Kontroversi Keaslian Aqua: Bongkar Kandungan dan Risiko Air Pegunungan vs Air Sumur Bor

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:11 WIB
Kontroversi Keaslian Aqua: Bongkar Kandungan dan Risiko Air Pegunungan vs Air Sumur Bor
Heboh Soal Pabrik Aqua Pakai Sumur Bor
baca 10 detik
  • Dedi Mulyadi mengungkap bahwa air mineral Aqua berasal dari sumur bor dalam, bukan mata air pegunungan.

  • Pabrik Aqua menggunakan pengeboran hingga 130 meter demi kualitas air, namun berisiko ekologis.

  • Perbedaan kandungan air pegunungan dan sumur bor menjadi sorotan, terutama terkait kesehatan dan keamanan konsumsi.

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendatangi pabrik Aqua di Subang dalam inspeksi mendadak baru-baru ini yang membongkar fakta mengejutkan.

Fakta tersebut adalah air mineral Aqua ternyata berasal dari sumur bor dalam, bukan mata air pegunungan seperti yang selama ini diyakini publik.

Dalam video di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang diunggah Selasa (21/10/2025), Dedi Mulyadi terkejut ketika mengetahui bahwa pabrik menggunakan teknologi sumur bor sedalam 100 hingga 130 meter untuk mengambil air.

"Oh ini airnya dibor? saya kira air permukaan, air dari mata air. Ternyata bukan dari mata air, tapi dari sumur pompa dalam," ucap Dedi Mulyadi dengan ekspresi terkejut.

Pihak pabrik pun menjelaskan bahwa mereka memilih air dari lapisan tanah terdalam demi kualitas terbaik.

"Semua air bawah tanah, Pak. Karena memang kualitas yang paling bagus itu yang paling dalam," jelas seorang staf.

Meski memahami alasan teknis tersebut, Dedi Mulyadi tetap menyoroti dampak ekologis dari pengeboran skala besar di kawasan pegunungan. Ia mengaitkan praktik itu dengan perubahan tata air yang berpotensi memicu bencana lingkungan di sekitar wilayah tersebut.

Permasalahan ini pun membuat publik menyoroti hasil air minum yang kemas dan dikonsumsi oleh masyarakat. Apa peredaan antara air pegunungan dan air sumur bor?

Perbedaan Air Pegunungan dan Air Sumur Bor

baca juga

Perbedaan antara air pegunungan dan air sumur bor menjadi sorotan penting dalam konteks ini.

Air pegunungan umumnya berasal dari mata air alami yang mengalir melalui bebatuan dan vegetasi, sehingga memiliki kandungan mineral alami dan tingkat kejernihan tinggi.

Sebaliknya, air sumur bor diambil dari lapisan tanah yang sangat dalam menggunakan teknologi pompa. Meski bisa memiliki kualitas fisik yang baik, prosesnya melibatkan eksplorasi bawah tanah yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem.

Berikut perbedaan air pegunungan dengan air sumur bor:

1. Sumber

Air pegunungan: Berasal dari mata air alami dari dataran tinggi.
Air sumur bor: Air ini berasal dari lapisan tanah dalam menggunakan teknologi pengeboran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh usai Disidak Dedi Mulyadi, Eks Pimpinan KPK Sindir Iklan Aqua: Fakta atau Fiksi?

Heboh usai Disidak Dedi Mulyadi, Eks Pimpinan KPK Sindir Iklan Aqua: Fakta atau Fiksi?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Ikut Soroti Polemik Aqua Ambil Air Sumur Bor, DPR Minta BPKN Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

Ikut Soroti Polemik Aqua Ambil Air Sumur Bor, DPR Minta BPKN Turun Tangan: Ini Persoalan Serius!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Ada Berapa Sumber Air Aqua di Indonesia? Pabrik di Subang Mendadak Disidak Dedi Mulyadi

Ada Berapa Sumber Air Aqua di Indonesia? Pabrik di Subang Mendadak Disidak Dedi Mulyadi

Lifestyle | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

×