Kontroversi Emoji Tangan Mencubit bagi Pria Korea Selatan, Gestur Kecil yang Bisa Picu Amarah

Yasinta Rahmawati

Minggu, 26 Oktober 2025 | 15:44 WIB
Kontroversi Emoji Tangan Mencubit bagi Pria Korea Selatan, Gestur Kecil yang Bisa Picu Amarah
Ilustrasi tangan mencubit. (Freepik)

Suara.com - Buntut dari ejekan orang Korea tentang masyarakat Asia Tenggara yang makan menggunakan tangan, banyak netizen kemudian menyerang balik dengan mengunggah pinching hand emoji alias emoji tangan mencubit.

Seperti yang dilakukan akun X @neohistoria_id, ia memposting selfie dengan pose tangan tersebut tersebut lengkap dengan pertanyaan mengapa pria Korea tidak menyukainya.

“Oke, sekarang jelaskan kenapa orang Korea tidak suka jari ini?” demikian isi cuitan tersebut.

Sebelumnya, postingan salah satu akun X yang diduga milik orang Korea @kangminjlee menanggapi cuitan akun lain tentang budaya makan menggunakan tangan yang biasa terjadi di Asia.

Pemilik akun tersebut mengatakan bahwa orang Korea, Jepang, dan Cina yang termasuk dalam negara Asia tidak makan menggunakan tangan. Ia juga menegaskan bahwa budaya tersebut hanya berlaku di Asia Tenggara.

Pemilik akun X tersebut dianggap tidak menghargai budaya makan pakai tangan, bahkan dianggap mengejek dan rasis, padahal sama-sama berasal dari Asia.

Lantas, sebenarnya apa makna emoji tangan mencubit ini?

Arti Emoji Tangan Mencubit

Emoji tangan mencubit (emojigraph)
Emoji tangan mencubit (emojigraph)

Mengutip dari laman Emojiall.com, emoji tangan mencubit ini menampilkan tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk yang menyentuh lembut, seolah memegang benda kecil atau menunjukkan ukuran mini.

Emoji ini disetujui sebagai bagian dari Unicode 12.0 pada tahun 2019 dan ditambahkan ke Emoji 12.0 pada tahun 2019.

baca juga

Visualnya bervariasi di tiap platform, mulai dari warna kuning klasik hingga beragam nuansa kulit. Inti maknanya menyampaikan sesuatu yang sangat kecil atau jumlah sedikit.

Emoji Tangan Mencubit: Simbol Kecil Pemicu Perang Gender di Korea Selatan

Namun emoji ini telah menjadi subjek kontroversi di Korea Selatan, dikarenakan ada teori konspirasi yang menyatakan bahwa emoji pinching hand digunakan sebagai penghinaan terhadap laki-laki.

Teori konspirasi tersebut didasarkan pada kepercayaan di antara pria Korea Selatan bahwa feminis berencana secara diam-diam untuk memperburuk hidup mereka atau menyakiti mereka.

Berdasar Korea JoongAng Daily, pinching hand itu dikenal juga sebagai "crab hand" atau jibgeson. Gestur ini dikenal sebagai simbol yang digunakan oleh kelompok anti-laki-laki radikal untuk mengartikan bahwa pria Korea memiliki alat kelamin yang kecil.

Sejak pertama kali digunakan pada pertengahan 2010-an, para pemuda telah aktif mencari dan memburu siapa pun yang melakukan gestur ini, tidak hanya di dunia maya tetapi juga di dunia nyata.

Contoh kasus yang paling terkenal terjadi pada 2021 lalu, yang dialami oleh seorang perempuan yang telah menikah dan memiliki anak di Korea.

Dirangkum dari laman NY Times, ia adalah seorang pekerja dan mendesain iklan untuk salah satu jaringan toko swalayan terbesar di negara itu, GS25. Namun keesokan harinya, ia dicap sebagai feminis pembenci laki-laki di forum-forum web yang populer di kalangan laki-laki.

Para laki-laki mempermasalahkan desain iklan perlengkapan berkemah yang dirancang perempuan itu. Iklan itu menggambarkan tenda, hutan, api unggun, dan emoji tangan mencubit yang hendak menggenggam sosis.

Ibu jari dan jari telunjuk pada gambar tangan tersebut menyerupai emoji tangan mencubit, sebuah simbol yang sering kali menyiratkan sesuatu yang kecil. Banyak pria yang marah, karena yakin bahwa hal ini mengejek ukuran alat kelamin mereka.

Mereka mengancam akan memboikot perusahaan bernilai miliaran dolar yang disebut GS25 tersebut. Perempuan itu, yang identitasnya dirahasiakan oleh perusahaan demi keselamatannya, mati-matian berusaha meredakan situasi.

Ia menyatakan bahwa dirinya tidak mendukung ideologi apapun. Meski demikian, GS25 mendisiplinkannya dan meminta maaf secara terbuka.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Emoji Baru Akan Segera Dirilis di HP Xiaomi, Ada Apa Saja?

8 Emoji Baru Akan Segera Dirilis di HP Xiaomi, Ada Apa Saja?

Tekno | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:37 WIB

Mengajar Gen Z: Antara Teori, Emoji, dan Distraksi

Mengajar Gen Z: Antara Teori, Emoji, dan Distraksi

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:05 WIB

Makna Emoji Tersenyum bagi Gen Z: Ternyata Bukan Tanda Ramah, tapi ...

Makna Emoji Tersenyum bagi Gen Z: Ternyata Bukan Tanda Ramah, tapi ...

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

×