Doa Dibayar Donasi? Ustaz Yusuf Mansur Disorot Usai Live PayTren Picu Polemik Publik

Agatha Vidya Nariswari, Rosiana Chozanah

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:16 WIB
Doa Dibayar Donasi? Ustaz Yusuf Mansur Disorot Usai Live PayTren Picu Polemik Publik
Ustaz Yusuf Mansur. [Suara.com/Adhitya Himawan]
baca 10 detik
  • Ustaz Yusuf Mansur menjadi sorotan publik setelah video siaran langsungnya viral, ia menawarkan doa khusus bagi donatur dengan nominal besar melalui aplikasi PayTren.
  • Aksi tersebut memicu kontroversi karena dianggap menyerupai praktik jasa doa berbayar, yang sebelumnya pernah dikecam oleh Kementerian Agama.
  • Sejumlah warganet memberikan respons negatif, mempertanyakan etika dan keabsahan tindakan tersebut, sementara tokoh agama menilai praktik semacam itu berpotensi sebagai penipuan.

Suara.com - Ustaz Yusuf Mansur kembali menuai kontroversi. Kali ini, pemilik yayasan Daarul Quran tersebut seolah-olah membuka jasa doa berbayar melalui live media sosial.

Kasus ini diketahui dari beredarnya video Ustaz Yusuf Mansur sedang melakukan siaran langsung sambil mengajak penontonnya untuk berdonasi. Bila jumlah uang yang didonasikan besar, ia akan mengirim 'doa khusus' untuk orang tersebut.

Ayah dari selebgram sekaligus penulis buku Wirda Mansur itu juga mengatakan akan membacakan surat Al-Fatihah bersama 500 orang lainnya untuk orang tua dan keluarga pendonasi besar tersebut.

"50 ribu (rupiah) boleh, seribu pakai PayTren boleh lho. Waduh ada yang 2 juta. Masya Allah, luar biasa. Belum ada yang 10 juta ini? 10 juta 20 juta saya Fatihah-in khusus nih. Bismillah di-Fatihah-in sama 500 orang," ucapnya, dikutip dari akun Instagram @/lambe_turah pada Sabtu (11/10/1025)

Aksi Ustaz Yusuf Mansur yang dianggap menyerupai jasa kirim doa berbayar, menjadi sorotan dan menuai beragam reaksi dari publik. Namun, sebagian besar kontra dengan aksi sang ustaz.

"Dia ustaz atau dukun dah?" tanya seorang warganet.

"Hanya di Konoha, agama bisa diperjualbelikan," heran warganet lainnya.

"Astagfirullah ustaz, kok bisa begini?" tanya warganet yang lain.

Doa Berbayar Dilarang Kementerian Agama

baca juga

Ini bukan lah insiden 'jasa doa berbayar' pertama yang viral di Indonesia. Pada 2014 lalu, pernah ada akun X (dulu Twitter) @/SedekahHarian yang juga membuka praktik tersebut.

Kala itu Suryadharma Ali, yang menjabat sebagai Menteri Agama, menegaskan bahwa jasa doa berbayar tidak dapat dibenarkan. Bahkan, praktik itu dinilai "menunggangi kesucian agama".

Menurutnya, tidak ada ulama atau tokoh agama yang akan menerapkan praktik doa berbayar.

"Menurut saya tidak ada ulama atau juga tokoh agama yang menerapkan doa berbayar seperti itu. Kami berharap masyarakat tidak menanggapi adanya doa berbayar seperti itu, karena memang pada dasarnya tidak ada doa yang membayar," imbau Ali, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

Sementara menurut Nasaruddin Umar yang kala itu menjabat sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag) menegaskan bahwa jasa doa berbayar berpotensi sebagai penipuan.

"Praktik berdoa berbayar jelas berpotensi sebagai penipuan," kata Nasaruddin Umar kala itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Ungkap Asal Uang Sitaan Rp 100 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Asal Uang Sitaan Rp 100 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:43 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Dikritik Usai Buka Jasa Kirim Doa Seharga Rp 10 Juta: Ada Aja Gebrakannya

Ustaz Yusuf Mansur Dikritik Usai Buka Jasa Kirim Doa Seharga Rp 10 Juta: Ada Aja Gebrakannya

Entertainment | Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:56 WIB

Korupsi Kuota Haji, KPK: Biro Travel Kembalikan Uang Hampir Rp 100 Miliar

Korupsi Kuota Haji, KPK: Biro Travel Kembalikan Uang Hampir Rp 100 Miliar

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 14:36 WIB

Terkini

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×