Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:31 WIB
Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah
Ilustrasi daur ulang sampah jadi paving block. (unsplash.com/Sigmund)
  • Indonesia menghadapi darurat sampah plastik dengan total limbah mendekati 70 juta ton pada 2024.

  • Mahasiswa KKN UNS mengubah sampah plastik menjadi paving block lewat sosialisasi di Desa Serongga.

  • Inisiatif ini mendorong konsep ekonomi sirkular dan potensi usaha lokal berbasis pengelolaan sampah.

 
 

Suara.com - Indonesia sedang menghadapi darurat sampah plastik nasional. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada 2024 mencatat timbulan sampah dari 323 kabupaten/kota mencapai lebih dari 35 juta ton per tahun.

Dari jumlah itu, sekitar 18 persen adalah sampah plastik, limbah yang paling sulit ditangani karena tidak mudah terurai.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahkan mencatat jumlah sampah plastik di Indonesia terus meroket, mendekati 70 juta ton pada 2024, angka tertinggi dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini menjadikan Indonesia pernah menempati posisi sebagai penyumbang sampah plastik laut terbesar kedua di dunia. Sementara itu, di tingkat lokal, banyak desa masih kesulitan mengelola tumpukan plastik yang terus bertambah setiap hari tanpa solusi yang berkelanjutan.

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah. (Dok. Istimewa)
Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah. (Dok. Istimewa)

Krisis ini mendorong munculnya inisiatif dari berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Salah satu langkah nyata datang dari sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang melihat potensi besar dalam limbah plastik, bukan sebagai masalah, melainkan sebagai peluang untuk inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Pada Kamis (14/8/2025), mereka menggelar sosialisasi dan praktik bertajuk “Mengubah Sampah Plastik Menjadi Paving Block” di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Serongga. Acara ini dihadiri oleh kepala desa, kepala kewilayahan, Kelompok Perlindungan Perempuan (KPP), serta tokoh masyarakat, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau pihak luar, tapi perlu bergerak dari dalam desa. Program dari adik-adik mahasiswa ini sangat relevan dan mudah diterapkan,” ujar Kepala Desa Serongga dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UNS memperagakan proses sederhana mengubah sampah plastik menjadi paving block—mulai dari melelehkan plastik dengan oli bekas hingga mencetaknya bersama campuran pasir. Hasilnya, paving block plastik yang tahan lama dan bernilai ekonomi.

Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah. (Dok. Istimewa)
Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah. (Dok. Istimewa)

Selain mengurangi sampah, program ini juga memperkenalkan konsep ekonomi sirkular. Mahasiswa berharap inisiatif ini berlanjut menjadi usaha mandiri warga, menciptakan lapangan kerja sekaligus menjaga lingkungan.

“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Paving block ini mungkin terlihat sederhana, tapi semoga menjadi pijakan pertama menuju desa yang lebih hijau, bersih, dan mandiri,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Mahasiswa Unpad Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu, Mobil Hangus Terbakar

Tragis! Mahasiswa Unpad Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu, Mobil Hangus Terbakar

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 18:53 WIB

Viral Kisah Ibu Dessy, 'Mahasiswi Abadi' yang Datangi Kampus Setiap Hari Akibat Trauma Skripsi

Viral Kisah Ibu Dessy, 'Mahasiswi Abadi' yang Datangi Kampus Setiap Hari Akibat Trauma Skripsi

Entertainment | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:42 WIB

8 Cara Menghadapi Culture Shock bagi Mahasiswa Baru, Ikuti Tips Ini agar Mampu Bertahan

8 Cara Menghadapi Culture Shock bagi Mahasiswa Baru, Ikuti Tips Ini agar Mampu Bertahan

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:17 WIB

Terkini

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:18 WIB