Asal-usul Jajanan Cilok, Go International Dijual Penduduk Asli Korea Selatan

Yasinta Rahmawati

Senin, 13 Oktober 2025 | 13:47 WIB
Asal-usul Jajanan Cilok, Go International Dijual Penduduk Asli Korea Selatan
Viral penjual cilok di Ansan, Korea Selatan. (TikTok/@rasidanakbaiik)
baca 10 detik
  • Viral video seorang pria Korea yang menjual cilok di Korea Selatan.
  • Cilok, singkatan dari "aci dicolok," terbuat dari tepung tapioka dan awalnya dijajakan di Bandung sejak era 1970-an.
  • Jajanan ini terus berinovasi dalam isian dan penyajian.

 

Suara.com - Belakangan ini, jagat maya dihebohkan dengan sebuah video viral yang menampilkan seorang penjual cilok di Korea Selatan.

Hal itu dibagikan oleh akun TikTok @rasidanakbaiik membagikan pengalamannya saat sedang berada di Ansan, Korea Selatan.

Ia tiba-tiba bertemu seorang pria asli Korea yang berdagang cilok menggunakan sepeda.

Usut punya usut, ternyata si penjual ternyata memiliki istri berkebangsaan Indonesia. Tak cuma berjualan keliling, cilok yang bernama Cilok Hengnim, itu juga menerima pesanan.

Sontak saja fenomena orang asli Korea yang berjualan cilok itu menjadi perbincangan netizen tanah air. Momen ini seolah menegaskan bahwa jajanan tradisional Indonesia, cilok, kini tak hanya merajai lidah lokal tetapi juga mulai "menjajah" pasar global.

Di balik viralnya "Cilok Hengnim" ini, tersimpan kisah panjang mengenai asal-usul jajanan sederhana namun penuh cita rasa yang telah menjadi ikon kuliner Nusantara.

Asal-usul Jajanan Cilok

Cilok, sebuah nama yang begitu akrab di telinga masyarakat Indonesia, merupakan singkatan dari "aci dicolok".

"Aci" dalam bahasa Sunda merujuk pada tepung kanji atau tapioka, bahan dasar utama yang memberikan tekstur kenyal nan khas pada jajanan ini.

baca juga

Sementara "dicolok" menggambarkan cara menikmatinya, yaitu ditusuk menggunakan lidi.

Ilustrasi Cilok. [Shutterstock]
Ilustrasi Cilok. [Shutterstock]

Asal-usul cilok berakar kuat di Bandung, Jawa Barat, sebuah kota yang memang terkenal dengan inovasi kulinernya, khususnya yang berbahan dasar tepung tapioka.

Jajanan ini mulai dikenal luas sejak era 1970-an hingga 1980-an. Pada awalnya, cilok dijajakan oleh para pedagang kaki lima yang berkeliling di sekitar sekolah, pasar, dan area publik lainnya.

Harganya yang murah meriah menjadikannya camilan favorit semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Meskipun sederhana, cilok langsung menarik perhatian masyarakat karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih.

Umumnya, cilok disajikan dengan siraman bumbu kacang, kecap manis, dan sambal, menambah kekayaan rasa yang sulit ditolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Jajanan Tradisional yang Gluten-Free, Tak Kalah Enak dari Roti-rotian

7 Jajanan Tradisional yang Gluten-Free, Tak Kalah Enak dari Roti-rotian

Lifestyle | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:42 WIB

Seblak: Jajanan Indonesia yang Mendapatkan Popularitas di Thailand

Seblak: Jajanan Indonesia yang Mendapatkan Popularitas di Thailand

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 20:14 WIB

Resep Pajeon Makanan Korea, Ramai Di-recook setelah Drama Bon Appetit Your Majesty

Resep Pajeon Makanan Korea, Ramai Di-recook setelah Drama Bon Appetit Your Majesty

Lifestyle | Jum'at, 19 September 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×