Apakah Keajaiban Sejarah Desa Majapahit di Mojokerto Akhirnya Terungkap?

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 20 November 2025 | 12:40 WIB
Apakah Keajaiban Sejarah Desa Majapahit di Mojokerto Akhirnya Terungkap?
Ilustrasi desa kerajaan mahapahit. [pixabay.com]

Desa Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur, telah menjadi pusat perhatian para arkeolog dan wisatawan yang mencari jejak sejarah dari salah satu kerajaan terbesar di Indonesia. 

Dilansir dari javaprivatetour, keajaiban sejarah desa yang dikenal sebagai Desa Bejijong ini menawarkan pandangan mendalam mengenai kekayaan warisan budaya Majapahit yang mendalam.

Baru-baru ini, desa tersebut menarik lebih banyak pengunjung yang ingin mengungkap rahasia yang tersembunyi di lokasi bersejarah ini.

Desa Majapahit memberikan suasana yang membawa pengunjung kembali ke masa kejayaan kerajaan tersebut, yang pernah menguasai hampir seluruh wilayah Asia Tenggara. 

Di sini, pengunjung disuguhkan dengan rumah-rumah bergaya kuno yang mencerminkan arsitektur Majapahit. 

Dengan keberadaannya dan situs bersejarahnya, desa ini memberikan pengalaman yang menakjubkan bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang kebudayaan dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.

Desa Bejijong, yang terletak di Kecamatan Trowulan, terkenal sebagai "Desa Majapahit" karena banyaknya sisa-sisa peninggalan kerajaan. 

Pengunjung dapat melihat dinding kuno, batu-batu bersejarah, dan berbagai bangunan yang menunjukkan tanda-tanda kekuatan dan kejayaan Majapahit. 

Sebuah gerbang yang megah bahkan menghiasi jalan utama yang menghubungkan Jombang dan Mojokerto, melambangkan kemegahan kerajaan yang pernah ada.

baca juga

Salah satu daya tarik utama desa ini adalah Candi Brahu, sebuah candi megah yang berdiri anggun di tengah hamparan hijau. 

Candi ini menjadi saksi bisu kejayaan Majapahit dan arsitekturnya yang menakjubkan mampu membawa pengunjung larut dalam suasana era kerajaan. 

Pengunjung yang tiba di sana merasakan pesona yang terus terjaga sepanjang waktu, mengingatkan mereka akan kekayaan warisan budaya yang dimiliki Indonesia.

Kehadiran Desa Bejijong tidak hanya sekedar untuk menyajikan pengalaman sejarah tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya melestarikan budaya dan warisan. 

Meskipun dengan segala aura kuno yang melindungi daerah pemukiman, desa ini tidak terlepas dari perkembangan modern. 

Jalan aspal sekarang memudahkan kendaraan melintas, menciptakan keseimbangan antara sejarah dan kenyamanan.

Dengan pemandu yang fasih berbahasa Inggris dan penuh pengetahuan, mereka membantu wisatawan memahami kisah di balik setiap situs bersejarah yang dikunjungi. 

Bagi mereka yang tertarik untuk menggali lebih jauh dan belajar tentang sejarah yang kaya, Desa Bejijong memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan budaya lokal.

Kegiatan seperti tur edukasi, pelestarian budaya, dan pengenalan kuliner lokal menjadi daya tarik tambahan dalam perjalanan ini.

Desa Majapahit tidak hanya memberikan sudut pandang baru tentang sejarah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pariwisata berkelanjutan. 

Melalui pengunjung yang datang dan melibatkan diri dalam pelestarian, harapan akan keinginan dan perlindungan terhadap warisan budaya semakin meningkat. 

Ini menunjukkan bahwa sejarah bukan hanya sesuatu yang harus kita lihat, tetapi juga harus kita pelihara untuk generasi mendatang.

Keajaiban sejarah Desa Majapahit di Mojokerto menjadi lebih dari sekedar tampilan fisik dari masa lalu. 

Ini adalah jendela menuju pemahaman yang lebih dalam tentang budaya dan identitas bangsa.

Dengan setiap kunjungannya, pengunjung tidak hanya melihat peninggalan sejarah, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan warisan yang tak bernilai ini.

Oleh karena itu, jika Anda mencari pengalaman yang kaya dan mendalam dalam sejarah Indonesia, Desa Bejijong di Mojokerto adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. 

Keajaiban sejarah menanti setiap langkah Anda, dan rahasia kerajaan Majapahit siap terungkap dalam perjalanan Anda.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjelajahi Masjid Ampel: Filosofi 16 Pilar hingga Pasar Bernuansa Arab

Menjelajahi Masjid Ampel: Filosofi 16 Pilar hingga Pasar Bernuansa Arab

Lifestyle | Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:28 WIB

Mengenang Peristiwa 19 September 1945, Perobekan Bendera di Hotel Yamato

Mengenang Peristiwa 19 September 1945, Perobekan Bendera di Hotel Yamato

Foto | Minggu, 21 September 2025 | 17:00 WIB

Kisaran Harga Koin Kuno Peninggalan Kerajaan Majapahit, Capai Puluhan Juta

Kisaran Harga Koin Kuno Peninggalan Kerajaan Majapahit, Capai Puluhan Juta

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 13:18 WIB

Terkini

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

×