 'Curi' Perhatian Dunia Lewat Bandara Tersibuk di Dubai!

Jakarta Go Global: Ibu Kota 'Curi' Perhatian Dunia Lewat Bandara Tersibuk di Dubai!

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 08:59 WIB

Terkini

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

×